JAKARTA, Bisnistoday – Topan Dolphin sedang bergerak ke arah barat melintasi Samudra Pasifik menuju Jepang. Penduduk di Pulau Okinawa telah diimbau untuk bersiap menghadapi cuaca buruk menjelang perkiraan pendaratan badai tersebut pekan ini.
Menurut Zoom Earth, Dolphin adalah “topan yang sangat kuat”, yang bergerak dengan kecepatan 185 kilometer per jam (115 mil per jam) pada pukul 05.00 GMT, pada Selasa (4/8/2026).
Al Jazeera melaporkan badai ini muncul pada 26 Juli, bergerak dengan kecepatan 45 km/jam (30 mil/jam) di perairan terbuka Samudra Pasifik Tengah saat memulai perjalanan sejauh ribuan kilometer melintasi Pasifik.
Selama perjalanannya, Dolphin menguat menjadi badai tropis dan kemudian badai tropis parah, sebelum berkembang menjadi topan dan selanjutnya menjadi topan yang sangat kuat pada 28 Juli.
Badai ini sempat menguat lebih lanjut, meningkat ke tingkat supertopan dan topan dahsyat saat terus bergerak ke arah barat laut dari hari Rabu hingga Sabtu, sebelum melemah kembali menjadi topan yang sangat kuat pada hari Minggu.
Topan ini menghantam Kepulauan Ogasawara di Jepang—yang juga dikenal sebagai Kepulauan Bonin dan merupakan wilayah Jepang pertama yang dicapainya—dengan angin kencang pada Selasa kemarin.
Pulau Okinawa
Badan Meteorologi Jepang (JMA) telah mengeluarkan peringatan dan imbauan terkait topan untuk kepulauan tersebut sebelumnya dan saat ini sedang memantau pergerakan Dolphin—yang digambarkan sebagai badai “besar dan sangat kuat”—dari arah selatan.
Topan ini diperkirakan akan mendarat di Pulau Okinawa, Jepang, pada Jumat pagi. Pulau yang dihuni oleh 1,4 juta jiwa ini merupakan pulau terbesar dan terpadat di Prefektur Okinawa, Jepang, yang terdiri dari ratusan pulau.
Pemerintah daerah di pulau-pulau tersebut telah mengimbau warga untuk mengamankan rumah mereka, menjauhi pesisir, serta bersiap menghadapi kemungkinan evakuasi dan pemadaman listrik. Topan ini diperkirakan juga bakal mengganggu layanan feri dan penerbangan.
Bulan lalu, Topan Bavi mendarat di Provinsi Zhejiang, Tiongkok bagian timur, dan juga membawa hujan lebat ke Prefektur Okinawa, Jepang.//









































