www.bisnistoday.co.id
Selasa , 9 Desember 2025
Home BURSA & KORPORASI Bursa Awal Pekan IHSG Ditutup Menguat Tipis
BursaBURSA & KORPORASI

Awal Pekan IHSG Ditutup Menguat Tipis

IHSG ditutup menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan, Senin (05/6) ditutup menguat 0,18 poin ke posisi 6.633,44. Sementara indeks LQ45 turun 3,09 poin ke posisi 946,57.

Research & Consulting Manager Infovesta Kapital Advisori Nicodimus Kristiantoro, di Jakarta, Senin (95/6) mengatakan, sentimen dari domestik hari ini yang positif yakni terkait rilis inflasi tahunan yang sudah mencapai rentang batas atas Bank Indonesia (BI) di level 4,00 persen. Ini mengindikasikan BI semakin punya banyak ruang untuk tetap mempertahankan stance kebijakan dovish, atau bahkan mungkin bisa terjadi penurunan suku bunga acuan pada kuartal IV-2023 nanti,.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi tahunan periode Mei 2023 menurun menjadi 4,00 persen year-on-year (yoy), dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 114,84 persen.

Inflasi tahunan konsisten menurun selama tiga bulan terakhir, yaitu 4,97 persen pada Maret, 4,33 persen pada April, dan 4,00 persen pada Mei.

“Tingkat inflasi tahunan pada Mei 2023 sebesar 4,00 persen atau terjadi peningkatan IHK dari 110,42 pada Mei 2022 menjadi 114,84 pada Mei 2023,” ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini.

Indeks Manufaktur

Pada sisi lain, tertahannya penguatan pasar disebabkan oleh sentimen dari indeks manufaktur PMI domestik yang di luar dugaan menurun ke level 50,3 atau bisa dikatakan batas bawah level ekspansi, dikarenakan apabila di bawah 50 menjadi level kontraksi.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor meningkat di mana sektor industri paling tinggi, yaitu 2,53 persen, diikuti sektor energi dan sektor properti yang masing-masing naik sebesar 2,35 persen dan 1,82 persen

Sedangkan, dua sektor terkoreksi yaitu sektor teknologi turun paling dalam minus 4,70 persen, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor keuangan yang masing-masing turun minus 0,40 persen dan minus 0,09 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu AMAN, NZIA, WIRG, GULA dan BUMI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni GOTO, SAGE, ELIT, HALO, dan SMKL.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.329.392 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 22,36 miliar lembar saham senilai Rp14,68 triliun. Sebanyak 305 saham naik, 237 saham menurun, dan 209 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini, antara lain indeks Nikkei menguat 693,20 poin atau 2,20 persen ke 32.217,40, indeks Hang Seng menguat 158,56 poin atau 0,84 persen ke 19.108,50, indeks Shanghai menguat 2,37 poin atau 0,07 persen ke 3.232,44, dan indeks Strait Times menguat 20,16 poin atau 0,64 persen ke 3.186,46./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Kirim Bantuan ke Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera Utara dan Sumatera Barat

JAKARTA, Bisnistoday –  Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial, PT Asuransi...

Bursa

Dibekali Teknologi AI, Analisis Pasar Saham Kini Bisa Secepat Kilat

JAKARTA, Bisnistoday - Dunia investasi dan trading multi-aset di Indonesia kini memasuki...

GEDUNG BEI
Bursa

Pasar Tunggu Rilis PDB Kuartal III, IHSG Berpeluang Mananjak Akhir Tahun

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir Oktober...

Mirae Asset Sekuritas
Bursa

Hadapi Dinamika Makroekonomi, Mirae Asset Tawarkan Lima Strategi Baru Lewat MAIA

JAKARTA, Bisnistoday – Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan meningkatnya volatilitas pasar, PT Mirae...