www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 29 Agustus 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Bantu Pengungsi, Kementerian PU Siagakan Air Bersih ke Berbagai Wilayah di Flores
Nasional

Bantu Pengungsi, Kementerian PU Siagakan Air Bersih ke Berbagai Wilayah di Flores

Pengungsi Flores
KEMENTERIAN PU bantu penemuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). /
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).  Hingga 27 Agustus 2026, sebanyak 214.000 liter air bersih telah didistribusikan kepada 21.740 jiwa di Kabupaten Nagekeo, Sikka, Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada.

Distribusi air bersih dilakukan secara bertahap sejak 19 Agustus 2026 dan menyasar berbagai lokasi terdampak, mulai dari posko pengungsian, fasilitas kesehatan, sekolah, rumah ibadah, kantor pemerintahan, hingga permukiman warga.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pemenuhan air bersih menjadi salah satu prioritas dalam penanganan kondisi darurat karena menyangkut langsung kesehatan dan keberlangsungan aktivitas masyarakat.

“Yang penting sekarang bagaimana kebutuhan masyarakat bisa segera kita layani. Kementerian PU terus bergerak melakukan pendataan, pemeriksaan, dan penanganan

infrastruktur yang terdampak, termasuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat,” kata Menteri Dody dalam keteranganya di Jakarta, Sabtu (29/8).

Layanan air bersih kini juga diperkuat dengan penambahan sarana distribusi di sejumlah wilayah terdampak.Kementerian PU mengoperasikan 12 unit Mobil Tangki Air (MTA) dan 27 unit Hidran Umum (HU) untuk memperluas jangkauan pelayanan, terutama di lokasi pengungsian dan wilayah yang sistem air minumnya terdampak gempa.

Di Kabupaten Manggarai, pelayanan air bersih di Posko Kecamatan Reok saat ini tersedia 2 unit Mobil Tangki Air (MTA) yang melayani dua posko utama, yaitu Posko Golo Conggo dan Posko Barangkolong. Selain itu, terdapat 1 unit MTA milik relawan yang melayani kebutuhan air bersih di posko-posko mandiri di Kecamatan Reok.

Sebanyak 2 MTA tersebut telah mendistribusikan sebanyak 16.000 liter air bersih ke Posko Barangkolong untuk memenuhi kebutuhan 1.890 jiwa. Kementerian PU juga menyediakan 5 unit Hidran Umum (HU) berkapasitas 2.000 liter yang ditempatkan 3 unit di Posko Barangkolong dan 2 unit untuk Posko Golo Conggo.

Di Manggarai Timur, dukungan layanan darurat diperkuat dengan empat unit MTA dan 17 unit HU. Pada saat yang sama, Kementerian PU bersama pemerintah daerah melakukan identifikasi kerusakan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), antara lain di Desa Nampar Tabang, Kecamatan Lamba Leda Utara. Pipa transmisi SPAM Rana Mese mengalami putus total, sementara SPAM Kota Komba tengah ditangani melalui pengelasan oleh UPTD setempat.

Sepanjang periode 19–27 Agustus, distribusi di Manggarai Timur dilakukan ke sejumlah lokasi, termasuk Desa Pota, Nangambaur, Golo Lijun, Nangambaling, serta sejumlah posko di Kecamatan Borong dan Sambi Rampas.

Sementara di Nagekeo, layanan air bersih diberikan ke sejumlah titik di Kecamatan Aesesa dan wilayah lainnya, termasuk Kelurahan Danga, Rumah Jabatan Bupati, RSU Aeramo,

Posko Lapangan Berdikari

Pada 27 Agustus, distribusi kembali dilakukan ke Posko Terpadu Gua Maria Batunitu, Desa Danga, Desa Nangadero, dan Desa Renduwawo. Di Ngada, distribusi air bersih menjangkau sejumlah lokasi di Kecamatan Riung dan Riung Barat, termasuk Nangamese, Desa Ria, Wolomese, Lana Mai, hingga Desa Ngara. Pada 27 Agustus, sebanyak 20.000 liter air disalurkan ke posko mandiri dan warga terdampak di Desa Ngara, Kecamatan Riung Barat.

Di Sikka, distribusi air bersih dilakukan antara lain ke Posko Pengungsian Gelora Samador dan Desa Ladolaka, Kecamatan Palue. Untuk memperkuat layanan darurat, satu unit MTA juga ditempatkan di Desa Baopaat, Kecamatan Lela.

Selain distribusi melalui mobil tangki, Kementerian PU turut mendukung pengisian 1.000 liter air ke Mobil Water Treatment Polda NTT untuk membantu proses pengolahan air menjadi air siap minum bagi masyarakat terdampak.

Pemulihan Infrastruktur Air Minum

Di sisi lain, pemulihan infrastruktur air minum terus dilakukan. Di Kabupaten Sikka, tim teknis Kementerian PU melakukan identifikasi dampak gempa terhadap IKK Nita yang mengalami penurunan debit air baku sekaligus mencari alternatif sumber air baku.

Sementara di Kabupaten Manggarai, survei dilakukan terhadap kondisi IKK Reo yang mengalami kerusakan pada sejumlah pipa transmisi dan jaringan distribusi. Sedangkan di Kabupaten Nagekeo, penanganan SPAM Lowomely karena pipa transmisi mengalami putus di dua titik telah dilakukan, dan SPAM Wugha-Wugha yang mengalami penurunan debit air dan kondisi air yang keruh./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Astratoll
Nasional

Tingkatkan Kesiagaan Tanggap Darurat, Astra Tol Tamer Gelar Workshop dan Drill KTD

SERANG, Bisnistoday - Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak (Astra Tol Tamer) selaku...

Nasional

PT Jasamarga Kunciran Cengkareng Berkoordinasi Gelar Operasi Penertiban Kendaraan ODOL

TANGERANG, Bisnistoday– PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (PT JKC) berkolaborasi dengan Kepolisian (Patroli...

Sekjen ATR/BPN
Nasional

Kementerian ATR/BPN Kejar Sertipikasi 11 Juta Rumah MBR hingga 2029

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan...

Parigi Moutong
Nasional

Banjir Melanda Parigi Moutong, Kementerian PU Siagakan Peralatan Penanganan

PARIGI MOUTONG, Bisnistoday - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Wilayah Sungai...