MUSI BANYUASIN, Bisnistoday — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono meresmikan CPO milik KUD Sejahtera di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan pada Rabu (12/8). Pabrik berkapasitas 45 ton per jam ini menjadi tonggak penting dalam mendorong hilirisasi kelapa sawit berbasis koperasi.
Proyek ini menjadi model percontohan hilirisasi sawit nasional berbasis koperasi hasil kemitraan plasma bersama PT Agrinas Palma Nusantara.
“Alhamdulillah hari ini bisa hadir melihat langsung CPO yang dimiliki oleh KUD Sejahtera. Pabrik sawit ini akan menjadi contoh yang akan kita replikasi di daerah lain,” kata Menkop Ferry dalam sambutannya.
Ia berharap ke depan akan semakin banyak koperasi yang mengikuti jejak dari KUD Sejahtera sehingga mampu meningkatkan nilai tambah dari kelapa sawit. Dengan begitu kesejahteraan anggota koperasi termasuk petani sawit akan turut meningkat.
Ia mengatakan selama ini petani sawit/anggota koperasi hanya menjadi pemasok Tandan Buah Segar (TBS) bagi perusahaan besar tanpa terlibat dalam hilirisasi karena belum memiliki pabrik pengolahan.
Peluang hilirisasi kelapa sawit oleh koperasi semakin besar sejalan dengan komitmen dari PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) yang mendapat titipan lahan sawit hasil sitaan dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang nantinya akan dikerjasamakan dengan koperasi dalam pengelolaannya. Oleh karenanya bersinergi dengan Agrinas Palma dan juga Perkebunan Rakyat akan memperbesar peluang bagi koperasi untuk meningkatkan produktivitas saat menjalankan program hilirisasi.
Menkop menegaskan dengan adanya hilirisasi kelapa sawit oleh koperasi dipastikan akan memberikan nilai tambah bagi petani sawit secara signifikan dan secara secara otomatis tingkat kesejahteraannya juga turut meningkat.
“Pada waktunya nanti kita juga akan masuk untuk mengolah produk turunannya sekitar ada 20-40 koperasi yang akan mendirikan pabrik pengolahan kelapa sawit,” katanya.
Turut hadir dalam peresmian, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru dan Bupati Musi Banyuasin Toha Tohet, Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi Krisdianto dan Ketua KUD Sejahtera Tamrin.
Koperasi Pilar Ekonomi Rakyat
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman mengapresiasi peresmian Pabrik Kelapa Sawit KUD Sejahtera di Kabupaten Musi Banyuasin. Menurutnya hal ini merupakan bukti nyata kebangkitan koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat. KSP berkomitmen untuk terus mengawal seluruh program prioritas Presiden Prabowo Subianto agar dapat berjalan dengan optimal, salah satunya adalah hilirisasi kelapa sawit berbasis koperasi.
“Selamat kepada KUD Sejahtera, ini harus betul-betul dikelola dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat terutama petani. Harus ada pengaruhnya, nilai kesejahteraan anggota semakin tinggi dan kemajuan koperasi semakin nyata,” tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru menyatakan peresmian Pabrik Kelapa Sawit KUD Sejahtera di Kabupaten Musi Banyuasin sebagai peristiwa bersejarah bagi gerakan koperasi di daerahnya.
Ketua KUD Sejahtera Tamrin menjelaskan kapasitas produksi dari pabrik pengolahan sawit ini sebesar 45 ton per jam dari semula 30 ton. Pasokan TBS didapatkan dari petani sawit dan juga anggota koperasi. Terkait dengan harga yang diterima petani dari penjualan TBS telah ditetapkan di awal sehingga ada kepastian harga jualnya.








































