www.bisnistoday.co.id
Selasa , 16 Desember 2025
Home EKONOMI BPKP Berhasil Selamatkan Uang Negara Ratusan Triliun Rupiah
EKONOMISektor Riil

BPKP Berhasil Selamatkan Uang Negara Ratusan Triliun Rupiah

Kepala BPKP, Muhammad Yusuf Ateh pada kegiatan "BPKP Goes to Kampus UNS" di Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (17/5)
Social Media

SURAKARTA, Bisnistoday – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) berhasil menyelamatkan uang negara dan daerah sebesar ratusan triliun rupiah selama tiga bulan terakhir. Pada tahun 2020, kontribusi BPKP dalam menyelamatkan keuangan negara dan daerah sebesar Rp61,62 triliun, kemudian pada 2021 sejumlah Rp54,32 triliun, dan tahun 2022 mencapai Rp117,83 triliun.

“Kontribusi tersebut berasal dari penyelamatan keuangan negara dan daerah, penghematan pengeluaran keuangan negara dan daerah, serta potensi optimalisasi penerimaan negara dan daerah,” kata Kepala BPKP, Muhammad Yusuf Ateh pada kegiatan “BPKP Goes to Kampus UNS” di Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (17/5).

Menurut dia, kenaikan nilai kontribusi tersebut tidak lepas dari kebijakan Presiden Joko Widodo yang memperluas objek pemeriksaan BPKP. “Makin luas yang diperiksa oleh kami untuk mengawasi proyek strategis nasional. Insyaallah proyek-proyek strategis nasional pembayarannya selalu kami kawal. Kalau proyek non-strategis sudah jadi tugas inspektorat jenderal,” katanya.

Selain mengawasi proyek strategis nasional, BPKP juga mengawal akuntabilitas pengelolaan keuangan berbagai pembangunan di daerah, salah satunya pembangunan tower Universitas Sebelas Maret (UNS) di Kota Solo.

“Karena BPKP bertugas memastikan pembangunan nasional berjalan dengan akuntabel, mengamankan keuangan sekaligus aset negara dan daerah,” katanya.

Sementara itu, BPKP juga menggandeng sejumlah perguruan tinggi untuk saling berkolaborasi, termasuk dengan UNS.

“Di tempat kami banyak contoh yang bisa untuk praktik, kan di sini (UNS) ada jurusan akuntansi. Kami bisa sharing, ‘kan butuh masukan keilmuan karena pengetahuan selalu berkembang. Bagus ketika dikolaborasikan agar ada kolaborasi yang saling menguntungkan antara lingkungan kampus dengan kami. Selama ini ‘kan ada gap antara teori dan praktik, kalau beda ‘kan tidak ada gunanya,” katanya./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop dan Menag Kerja Sama Tingkatkan Ekonomi Umat Lewat Koperasi Ponpes dan Masjid

TANGERANG, Bisnistoday - Menteri Koperasi Ferry Juliantono bersama Menteri Agama Prof Dr...

Material Tembaga
Sektor Riil

HPE Konsentrat Tembaga Naik Jelang Akhir Tahun, Sinyal Positif Industri dan Energi Global

JAKARTA, Bisnistoday – Harga Patokan Ekspor (HPE) konsentrat tembaga kembali menunjukkan tren...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop Masuk 10 Besar Badan Publik dengan Predikat Informatif Tahun 2025

Jakarta – Kementerian Koperasi (Kemenkop) masuk dalam 10 besar Badan Publik dengan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Resmikan Command Center Kopdes Merah Putih

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono meresmikan Command Center sebagai...