www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 7 November 2026
Home EKONOMI Ekonomi Rakyat Herbasiana Nutrindo Siap Mengincar Pasar Ekspor, Dari Desa Ngradin untuk Dunia
Ekonomi Rakyat

Herbasiana Nutrindo Siap Mengincar Pasar Ekspor, Dari Desa Ngradin untuk Dunia

Social Media

BOJONEGORO, Bisnistoday – Apabila dulu daun kelor di Bojonegoro hanya berakhir sebagai pakan ternak atau sarana ritual, kini daun yang dijuluki superfood itu menjelma menjadi produk premium bernilai ekspor di tangan UMKM binaan PT Pertamina EP Cepu Zona 12.

UMKM itu adalah Herbasiana Nutrindo, yang berada di Desa Ngradin, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro. UMKM anggota Bolo JTB ini dinilai paling sukses mengolah daun kelor.

Taufiq, pendiri Herbasiana Nutrindo, mengatakan kegiatan utama kelompoknya adalah mengolah daun kelor menjadi produk makanan dan minuman bernilai tinggi.

“Kegiatan utama mengolah daun kelor untuk diproduksi menjadi makanan dan minuman berbahan baku kelor,” ujar Taufiq.

Menurutnya, ide ini muncul dari ironi. Di satu sisi, daun kelor kaya khasiat dan bahkan disebut superfood peningkat imunitas yang sangat relevan saat dan pasca pandemi Covid-19. Namun di Bojonegoro pemanfaatannya masih sangat terbatas.

“Seperti diketahui bahwa daun kelor tergolong super food yang kaya khasiat, hanya sebatas dimanfaatkan untuk pakan ternak dan sarana ritual mengusir roh jahat. Hal ini menjadi peluang pemanfaatan daun kelor sebagai produk herbal peningkat imunitas saat dan pasca pandemi Covid-19,” jelasnya.

Melihat nilai potensi ekonomi yang tinggi, kelompok ini kemudian serius menggarap daun kelor menjadi produk unggulan baru Bojonegoro.

Omzet Puluhan Juta Dari 1.100 Item Produk.

Ketekunan itu berbuah manis. Kini, usaha daun kelor tersebut sudah meraih omzet Rp 15 juta per bulan.“Produk kami meliputi Morichocho, Kelor Pouch, Momie, Jareku Box,” kata Taufiq.

Secara keseluruhan, varian olahan daun kelor mencapai 1.100 item per bulan dengan rincian kapasitas: Maricoco 500 box, kelor pouch 100 box, momie 200 box, Jareku box 100 box, kelor box 100 box, dan jareku pouch 100 box.

Capaian ini tak lepas dari program upskilling yang diikuti, yakni UMK Academy dan pelatihan digital dari Pertamina. “Beberapa kegiatan yang telah diikuti berupa upskilling, yakni UMK Academy & Digital,” ungkapnya.

Pemberdayaan Kaum Perempuan

Keunggulan Herbasiana Nutrindo bukan hanya pada keunikan produk, tetapi juga pada kekuatan sosialnya. Kelompok ini menjadi anggota UMKM Bolo JTB yang menonjol dari sisi pemberdayaan perempuan.

“Kelompok Herbasiana Nutrindo menjadi anggota UMKM Bolo JTB yang memiliki keunggulan dari sisi pemberdayaan perempuan dan keunikan produk,” ujarnya.

Produk makanan dan minuman berbahan kelor ini juga dipasarkan dengan konsep yang modern, sesuai minat pasar, ergonomis dan higienis.Dari sisi legalitas, Herbasiana sudah sangat siap untuk naik kelas ke pasar yang lebih luas. Semua perizinan telah dikantongi.

“Mengenai legalitas sudah memenuhi ketentuan seperti NIB, P-IRT, Sertifikat Halal, HAKI Merek, kini telah dikantongi dan menjadi modal kepercayaan pelanggan di seluruh Indonesia,” tegas Taufiq.

Untuk pemasaran, mereka tak hanya mengandalkan pasar digital dan kafe yang menyasar ceruk generasi muda, tetapi juga membidik pasar ekspor.

Dengan 1.100 item produk yang siap dipasarkan melalui pasar digital dan jaringan kafe, Herbasiana Nutrindo kini percaya diri untuk membawa nama Desa Ngradin, Bojonegoro, menembus pasar global.//

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

UMKM di NTB
Ekonomi Rakyat

Mendag Busan Dorong UMKM di NTB Berebut Pasar Ekspor

MATARAM, Bisnistoday.co.id – Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong pelaku usaha mikro, kecil,...

Perkebunan milik PTPN IV PalmCO di Kalimantan. (Dok:PTPN)
Ekonomi Rakyat

Jejak PTPN IV PalmCo dalam Melestarikan Tradisi Baremah di Tanah Dayak

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Bagi masyarakat adat Dayak, tanah bukan hanya komoditas ekonomi,...

Kegiatan Farmer Field Day (FFD) Pengenalan Benih Bioteknologi yang diadakan Kementtrian Pertanian. (Dok:Kementan)
Ekonomi Rakyat

Kementan Perkuat Pemahaman Petani Terhadap Inovasi Benih Bioteknologi

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Pengembangan padi lokal Rojolele di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah,...

Salah satu gerai di Festival Jajanan Bango 2026. (FotoZahwah Alya Annisa)
Ekonomi Rakyat

Perkuat Ekosistem Kuliner Lokal, Bango Dukung Pertumbuhan UMKM

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Produsen kecap ternama, Bango kembali mendukung UMKM melalui Festival...