www.bisnistoday.co.id
Selasa , 4 Agustus 2026
Home HEADLINE NEWS Dana Restrukturisasi Mesin Industri Kayu Olahan Tersedia
HEADLINE NEWS

Dana Restrukturisasi Mesin Industri Kayu Olahan Tersedia

DIRJEN Kemenperin
DIRJEN Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday -Guna meningkatkan kinerja industri Kayu Olahan dan Furniture, Kemenperin menyiapkan Program Restrukturisasi Mesin atau Peralatan Industri Pengolahan Kayu. Pelaksanaan program ini berdasarkan pada Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 42 Tahun 2022 dan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 31 Tahun 2024 terkait perubahan atas peraturan sebelumnya.

“Program ini memiliki tiga tujuan utama yaitu memperkuat rantai nilai dalam industri kayu olahan dan furnitur melalui optimalisasi teknologi, meningkatkan efisiensi produksi dalam sektor kayu olahan dan furnitur, serta meningkatkan daya saing industri melalui peningkatan produktivitas, kualitas produksi, dan nilai ekspor,” ungkap Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (1/9).

Adapun mekanisme pelaksanaan program ini adalah memberikan potongan harga atau penggantian (reimburse) atas sebagian dari harga pembelian mesin dan perlengkapan yang digunakan dalam industri kayu olahan dan furnitur. Bantuan tersebut diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang berpartisipasi dalam program ini.

Hingga 27 Agustus 2024, terdapat 13 permohonan yang masuk melalui sistem informasi industri nasional (SIINas). Kemudian, Tim Teknis menilai hasil verifikasi Lembaga Pengelola Program Restrukturisasi (LPPR) terhadap tujuh perusahaan, yaitu PT Stella Mobili, PT Karya Mitra Seraya, PT Indah Desain Indonesia, PT Gracia Kreasi Rotan, PT Batara Mega Krida Kencana, PT Bahana Bhumipala Persada, PT Bika Parama Cipta.

Siapkan Anggaran

Direktur Industri Hasil Hutan dan Perkebunan, Setia Diarta dalam acara Penetapan Penerima Dana Program Restrukturisasi Mesin dan/atau Peralatan Industri Pengolahan Kayu TA 2024 menyampaikan, penilaian nilai reimburse yang disetujui pada fase pertama TA 2024 mencapai sekitar Rp3,33 Miliar.

Sejak tahun 2022, sebanyak 24 perusahaan pengolahan kayu dan furnitur telah mengikuti program restrukturisasi mesin dan peralatan produksi ini, terdiri dari sembilan perusahaan pada tahun 2022 dan 15 perusahaan di tahun 2023, dengan total anggaran mencapai Rp10 Miliar.

Berdasarkan laporan perusahaan penerima dana program restrukturisasi tahun 2022, program ini telah berdampak terhadap peningkatan efisiensi perusahaan sebesar 10-30 persen, mutu produk 10-30 persen, dan produktivitas perusahaan 20-30 persen.

“Kami berharap, melalui program restruksi mesin dan peralatan industri pengolahan kayu ini, kita dapat mendorong pertumbuhan sektor industri kayu olahan dan furnitur dengan dukungan teknologi yang lebih baik dan efisien,” papar Putu.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Aluminium Ekstrusi
HEADLINE NEWS

Kuartal III-2026, PMI Manufaktur Nasional Catatkan Perbaikan

JAKARTA, Bisnistoday- Sektor industri manufaktur Indonesia kembali menunjukkan geliat positif dan memasuki...

Ojek Asmat
HEADLINE NEWS

Driver Ojol Jadi UMKM Mesti Lebih Sejahtera Bukan Malah Merana

JAKARTA, Bisnistody – Rencana pemerintah menetapkan pengemudi ojek online (ojol) sebagai pelaku...

Harga CPO
HEADLINE NEWS

Harga CPO Terkoreksi, Kenaikan Harga Terjadi Untuk Biji Kakao, Getah Pinus, dan Produk Kayu

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Referensi (HR) minyak kelapa sawit...

Kekeringan
HEADLINE NEWSNasional

Ratusan Wilayah Darurat Kekeringan dan Belum Semua Tertangani

JAKARTA, Bisnistoday - Tercatat sebanyak 294 lokasi kekeringan akibat El Nino di...