www.bisnistoday.co.id
Minggu , 4 Oktober 2026
Home LIFESTYLE Rona & Film Drakor Tetap Masih Membius Masyarakat Indonesia
Rona & Film

Drakor Tetap Masih Membius Masyarakat Indonesia

Drama Korea
FILM Drama Korea Masih Digandrungi Masyarakat./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Seni budaya Korea yang kini populer di seluruh dunia memberikan dampak langsung yang sangat baik bagi industri pariwisata Korea Selatan (Korsel) yang menyumbangkan devisa besar bagi negaranya. Demikian disampaikan oleh Prof. Didik J. Rachbini dalam Webinar “Korean Drama: Why Is It Inspiring?” yang diselenggarakan secara daring oleh The Lead Institute – Universitas Paramadina, Rabu (15/5).

“Hal ini yang patut menjadi contoh dan semestinya dipelajari oleh pemerintah, pemangku kepentingan, para pelaku industri kreatif dan pekerja seni Indonesia dalam upayanya mengembangkan industri kreatif di bidang seni budaya dan pariwisata,” tegas Rektor Universitas Paramadina ini.

Suratno Muchoeri dalam pengantarnya menyatakan bahwa di Indonesia, drama korea (drakor) bisa dikatakan sangat populer, bahkan lebih populer dibanding film dan drama TV Indonesia sendiri.

“Pada triwulan I tahun 2020, hasil survey yang dilakukan kepada sekitar 2000 responden di beberapa negara dunia, masyarakat Indonesia ada dalam urutan pertama (31%) yang paling sering nonton film dan drama TV Korea dengan rata-rata durasi menonton 1,5 hingga 3 jam per hari melalui berbagai platform, baik berbayar maupun tidak,” papar Suratno Dr.Phil.

Ia memaparkan bahwa Hallyu atau Korean Wave merupakan salah satu budaya populer yang dikembangkan melalui industri seni budaya sebagai salah satu penopang perekonomian masyarakat Korsel.

Naziatul Azwa, MA peminat drakor berkebangsaan Malaysia dan tinggal di Korea menyatakan bahwa apa yang ditampilkan di drakor hanya menampilkan sebagian wajah masyarakat Korea, karena pada dasarnya realitas hidup di Korea Selatan yang sekuler itu bisa dibilang sangat kompetitif.

“Hampir rata-rata orang Korsel berpandangan materialistis dan kerap menilai apapun dari perspektif materi dan tampilan luar. Angka bunuh diri dalam masyarakat Korea terbilang cukup tinggi bisa jadi disebabkan oleh faktor ini, ditambah lagi pandangan hidup mereka yang sekuler, berbeda dari Indonesia dan Malaysia yang merupakan masyarakat agama atau spiritual,” ungkap Azqa.

Narasumber lainnya, Ria Oktorina, M.Sc. mengatakan bahwa drama merupakan salah satu sarana hiburan yang terjangkau oleh berbagai kalangan, khususnya bagi perempuan dewasa dan kaum ibu, “Kehadiran drama ini merupakan salah satu wadah ‘healing’ efektif, hal ini karena banyak drama Korea yang menampilkan kisah-kisah yang dekat dengan realita kehidupan sehari-hari ataupun kisah-kisah fantasi yang ringan dan menghibur.

”Dari perspektif proses produksinya, disamping keunggulannya dalam menampilkan aktor dan aktris yang menarik good looking, film-film dan drakor seri Korsel dibuat melalui riset dan persiapan yang matang yang didukung oleh kolaborasi proses produksi yang profesional.

“Hallyu atau Korean Wave ini pada kenyataannya memang sangat mempengaruhi gaya hidup orang Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan menjamurnya produk kuliner, fashion, skincare Korea di Indonesia. Bahkan banyak pula produk-produk lokal Indonesia yang membuat varian khusus Korea pada produk-produknya guna meningkatkan omzet penjualannya,” papar Ria./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rona & Film

Ladinda dan Lelaki Patah Hati Kini Hadir dalam Buku, Bawa Romansa dan Investigasi Korporat

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Novel Ladinda dan Lelaki Patah Hati karya Mooseboo kini...

Rona & Film

Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar: Hadirkan 207 Film Dunia dan Buka Pemutaran Lewat Karya Peraih Palme d’Or

JAKARTA, Bisnistoday.co.id,- ​Jakarta World Cinema (JWC) 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai destinasi...

Pebolavoli pantai Indonesia, Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi lolos ke final Asian Games 2026. (dok: NOC Indonesia)
Rona & Film

Indonesia Berpeluang Tambah Emas Asian Games dari Voli Pantai

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Pebolavoli pantai Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi akan menantang pasangan...

Rona & Film

TACO Berkolaborasi Untuk Film Filosofi Teras 

JAKARTA, Bisnistoday - Sebagai bagian dari upaya memperluas eksplorasi material ke industri...