JAKARTA,Bisnistoday- Alex Dharma Balen akhirnya ditunjuk Menteri BUMN, Erick Thohir sebagai Direktur Utama PT Rekayasa Industri (Rekind). Pria lulusan Elektro ITB ini sebelumnya pernah menjabat direktur operasional 1 (Energi dan Infrastruktur) di PT Rekayasa Industri pada November 2010 sampai dengan April 2016, selanjutnya diminta sebagai Penasehat Direksi PT Rekayasa Industri.
Alex juga pernah menjabat Staff Ahli Direktur Utama Pertamina dan pada September 2017. Ia diminta menjadi Staf Ahli Direktur Mega Proyek Pengolahan dan Petrokimia.Alex Dharma Balen selama ini juga aktif di organisasi profesional seperti API, GAPENRI dan IAFMI.
Dalam menjalankan tugasnya sebagai Dirut PT Rekayasa Industri yang baru, Alex akan di dampingi oleh, Jakub Tarigan sebagai Direktur Operasi, Triyani Utaminingsih sebagai Direktur SDM dan Keuangan, Dundi Insan Perlambang sebagai Direktur Marketing, dan Achmad Muchtasyor sebagai Direktur Pengembangan Bisnis.
Sementara untuk jajaran komisaris di PT Rekayasa Industri ada nama Ngakan Timur Antara (Komisaris Utama), Joko Sambodo (Komisaris), R Illiana Arifandi (Komisaris), Doddy Rahadi (Komisaris) dan Muchlis M (Komisaris Independen).
Perjalanan dan pengalaman panjang seorang pekerja profesional khususnya dalam bidang kontruksi di Perminyakan, Petrokimia dan Power Plant, tentunya akan menjadi bekal yang sangat bermanfaat dalam perjalanan kedepan mengelola sebuah Perusahaan Konstruksi yang besar seperti PT Rekayasa Industri.
Tuntaskan Pembangunan PLTP
Pengalaman Alex berkarir di PT. Rekayasa Industri tentunya juga akan sangat membantu dalam mengelola sumber daya perusahaan.Perlu diketahui, semasa Alex berkarir sebagai Direktur Operasional 1, PT Rekayasa Industri berhasil menyelesaikan pembangunan 14 pembangkit listrik panas bumi (PLTP) dengan kapasitas terpasang sebesar 832 MW atau mencapai lebih dari 50 persen kapasitas terpasang seluruh PLTP di Indonesia.
Salah satu PLTP tersebut yakni Kamojang 5, dimana dalam pengerjaannya PT Rekayasa Industri berhasil mencapai standar keamanan dan keselamatan kerja tinggi dengan angka 1.500.000 jam tanpa kecelakaan kerja. Selain standar keselamatan yang ketat, PT Rekayasa Industri juga menerapkan berbagai inovasi.
Penghargaan diberikan pada proyek PLTP Kamojang 5 yang dibangun PT Rekayasa Industri pada kategori Engineering and Construction sebagai Project of The Year 2016. Penghargaan yang diterima PT Rekayasa Industri diwakili Direktur Usaha Energi, Mineral & Infrastruktur PT Rekayasa Industri, Alex Dharma Balen.
Walaupun PT Rekayasa Industri tahun ini mendapat tekanan finansial yang berat dan beban hutang di tahun sebelumnya, kembalinya Alex Dharma Balen ke PT Rekayasa Industri dipandang sebagai keputusan yang sangat tepat dan diyakini dapat membawa PT Rekayasa Industri ke jenjang yang lebih baik.






































