www.bisnistoday.co.id
Senin , 7 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional BPN Depok Fokus Rampungkan Digitalisasi Pertanahan
NasionalNASIONAL & POLITIK

BPN Depok Fokus Rampungkan Digitalisasi Pertanahan

KANTOR BPN Kota Depok, pada Kamis (6/4).
Social Media

DEPOK, Bisnistoday – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Wilayah Kota Depok fokus untuk merampungkan proses digitalisasi data pertanahan. Ditargetkan, proses digitalisasi data pertanahan ini mendekati tuntas dalam setahun mendatang.

“Kita targetkan sekitar 90% terlebih dahulu untuk digitalisasi data pertanahan rampung hingga akhir tahun ini. Dan sisanya dilanjutkan secara bertahap,” ungkap Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) BPN Kota Depok, Indra Gunawan kepada Bisnistoday di Depok, Kamis (6/4).

Indra mengatakan, dari sekitar 650 ribu bidang tanah di wilayah Kota Depok sudah dalam bentuk sertipikat. Sedangkan sekitar 66% dari jumlah tersebut sudah tercatat secara digital sedangkan sisanya sekitar 34% lagi masih belum di-update ke data digital. “Kalau yang belum digital ini masih sekitar 150 ribu bidang, dan kita kejar hingga akhir tahun,” tuturnya.

Menurut Indra, dari sekitar 150 ribu bidang tanah yang belum digital ditargetkan sekitar 100 ribu dapat didata ke dalam sistem digitalisasi untuk tahap setahun mendatang. Sedangkan sisanya sekitar 50 ribu, akan dituntaskan segera setelahnya.”Mudah-mudahan proses berjalan lancar, sesuai target,” ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk wilayah Kota Depok banyak tantangan untuk pencatatan proses digital. Seperti misalnya, data dari pemilik tanah yang belum lengkap sehingga harus dikejar. Ada kendala juga tanahnya bermasalah atau bersengketa.”Bisa saja, dalam warkat dan pancatatan tanah yang berada di lokasi yang berbeda dengan lokasi tanahnya. Ini menjadi persoalan,” tuturnya.

Demikian pula, tambah Indra, misalnya saja pemilik tanah berada di Jakarta tidak pernah menengok tanahnya di Depok sehingga ditempati warga. Warga ini, mengaku tanahnya sendiri lalu disertipikatnya karena merasa menguasainya.” Terbit sertipikat ganda, sehingga menjadi persoalan. Ini yang membutuhkan waktu untuk digitalisasi.”/

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Pesawat Garuda
Nasional

Husein Sastranegara Bandung dan Empat Bandara Lain Masih Berstatus Closed hingga 18.00 WIB

TANGERANG, Bisnistoday- Bandar Udara Husein Sastranegara, Bandung (BDO) dan empat bandar udara...

Siangapore Airline
Nasional

Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma Masih Berstatus Closed hingga 18.00 WIB

TANGERANG, Bisnistoday - AirNav Indonesia kembali memperbarui informasi aeronautika terkait dampak sebaran...

Menteri PU
Nasional

Menteri PU Perluas Tugas Satgas Tanggap Darurat Infrastruktur

JAKARTA, Bisnistoday - Erupsi Gunung Anak Krakatau dan meningkatnya aktivitas sejumlah gunung...

Abu Vulkanik
Nasional

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Dirasakan Warga Sekitar Jakarta

JAKARTA, Bisnistoday – Letusan Gunung Anak Krakatau mulai dirasakan warga di sekitar...