www.bisnistoday.co.id
Jumat , 6 November 2026
Home LIFESTYLE Rona & Film Drama Audio ‘Misteri Nusantara’ Hidupkan Literasi melalui Sandiwara Sastra
Rona & Film

Drama Audio ‘Misteri Nusantara’ Hidupkan Literasi melalui Sandiwara Sastra

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Pada tahun 2021, Sandiwara Sastra yang merupakan sebuah siniar (podcast) program unggulan Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), mendapat penghargaan dari Podcast Awards 2021 untuk kategori drama audio.

Tahun ini, Kemendikbudristek bekerja sama dengan Titimangsa dan KawanKawan Media, kembali merilis 10 episode drama audio sebagai Sandiwara Sastra Musim Kedua bertema ‘Misteri Nusantara’, di kantor Kemendikbudristek, pada Senin (30/10).

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, pada kesempatan ini mengapresiasi peluncuran Sandiwara Sastra Musim Kedua. Menurutnya, konten-konten di dalam siniar ini dapat digunakan oleh orang tua dan juga guru dalam menceritakan kembali cerita-cerita rakyat Nusantara.

“Saya sangat mengapresiasi semua tim yang tidak hanya terus membuat karya baru, tetapi juga mencari cara-cara baru dalam berkarya. Dengan mengalihwahanakan sastra ke dalam audio, Sandiwara Sastra tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki unsur edukatif yang bisa digunakan oleh orang tua atau guru untuk memperkenalkan cerita-cerita rakyat Nusantara kepada anak-anak dan murid-murid kita,” ucap Mendikbudristek pada peluncuran Sandiwara Sastra Musim Kedua.

Selaras dengan hal tersebut, Direktur Perfilman, Musik, dan Media, Ahmad Mahendra, mengatakan bahwa saat ini, sastra menempati posisi penting dalam pemajuan kebudayaan dan pembentukan karakter bangsa. Untuk itu, kata Mahendra, Kemendikbudristek memiliki misi pemajuan kebudayaan dan pembentukan karakter salah satunya melalui peningkatan literasi dan program sandiwara sastra adalah bagian dari misi tersebut.

“Sandiwara Sastra bukan hanya menjadi sebuah karya seni dan inovasi. Lebih dari itu, Sandiwara Sastra adalah sebuah upaya untuk mengangkat literasi. Melalui tokoh-tokoh dalam karya sastra, masyarakat dapat mengenal lebih dekat sifat kemanusiaan,” ujar Mahendra.

Mahendra menambahkan, Sandiwara Sastra Musim Kedua ini diharapkan dapat memberikan warna pada ruang media baru serta lebih mendekatkan sastra kepada masyarakat. “Di samping itu, upaya ini juga sebagai gerakan untuk menambah kecintaan sastra di kalangan generasi muda,” ucap Mahendra.

Disutradarai oleh Joned Suryatmoko dan Heliana Sinaga, Sandiwara Sastra Musim Kedua merupakan alih wahana karya sastra Indonesia ke dalam media audio yang berangkat dari cerita rakyat (folklore), urban legend, maupun cerita pendek di wilayah Nusantara. Sepuluh episode cerita tersebut ditulis oleh sastrawan kenamaan Indonesia dari Papua hingga Aceh, yaitu Aprila R. Wayar, Kurnia Effendi, Putu Wijaya, Mario F. Lawi, Faisal Oddang dan Feby Indirani, Risa Saraswati, Ilya Sigma dan Priesnanda Dwisatria, Hasan Aspahani dan Ali Sadli Salim, Guntur Alam, serta Azhari Aiyub./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rona & Film

Vino G Bastian Ungkap Sisi Lain Masa Muda Buya Hamka di Film Terbaru

JAKARTA, Bisnistoday.co.id,- Aktor kenamaan Vino G Bastian kembali memukau penonton perfilman Indonesia....

Rona & Film

Mengusung Pop R&B 90-an, Mahardhika Jodie Resmi Debut Lewat Single Be Myself

JAKARTA, Bisnistoday.co.id,- Panggung musik tanah air kembali kedatangan talenta muda berbakat. Penyanyi...

Rona & Film

Falcon Pictures dan Hwantasy Entertainment Umumkan Film Baru Berjudul “Gasigogi”

JAKARTA, Bisnistoday.co.id,- Rumah produksi Falcon Pictures kembali membuat gebrakan di dunia perfilman...

Rona & Film

Film Laut Bercerita: Harapan Indonesia Bergantung pada Semangat Anak Muda

JAKARTA, Bisnistoday.co.id — Film Laut Bercerita mengangkat semangat anak muda dalam memperjuangkan...