www.bisnistoday.co.id
Jumat , 18 September 2026
Home EKONOMI Daerah Irigasi Raknamo Perkuat Distribusi Air Petani Kupang
EKONOMI

Daerah Irigasi Raknamo Perkuat Distribusi Air Petani Kupang

Kementerian PU
MENTERI PU, Dody Hanggodo./
Social Media

KUPANG, Bisnistoday – Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan pentingnya optimalisasi saluran irigasi secara berkelanjutan untuk memperkuat distribusi air bagi petani di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal itu disampaikan saat dirinya menerima audiensi petani penerima manfaat Daerah Irigasi (DI) Bendungan Raknamo, Jumat (19/9).

Menurut Dody, pembangunan jaringan irigasi Raknamo merupakan bagian penting dari transformasi sistem pertanian untuk mendukung program swasembada pangan.

“Jaringan irigasi ini merupakan bagian dari transformasi sistem irigasi untuk mendukung swasembada pangan, sekaligus memperkuat distribusi air agar lebih efisien dan merata,” ujar Menteri Dody.

Daerah Irigasi Raknamo dilengkapi saluran primer dan sekunder sepanjang 8.228,53 meter, dengan luas baku mencapai 1.323 hektar dan luas potensial 841 hektar. Infrastruktur ini dinilai strategis untuk mendukung program prioritas nasional swasembada pangan sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Selain itu, Kementerian PU juga siap memfasilitasi berbagai usulan petani, seperti pembangunan jalan irigasi dan gorong-gorong. Hal ini ditargetkan dapat meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) serta memungkinkan produksi pertanian hingga tiga kali panen per tahun dengan pola tanam padi-padi-padi/palawija.

“Tugas kita adalah membuat petani semakin sejahtera, sebagaimana visi dan misi Presiden Prabowo Subianto untuk menyejahterakan petani,” tegas Dody.

Suara Petani: Dari Jagung ke Padi

Petani Desa Raknamo, Ruben, merasakan langsung manfaat dari adanya saluran irigasi tersebut.“Sebelumnya kami hanya menanam jagung saja, sekarang bisa menanam padi karena adanya saluran irigasi dari Bendungan Raknamo. Ada perubahan pola tanam, dan kami berharap hasil panen semakin meningkat. Kami mewakili petani sangat berterima kasih atas perhatian Bapak Menteri PU,” kata Ruben.

Senada dengan itu, Seobelan, petani dari Desa Manusak, menuturkan bahwa sebelum irigasi Raknamo beroperasi mereka kerap gagal panen.

“Bersyukur setelah dioperasionalkan saluran irigasi Bendungan Raknamo, kami tidak lagi mengalami gagal panen. Bahkan sekarang bisa menghasilkan padi hingga 7 ton per hektar,” ujarnya penuh syukur.Dengan dukungan infrastruktur irigasi ini, harapan para petani Kupang untuk meningkatkan produktivitas pertanian semakin terbuka lebar, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIKomunitasLIFESTYLE

15.000 Peserta Ramaikan Pocari Run 2026 Bandung, Pemkot Siapkan Rekayasa Lalu Lintas 19-20 September

BANDUNG, Bisnistoday - Pocari Run 2026 akan digelar selama dua hari di...

EKONOMI

Libatkan Pengemudi Lama, Bandung Angkot Utama Jadi Pintu Masuk Ekonomi Digital Berbasis Blockchain

BANDUNG, Bisnistoday - Pemerintah Kota Bandung mengembangkan Bandung Angkot Utama sebagai bagian...

EKONOMIEnergi

Listrik Jampang Sukabumi Belum Merata, DPRD Jabar Dorong Akses hingga Pedalaman

BANDUNG, Bisnistoday – Infrastruktur kelistrikan di wilayah Jampang, Kabupaten Sukabumi, mulai menunjukkan...

EKONOMI

VinFast Hadir di GIIAS Bandung 2026, Bawa Ekosistem Mobil Listrik dan Promo Menarik

BANDUNG, Bisnistoday -  VinFast turut meramaikan GIIAS Bandung 2026 dengan menghadirkan rangkaian...