www.bisnistoday.co.id
Rabu , 23 September 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Sementer I-2026, Kinerja Ekspor Non Migas Bertahan Membaik
Ekonomi & Bisnis

Sementer I-2026, Kinerja Ekspor Non Migas Bertahan Membaik

Aktifitas Bongkar Muat di Pelabuhan Belawan.
AKTIFITAS Bongkar Muat di Pelabuhan. Belawan, Medan, belum lama. ini./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Surplus perdagangan nonmigas pada Juni 2026 yang sebesar USD 3,04 miliar tetap menjadi penopang utama neraca perdagangan Indonesia. Surplus nonmigas ini mampu memperkecil defisit perdagangan migas yang sebesar USD 3,49 miliar. Walau neraca perdagangan pada Juni 2026 mencatatkan defisit USD 450 juta, pertumbuhan ekspor nonmigas mempersempit defisit neraca perdagangan di bulan tersebut.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan, kinerja perdagangan nonmigas yang tetap kuat menjadi modal penting bagi ketahanan perdagangan Indonesia di tengah dinamika ekonomi global. Hal ini turut terlihat pada ekspor Indonesia pada Juni 2026 yang kembali menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 9,72 persen dibanding bulan sebelumnya.

“Penguatan ekspor nonmigas menjadi bukti tetap terjaganya daya saing produk Indonesia. Pemerintah akan terus memperluas akses pasar, memperkuat promosi dagang, serta mengoptimalkan berbagai perjanjian perdagangan agar kinerja ekspor terus meningkat,” ujar Mendag Busan.

Sementara itu, secara kumulatif, Semester I 2026, Indonesia masih membukukan surplus neraca perdagangan sebesar USD 3,58 miliar. Surplus tersebut ditopang perdagangan nonmigas sebesar USD 19,35 miliar sementara sektor migas defisit sebesar USD 15,77 miliar.

Dari sisi mitra dagang, Amerika Serikat (AS) menjadi penyumbang surplus nonmigas terbesar pada Semester I 2026 dengan nilai USD 10,44 miliar, diikuti India sebesar USD 6,73 miliar dan Filipina sebesar USD 4,02 miliar. Sementara itu, komoditas utama penyumbang surplus adalah lemak dan minyak hewani/nabati (HS 15) sebesar USD 17,55 miliar, bahan bakar mineral (HS 27) sebesar USD 13,61 miliar serta besi dan baja (HS 72) sebesar USD 8,61 miliar.

Ekspor Industri Pengolahan

Nilai ekspor Indonesia pada Juni 2026 mencapai USD 25,46 miliar. Nilai ini meningkat 9,72 persen dibandingkan Mei 2026 (MoM) dan tumbuh 8,84 persen dibandingkan Juni 2025 (YoY). Kenaikan tersebut terutama ditopang ekspor nonmigas yang mencapai USD 24,39 miliar, atau naik 8,68 persen dibandingkan Mei 2026 (MoM) dan meningkat 9,46 persen dibanding Juni 2025 (YoY).

Penguatan pada bulan Juni tersebut turut menopang kinerja ekspor nasional secara keseluruhan di paruh pertama tahun 2026 ini. Secara kumulatif , sepanjang Semester I 2026, nilai ekspor Indonesia mencapai USD 140,81 miliar, meningkat 4,13 persen dibandingkan Semester I 2025 (CtC). Sementara itu, ekspor nonmigas mencapai USD 134,58 miliar, atau tumbuh sebesar 4,90 persen (CtC).

Sektor industri pengolahan mengukuhkan posisinya sebagai penopang utama ekspor nasional sepanjang Semester I 2026 dengan kontribusi sebesar 82,02 persen. Capaian tersebut diikuti oleh sektor pertambangan dan lainnya yang menyumbang sebesar 11,71 persen; sektor migas 4,43 persen; serta sektor pertanian yang berkontribusi sebesar 1,84 persen terhadap total ekspor Indonesia.

Sektor industri pengolahan menjadi satu-satunya sektor yang mencatatkan pertumbuhan positif pada paruh pertama tahun 2026. Nilai ekspor industri pengolahan naik sebesar 7,37 persen (CtC), meningkat dari USD 107,57 miliar pada Semester I 2025 menjadi USD 115,50 miliar pada Semester I 2026.

 “Pertumbuhan ekspor pada Juni menjadi sinyal positif memasuki semester II 2026. Kami akan terus memperkuat penetrasi ke pasar- pasar utama sekaligus membuka peluang di pasar nontradisional agar ekspor Indonesia semakin berkelanjutan,” ungkap Menteri Perdagangan, Busan. /

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Ekonomi & Bisnis

Tidak Hanya Kue Tart, Harvest Kini Hadirkan Ragam Produk Roti dan Pastry 

Jakarta, Bisnistoday - Harvest, resmi mengumumkan rebranding yang menandai babak baru perjalanannya....

Ekonomi & Bisnis

Pegadaian dan blu Berkolaborasi Gaet Anak Muda Untuk Mulai Investasi Emas

JAKARTA, Bisnistoday - Di tengah meningkatnya kesadaran generasi muda untuk membangun kebiasaan...

Ekonomi & Bisnis

Bandara Husein Kembali Bergeliat, Pasar Baru Bandung Siap Sambut Wisatawan

BANDUNG, Bisnistoday - Kembali bergeliatnya Bandara Internasional Husein Sastranegara disambut optimistis para...

Ekonomi & Bisnis

Pacu IP 200, Brigade Pangan Hebat Bersama Barito Kuala Sukseskan Gerakan Tanam Serempak

BARITO KUALA, Bisnistoday - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa percepatan...