www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 17 Oktober 2026
Home EKONOMI BPKP Berhasil Selamatkan Uang Negara Ratusan Triliun Rupiah
EKONOMISektor Riil

BPKP Berhasil Selamatkan Uang Negara Ratusan Triliun Rupiah

Kepala BPKP, Muhammad Yusuf Ateh pada kegiatan "BPKP Goes to Kampus UNS" di Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (17/5)
Social Media

SURAKARTA, Bisnistoday – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) berhasil menyelamatkan uang negara dan daerah sebesar ratusan triliun rupiah selama tiga bulan terakhir. Pada tahun 2020, kontribusi BPKP dalam menyelamatkan keuangan negara dan daerah sebesar Rp61,62 triliun, kemudian pada 2021 sejumlah Rp54,32 triliun, dan tahun 2022 mencapai Rp117,83 triliun.

“Kontribusi tersebut berasal dari penyelamatan keuangan negara dan daerah, penghematan pengeluaran keuangan negara dan daerah, serta potensi optimalisasi penerimaan negara dan daerah,” kata Kepala BPKP, Muhammad Yusuf Ateh pada kegiatan “BPKP Goes to Kampus UNS” di Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (17/5).

Menurut dia, kenaikan nilai kontribusi tersebut tidak lepas dari kebijakan Presiden Joko Widodo yang memperluas objek pemeriksaan BPKP. “Makin luas yang diperiksa oleh kami untuk mengawasi proyek strategis nasional. Insyaallah proyek-proyek strategis nasional pembayarannya selalu kami kawal. Kalau proyek non-strategis sudah jadi tugas inspektorat jenderal,” katanya.

Selain mengawasi proyek strategis nasional, BPKP juga mengawal akuntabilitas pengelolaan keuangan berbagai pembangunan di daerah, salah satunya pembangunan tower Universitas Sebelas Maret (UNS) di Kota Solo.

“Karena BPKP bertugas memastikan pembangunan nasional berjalan dengan akuntabel, mengamankan keuangan sekaligus aset negara dan daerah,” katanya.

Sementara itu, BPKP juga menggandeng sejumlah perguruan tinggi untuk saling berkolaborasi, termasuk dengan UNS.

“Di tempat kami banyak contoh yang bisa untuk praktik, kan di sini (UNS) ada jurusan akuntansi. Kami bisa sharing, ‘kan butuh masukan keilmuan karena pengetahuan selalu berkembang. Bagus ketika dikolaborasikan agar ada kolaborasi yang saling menguntungkan antara lingkungan kampus dengan kami. Selama ini ‘kan ada gap antara teori dan praktik, kalau beda ‘kan tidak ada gunanya,” katanya./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

PT SMI Raih Dua Penghargaan Asian Water Awards 2026 atas Kontribusi Pengelolaan Air Berkelanjutan
EKONOMI

PT SMI Raih Dua Penghargaan Asian Water Awards 2026 atas Kontribusi Pengelolaan Air Berkelanjutan

JAKARTA, Bisnostoday.co.id— PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) meraih dua penghargaan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Koperasi Pertanian Didorong Jadi Garda Terdepan Swasembada Pangan ASEAN

YOGYAKARTA, Bisnistoday.co.id—Koperasi pertanian berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat perekonomian...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kementerian UMKM Pimpin Satgas Implementasi Perpres Ojol

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Menyusul terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop Klarifikasi Soal Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi memberikan klarifikasi rencana pelibatan...