JAKARTA, Bisnistoday — Produsen kendaraan listrik asal China, BYD, menyoroti ekspansi global dan penguatan posisinya di pasar kendaraan listrik Indonesia dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, sekaligus meluncurkan varian terbaru BYD Atto 3 Advance Plus.
Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, menyatakan tahun 2025 menjadi tonggak penting bagi perusahaan, dengan total produksi global mencapai 15 juta unit New Energy Vehicle (NEV) yang menegaskan skala, konsistensi, dan keunggulan teknologi BYD di tingkat global.
“Di tahun yang sama, BYD telah menjual lebih dari 4,6 juta unit New Energy Vehicle dan mengukuhkan posisi sebagai global sales champion. Hal ini didukung oleh tenaga ahli R&D yang telah mencapai lebih dari 123.000 engineer,” ujar Luther dalam konferensi pers di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2026).
Ia menyampaikan, untuk pertama kalinya, BYD juga mencatatkan ekspor lebih dari 1 juta unit NEV dalam satu tahun. Dalam aspek lingkungan, kendaraan yang diproduksi BYD telah berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon global sekitar 125 miliar kilogram, atau setara dengan penanaman lebih dari 2,1 miliar pohon.
Pasar kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan pertumbuhan pesat sepanjang 2025. Ia mengatakan pangsa pasar EV nasional mencapai sekitar 13 persen, meningkat signifikan dibandingkan 2023 yang berada di kisaran 3 persen.
“Momentum ini menjadi bukti bahwa EV kini telah memegang peran strategis, bergerak ke arah yang lebih progresif. Bahkan seperti kita tahu bersama, pasar otomotif nasional sekarang terkoreksi selama tahun 2025,” katanya.
Meski pasar otomotif nasional secara keseluruhan mengalami perlambatan sepanjang 2025, penjualan kendaraan listrik justru menguat pada kuartal keempat. Pada periode tersebut, penjualan EV pemula melampaui 13.000 unit, dengan kontribusi BYD terhadap pasar EV nasional mencapai sekitar 18 persen, menurut data perusahaan.
Secara tahunan, BYD Indonesia mencatatkan penjualan lebih dari 54.000 unit dan menguasai sekitar 52 persen pangsa pasar EV nasional, mempertahankan posisinya sebagai merek kendaraan listrik terlaris di Indonesia.
Dalam pameran IIMS 2026, BYD resmi meluncurkan Atto 3 Advance Plus, varian baru dari SUV listrik. Model ini dipasarkan dengan harga Rp415 juta dan ditujukan untuk memperluas pilihan konsumen di segmen SUV listrik. ((E2-Novita Lestari)




