www.bisnistoday.co.id
Rabu , 23 September 2026
Home EKONOMI Dewan Dukung Pendirian Sekolah Vokasi Konstruksi
EKONOMI

Dewan Dukung Pendirian Sekolah Vokasi Konstruksi

pekerja konstruksi
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Anggota DPR RI Ahmad Syaikhu menyampaikan evaluasi terhadap seringnya terjadi kecelakaan konstruksi pembangunan jalan tol. Salah satunya kurangnya SDM yang mumpuni, sehingga perlu penyediaan Sekolah Vokasi Konstruksi. Hal ini ditegaskan Syaikhu saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dirjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin.

“Saya dukung penuh sekolah ini. Agar SDM konstruksi lebih kompeten sehingga bisa mengatasi masalah kecelakaan pembangunan tol dan lainnya.”

Ahmad Syaikhu

Ahmad Syaikhu dalam keteranganya di Jakarta menyatakan, mendukung penuh pendirian Program Sekolah Vokasi Konstruksi. Tujuannya agar ada penguatan SDM melalui pendidikan dan pelatihan.”Saya dukung penuh sekolah ini. Agar SDM konstruksi lebih kompeten sehingga bisa mengatasi masalah kecelakaan pembangunan tol dan lainnya,” tegas Syaikhu.

Syaikhu memaparkan data tentang kecelakaan proyek jalan tol yang hampir setiap tahun terjadi.  “Dari tahun 2017 hingga 2019 ada saja kecelakaan konstruksi. Ini kan harus kita evaluasi secara menyeluruh dan mendalam,” ujar Syaikhu dalam keteranganya di Jakarta, Kamis (10/9). 

Politisi PKS ini menuturkan, daftar kecelakaan proyek jalan tol antara lain Pemalang-Batang, Pasuruan-Probolinggo, Becakayu, Desari yang mengalami dua kali ambruk dan BORR dan terakhir, Seksi IV Cibitung – Cilincing.

“Saya berharap, Dirjen Bina Konstruksi lebih power full lagi dalam proses penilaian pengadaan barang dan jasa serta pengawasan yang lebih ketat lagi dalam pelaksanaan kontruksi,” tegas Syaikhu.

Dia mengharapkan, dengan cara tersebut akan meminimalisir kecelakaan konstruksi dengan menguatkan Standar K3 (Keamanan, Keselamatan dan Kesehatan).”Kita ingin kecelakaan sejenis berkurang atau bahkan tidak ada sama sekali, zero accident” harap Syaikhu.

Tingkatkan Kompetensi

Mantan Wakil Walikota Bekasi itu memahami, mengatasi masalah ini memang tidak mudah. Salah satu kuncinya adalah kompetensi SDM. Oleh karena itu, mencetak SDM yang berkompeten menjadi suatu tuntutan yang mutlak. “Ini kuncinya. Mencetak SDM kompeten. 

Dari pengadaan barang dan jasa, sistem manajemen keselamatan konstruksi, hingga pencegahan korupsi dan fraud. Di sinilah peran vital Dirjen Bina Konstruksi,” ungkap Syaikhu./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMI

Kejar Kemandirian Fiskal, Pemkot Bandung Targetkan PAD Tembus 60 Persen Pendapatan Daerah

BANDUNG, Bisnistoday - Pemerintah Kota Bandung menargetkan peningkatan kemandirian fiskal melalui optimalisasi...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

LPDB Koperasi Hadirkan Coaching Clinic Pembiayaan di Borobudur Expo 2026 

MAGELANG, Bisnistoday - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi menghadirkan layanan Coaching...

EKONOMIKomunitasLIFESTYLE

15.000 Peserta Ramaikan Pocari Run 2026 Bandung, Pemkot Siapkan Rekayasa Lalu Lintas 19-20 September

BANDUNG, Bisnistoday - Pocari Run 2026 akan digelar selama dua hari di...

EKONOMI

Libatkan Pengemudi Lama, Bandung Angkot Utama Jadi Pintu Masuk Ekonomi Digital Berbasis Blockchain

BANDUNG, Bisnistoday - Pemerintah Kota Bandung mengembangkan Bandung Angkot Utama sebagai bagian...