www.bisnistoday.co.id
Minggu , 27 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Politik & Keamanan Dinamika Internal PBNU Memanas, Pertemuan Kiai Digelar di Lirboyo
Politik & Keamanan

Dinamika Internal PBNU Memanas, Pertemuan Kiai Digelar di Lirboyo

Pengurus PB NU
PENGURUS PB NU melakukan musyawarah./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Suhu politik internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tengah memanas setelah munculnya risalah rapat Syuriyah PBNU yang meminta Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengundurkan diri. Situasi ini mendorong para kiai sepuh dan jajaran pimpinan NU untuk segera menggelar pertemuan besar guna mencari jalan rekonsiliasi.

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menegaskan bahwa pertemuan para ulama dari berbagai daerah akan dilaksanakan di Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, dengan tujuan meredakan ketegangan dan mencari solusi atas polemik yang terjadi. Ia menyebut semua persoalan organisasi harus dikembalikan kepada AD/ART dan sistem konstitusi organisasi.

Meski begitu, Gus Yahya memastikan dirinya tidak memiliki niat untuk mundur dari jabatan yang ia emban sejak Muktamar ke-34 NU. Ia juga menegaskan hingga kini belum menerima surat resmi apa pun terkait desakan pengunduran diri tersebut, termasuk dokumen yang ramai beredar di publik.

Di tengah meningkatnya polemik, Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta seluruh pengurus NU di setiap tingkatan agar tetap tenang, menjaga ukhuwah, dan tidak terpengaruh berita yang belum jelas sumbernya. Ia menegaskan dinamika ini merupakan proses organisasi biasa yang tengah ditangani sesuai mekanisme yang berlaku di lingkungan Syuriyah PBNU.

Isu Utama Desakan

Dalam risalah rapat yang beredar, terdapat tiga isu utama yang menjadi pertimbangan munculnya desakan agar Gus Yahya mundur, mulai dari kontroversi narasumber dalam program kaderisasi tingkat nasional hingga dugaan persoalan tata kelola keuangan PBNU. Namun, hingga kini keabsahan dokumen tersebut masih dipertanyakan.

Di tengah situasi yang kian dinamis, Gus Yahya menegaskan komitmennya untuk menjaga persatuan NU dan terus membangun komunikasi dengan jajaran kiai. Agenda konsolidasi bersama para ulama di Lirboyo diharapkan menjadi momentum penting untuk menyelesaikan persoalan secara damai, bermartabat, dan sesuai adab organisasi.

Pertemuan para kiai dan langkah-langkah rekonsiliasi selanjutnya akan menjadi titik krusial dalam menentukan arah penyelesaian dinamika terbesar yang dihadapi PBNU dalam periode kepengurusan saat ini./ant/

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra saat memberikan kuliah padaB.J. Habibie Memorial Lecture 2026 . (Adi/Bisnistoday)
Politik & Keamanan

Yusril Ajak Baca kembali Pemikiran Natsir dan Cita-Cita Habibie

JAKARTA, Bisnistoday— Masa depan Indonesia tidak cukup dibangun hanya dengan kekuatan ilmu...

Politik & Keamanan

Polda Metro Jaya Sebar Dua Sketsa Wajah Terduga Pelaku Kasus Kematian BS

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terbaru penyidikan kasus kematian BS,...

Partai Gelora
Politik & Keamanan

Revisi UU Pemilu Untuk Permudah Prosedur dan Mekanisme Pemilu

JAKARTA, Bisnistoday -Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Mahfuz Siidik...

Diskusi Paramadina
HEADLINE NEWSPolitik & Keamanan

Politik Kekuasaan Hanya Melahirkan Pejabat Yang Loyal Ketimbang Kompetensi

JAKARTA, Bisnistoday – Peneliti Senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof....