www.bisnistoday.co.id
Minggu , 26 Juli 2026
Home NASIONAL & POLITIK Presiden Tebarkan Optimisme Dalam Situasi Pandemi
NASIONAL & POLITIK

Presiden Tebarkan Optimisme Dalam Situasi Pandemi

Presiden Jokowi dalam pindato tahunan di Gedung DPR/MPR Seanyan, Jakarta, kemarin.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Dalam rangkaian acara peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Republik Indonesia, Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato dalam rangka Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI & DPD RI Tahun 2021, diikuti pidato dalam rangka Penyampaian RUU APBN Tahun 2022 beserta Nota Keuangan secara daring pada Senin (16/8).

Adapun isi dari pidato Presiden antara lain terkait pandemi yang saat ini dihadapi seluruh bangsa dan dunia. Pandemi memberikan beban yang berat yang penuh dengan risiko, dan memaksa kita untuk menghadapi dan mengelolanya. Semua pilar kehidupan diuji dan diasah. “Ketabahan, kesabaran, ketahanan, kebersamaan, kepandaian, dan kecepatan kita, semuanya diuji dan sekaligus diasah,” ujar Presiden mengawali pidato kenegaraannya.

Dalam pidatonya Presiden menegaskan, pengembangan sumber daya manusia (SDM) berkualitas tetap menjadi prioritas meski saat ini konsentrasi masih dalam menangani masalah kesehatan. Infrastruktur di daerah yang sebelumnya sulit terjangkau, masih terus diupayakan untuk kesejahteraan yang lebih merata. Reformasi struktural dalam rangka memperkuat pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, tetap menjadi agenda utama.

Baca juga : Kusut Komunikasi Pendemi Covid-19

Selain itu, karakter bangsa dan pemerintahnya, dipaksa untuk berani berubah, berani mengubah, serta berani mengakselerasi hal-hal baru yang menjadi fondasi visi Indonesia maju. Cukup banyak inovasi yang tercipta untuk beradaptasi dengan sistem kenormalan baru. Pandemi yang bersamaan dengan revolusi industri 4.0, mempercepat migrasi ke cara-cara baru yang lebih memanfaatkan teknologi.

Percepatan alur perizinan diimplementasikan dalam Online Single Submission (OSS), yang sangat mempermudah semua level dan jenis usaha. Urusan perizinan, pengurusan insentif dan pajak, bisa dilakukan jauh lebih cepat dan transparan. “Kesempatan ini harus dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya,” tegas Presiden.

“Kemudahan berusaha bagi daerah-daerah, juga ditunjukkan dengan adanya Mal Pelayanan Publik (MPP) di berbagai kota dan kabupaten. Pelayanan dasar yang terpusat, termasuk perizinan usaha dan investasi, akan memulihkan ekonomi nasional dari daerah. Perkembangan investasi harus menjadi bagian terintegrasi dengan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan,” tutur Presiden.

Baca juga : Epidemiolog Ingatkan Potensi Chaos Akibat Pandemik Covid-19

Pandemi membawa masyarakat lebih kreatif untuk mengembangkan usahanya. Presiden menegaskan, peningkatan kelas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi agenda utama. Berbagai kemudahan disiapkan untuk menumbuhkan UMKM, termasuk kemitraan strategis dengan perusahaan besar, agar cepat masuk dalam rantai pasok global. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk UMKM, serta meningkatkan pemerataan dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Pagebluk ini mengantar masyarakat untuk lebih kreatif, gotong royong, berbagi, kuat, serta adaptif terhadap situasi yang tidak menentu. Kawah candradimuka yang disampaikan Presiden Joko Widodo di hadapan para menteri dan parlemen tidak lagi dipandang sebagai sekadar mitos, legenda, atau cerita rakyat. Dibalik sederhananya pakaian adat Baduy yang dikenakannya, Joko Widodo mengajak untuk melihat pandemi ini sebagai situasi yang menguatkan.

Kini, di tengah situasi yang tidak menentu, Indonesia yang menyongsong hari kemerdekaannya ke-76 harus tetap tumbuh menjadi negara yang kuat. Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh, yang menjadi semboyan Bulan Kemerdekaan pada tahun ini, hanya bisa diraih dengan sikap terbuka dan siap berubah menghadapi dunia yang penuh disrupsi. 

Baca juga : Tantangan Pembangunan Infrastruktur Ditengah Badai Krisis Pandemik

“Kita harus tangguh dalam menghadapi pandemi dan berbagai ujian yang akan kita hadapi dan kita harus terus tumbuh dalam menggapai cita-cita bangsa,” tutup Presiden Joko Widodo.

Turut hadir, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan A. Djalil beserta Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Surya Tjandra. “Pak Menteri dan Pak Wamen tentunya hadir untuk menyimak serta menyaksikan pidato Presiden dari kediaman masing-masing,” kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian ATR/BPN, Yulia Jaya Nirmawati.

Terkait dengan arahan Presiden tentang OSS, Kementerian ATR/BPN telah mendukung implementasinya melalui Kegiatan Kesesuaian Pemanfaatan Ruang (KKPR) dan Pertimbangan Teknis Pertanahan (PTP) mengenai izin lokasi. Hal tersebut merupakan bentuk peningkatan Sistem Pemerintahan Berbasis Ekonomi (SPBE) dan juga sebagai salah satu pendukung iklim ramah investasi sekaligus sebagai implementasi OSS Berbasis Risiko./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Fahri Hamzah
NasionalNASIONAL & POLITIK

Fahri Hamzah Bahas Transformasi Kota Bersama Sultan DIY

YOGYAKARTA, Bisnistoday – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah...

Wamen ATR/BPN
NasionalNASIONAL & POLITIK

Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden

JAKARTA, Bisnistoday  - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan...

Bahlil Sentil Menteri Perumahan maruara sirait prabowo hipmi
NasionalNASIONAL & POLITIK

Canda Bahlil Colek Kinerja Perumahan di Depan Prabowo

LAMPUNG, BisnisToday - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Bahlil...

Fahri Hamzah Dorong Reformasi Total Sektor Perumahan Nasional_Baku Menjadi Alarm Dunia
NasionalNASIONAL & POLITIK

Fahri Hamzah Dorong Reformasi Total Sektor Perumahan Nasional

Jakarta, BisnisToday - Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Fahri Hamzah,...