www.bisnistoday.co.id
Rabu , 23 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Dukung Gerakan Pangan Murah, PosIND Salurkan Beras Murah Untuk Warga Solo
Nasional

Dukung Gerakan Pangan Murah, PosIND Salurkan Beras Murah Untuk Warga Solo

Pos IND
PENYALURAN Beras SPHP./
Social Media

SOLO, Bisnistoday – Guna mendukung Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk komoditas Beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND mulai menyalurkan kepada warga Solo, Jawa Tengah. Pelaksanaan ini merupakan bagian dari penyaluran Beras SPHP yang diluncurkan serentak di seluruh Indonesia, baru-baru ini.

“Program ini merupakan inisiasi pemerintah untuk memastikan tercapainya swasembada pangan, terutama dalam menjaga agar harga beras tetap terjangkau bagi masyarakat,” ujar

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Endy  Abdurrahman, saat memantau langsung pelaksanaan di Kantorpos KCU Gladak Solo, Senin (21/7).

Program Beras SPHP ini, lanjut Endy, bertujuan mendukung kemandirian pangan nasional. Salah satu lokasi pelaksanaan program yakni di Kantorpos KCU Gladak Solo, dan menjadi bagian dari 200 lokasi awal peluncuran secara nasional. Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan khususnya beras, sekaligus memperluas akses pangan yang terjangkau bagi masyarakat.

Endy menuturkan, Pos Indonesia sebagai mitra penjualan akan memanfaatkan jaringan logistiknya yang luas, mencakup kabupaten, kecamatan, hingga desa, untuk mendistribusikan beras murah secara merata. Endy menegaskan bahwa beras ini dapat dibeli oleh masyarakat umum, dengan pengecualian bagi para pedagang.

“Siapa saja warga Indonesia dapat membeli beras ini, kecuali pedagang. Tujuannya untuk konsumsi rumah tangga, bukan untuk dijual kembali,” katanya.

Pos Indonesia juga mendukung distribusi GPM secara digital melalui sistem Point of Sales (POS) yang terintegrasi. Teknologi ini digunakan untuk mendata pembeli, memastikan ketepatan sasaran, serta mempercepat pelayanan di lapangan.

Adapun untuk harga, program ini menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) berdasarkan zona dan setiap konsumen dibatasi maksimal dua kemasan 5 kilogram (2 pax) per pembelian, guna menjaga pemerataan distribusi.

Untuk zona pertama, meliputi wilayah Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, Sulawesi) dijual seharga Rp12.500/kg. Sedangkan zona 2 mencakup wilayah Sumatera selain Lampung dan Sumsel, NTT, Kalimantan) dengan harga jual Rp13.100/kg serta wilayah Zona 3  meliputi Maluku dan Papua djual seharga Rp13.500/kg./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Nasional

Santunan Asuransi Disalurkan, Kemenhub Pastikan Pemenuhan Hak Korban KMP Virgo Transport 8

BANJARMASIN, Bisnistoday - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan memastikan pemenuhan hak bagi korban...

Nasional

Wajah Baru Mendale di Tepian Danau Lut Tawar, Kawasan Wisata Aceh Tengah Ditata Lebih Nyaman dan Ramah Pengunjung

ACEH TENGAH, Bisnistoday– Kawasan Mendale di Kabupaten Aceh Tengah kini sedang ditata...

Kemenhub
Nasional

Korban Musibah KM Virgo Transport 8 Terus Dicari, Terdapat 129 Penumpang Belum Ditemukan

JAKARTA, Bisnistoday -  Tim SAR terus berupaya mencari keberadaan korban kecelakaan tenggelamnya...

Wamenaker
Nasional

Wamenaker Tekankan Kompetensi SDM dalam Pengelolaan Risiko Microbanking

JAKARTA, Bisnistoday – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan pentingnya kompetensi sumber...