www.bisnistoday.co.id
Minggu , 25 Oktober 2026
Home NASIONAL & POLITIK Apakah DPR Benar Bekerja untuk Rakyat? 
NASIONAL & POLITIKPolitik & Keamanan

Apakah DPR Benar Bekerja untuk Rakyat? 

KEBERPIHAKAN DPR : : Achmad Nur Hidayat, Pakar Kebijakan Publik Narasi Institute di Jakarta, baru-baru ini.
Social Media

Apabila melihat situasi saat ini, semua dapat melihat dan merasakan munculnya keputusasaan publik terhadap semua kondisi yang tengah terjadi. Saat ini, semua serba susah, harga-harga serba melangit. Berbagai media dipenuhi oleh berita buruk, korupsi, kriminal, APBN jebol, harga-harga naik, aksi Sambo yang tak habis-habis dibicarakan dan lain-lain. 

Pengelola negara seolah-olah bekerja keras, gagah di awal, tapi hasilnya zonk (nol besar). Karena salah orientasi, salah tata kelola, dan keberpihakkan bukan kepada rakyat. Penegakkan hukum  makin buruk, ekonomi makin terpuruk, kekayaan alam dinikmati asing dan segelintir oligarki. Adakah yang tersisa, di negeri ini? 

Tidak heran jika saat ini publik menilai bahwa sebagian besar DPR saat ini bekerja bukan untuk rakyat, melainkan untuk kepentingan para oligarki.

Begitupun aneh rasanya, posisi DPR saat ini apakah benar-benar mewakili rakyat? Menjadi pertanyaan publik. Bagaimana tidak, banyak Undang-Undang yang dibuat tidak melibatkan publik sebagaimana mestinya dan UU tersebut malah ditentang mayoritas publik. 

Banyak kebijakan-kebijakan presiden yang ditolak rakyat tapi DPR seolah-olah menjadi bumper pemerintah, bukan yang memperjuangkan aspirasi rakyat. Seperti halnya kenaikan BBM ini, saat rakyat resah dan protes, DPR malah merayakan ulang tahun sang ketua.

Bagaimana mungkin publik bisa menaruh harapan ke institusi ini jika tidak sinkron dengan aspirasi publik?

Tidak heran jika saat ini publik menilai bahwa sebagian besar DPR saat ini bekerja bukan untuk rakyat, melainkan untuk kepentingan para oligarki.

Jika kondisinya seperti ini negara sudah menyianyiakan triliunan anggaran untuk pemilihan umum karena orang-orang terpilih tidak bekerja untuk rakyat, tapi hanya untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya saja. 

Sebut saja UU Minerba, UU IKN, UU Omnibus Law dan lain-lain yang serba kilat tanpa melibatkan aspirasi publik secara luas. Publik yang sudah putus harapan dengan DPR akhirnya menggunakan petisi online dan surat terbuka sebagai pilihan terakhir agar aspirasinya bisa di dengar.

Itupun bagaikan anjing menggonggong kapilah berlalu. Narasi sebagus dan sekuat apapun karena ada kepentingan lain dari pemerintah menjadikan protes publik ini dianggap angin lalu.

Jika kondisinya seperti ini negara sudah menyianyiakan triliunan anggaran untuk pemilihan umum karena orang-orang terpilih tidak bekerja untuk rakyat, tapi hanya untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya saja. 

Apakah gegap gempit pemilu yang akan datang menghasilkan hal yang zonk lagi? Itu pertanyaan publik yang hanya bisa dijawab oleh orang-orang terpilih nanti.

Oleh:  Achmad Nur Hidayat, Pakar Kebijakan Publik Narasi Institute

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Wakil Ketua KPAI Jasra Putra mengatakan, persoalan kekerasan terhadap anak tidak cukup diselesaikan melalui penindakan terhadap pelaku. Perlu ada evaluasi terhadap lingkungan tempat anak tumbuh, termasuk pola pengasuhan keluarga, interaksi di sekolah, lingkungan pergaulan, serta pengaruh media digital.
Politik & Keamanan

KPAI Dorong RUU Pengasuhan Anak untuk Cegah Kekerasan dan Perundungan

BANDUNG, Bisnistoday.co.id – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendorong percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang...

Pemilihan Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan
NasionalNASIONAL & POLITIK

Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan Bikin PWI Lampung Kian Solid

LAMPUNG, Bisnistoday.co.id - Kontestasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung memasuki babak penting....

Partai Gelora
Politik & Keamanan

Pemerintah Diingatkan Dampak Rambatan Dinamika Konflik Timteng terhadap Ekonomi Dalam Negeri

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Ketua Komisi I DPR 2010-2017 Mahfuz Sidik mengatakan, bahwa...

Fahri Hamzah
Politik & Keamanan

RUU Pemilu : Fahri Hamzah Usul Ambang Batas Parlemen Dihapus

JAKARTA, BIsnistoday.co.id  - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang  (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah...