www.bisnistoday.co.id
Rabu , 22 April 2026
Home EKONOMI Perbankan & Asuransi BNI Ajak Nasabah Waspada, Jangan Pernah Berikan Kode OTP kepada Siapa Pun
Perbankan & Asuransi

BNI Ajak Nasabah Waspada, Jangan Pernah Berikan Kode OTP kepada Siapa Pun

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali mengingatkan nasabah untuk tidak sembarangan membagikan data pribadi, terutama kode One-Time Password (OTP), kepada siapa pun. Imbauan ini menjadi bagian dari upaya BNI dalam memperkuat literasi keuangan dan menjaga keamanan transaksi nasabah di tengah maraknya kejahatan siber yang kian canggih.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo menegaskan, pihak bank tidak pernah meminta informasi sensitif seperti OTP, PIN, maupun password melalui telepon, SMS, atau media sosial.

“Kami tidak pernah menghubungi nasabah untuk meminta data-data pribadi. Jika ada yang mengaku dari BNI dan meminta OTP atau informasi sensitif lainnya, segera verifikasi melalui saluran resmi BNI,” ujar Okki dalam keterangannya, Minggu (22/6).

Lebih lanjut dia menjelaskan, modus penipuan yang dihadapi masyarakat kini semakin beragam, mulai dari pesan singkat (SMS) palsu, akun media sosial tiruan, hingga call center fiktif.

Bahkan, belakangan ini pelaku penipuan memanfaatkan teknologi fake BTS untuk mengirimkan SMS secara langsung ke ponsel korban dengan iming-iming hadiah atau promo palsu yang disertai tautan berbahaya.

“Penipu biasanya menyamar sebagai petugas bank, e-commerce, atau bahkan lembaga pemerintah. Mereka memanfaatkan data pribadi yang sudah mereka dapatkan untuk meyakinkan korban agar menyerahkan informasi penting,” jelasnya.

Selain itu, BNI turut mengingatkan praktik card trapping di mesin ATM, yaitu ketika pelaku memodifikasi slot kartu agar kartu tertahan, lalu berpura-pura membantu dan mengarahkan korban menelepon call center palsu. Dari situ, pelaku menggali informasi seperti nomor PIN atau data sensitif lainnya.

Baca juga:BNI Ungkap Modus Penipuan Jelang Lebaran, Bagikan Cara Cegah Kerugian

Untuk mengantisipasi berbagai modus penipuan tersebut, BNI mengimbau masyarakat agar senantiasa berhati-hati dan hanya menggunakan kanal komunikasi resmi bank.

Perkuat Divisi CXC

Sebagai bentuk keseriusan dalam perlindungan konsumen, BNI juga terus memperkuat peran Divisi Customer Experience Center (CXC) sebagai garda depan dalam pengamanan data, perlindungan privasi nasabah, serta pemberian layanan informasi dan edukasi secara menyeluruh kepada masyarakat.

“Dengan kerja sama dan kesadaran bersama, kita bisa menciptakan ekosistem keuangan yang aman dan terpercaya. Jika menemukan indikasi penipuan, segera hubungi BNI Call di 1500046,” tutup Okki.

Melalui berbagai inisiatif edukatif ini, BNI berharap nasabah semakin waspada dalam bertransaksi dan tidak menjadi korban kejahatan siber yang terus berevolusi./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Bank Sampoerna
Perbankan & Asuransi

Aset Kian Bertumbuh, Kinerja Bank Sampoerna Tetap Terjaga

JAKARTA, Bisnistoday- Kinerja PT Bank Sahabat Sampoerna sepanjang tahun 2025 tetap terjaga...

Bank Sampoerna
Perbankan & Asuransi

Sampoerna Mobile Banking Tampil Dengan Wajah Baru

JAKARTA, Bisnistoday  – Bank Sahabat Sampoerna (BSS) resmi memperkenalkan wajah terbaru aplikasi...

RUPS CIMB Niaga
Perbankan & Asuransi

CIMB Niaga Finance Gelar RUPS 2025, Kinerja Tetap Tumbuh di Tengah Tantangan Ekonomi

TANGSEL, Bisnistoday - PT CIMB Niaga Auto Finance (CIMB Niaga Finance/CNAF) menggelar...

Perbankan & Asuransi

RUPST 2026 Disetujui, Danamon Bagikan Dividen Rp1,4 Triliun dan Tunjuk Dirut Baru

JAKARTA, Bisnistoday - PT Bank Danamon Indonesia Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang...