www.bisnistoday.co.id
Jumat , 6 November 2026
Home LIFESTYLE Rona & Film Electric Bird Kritik Kerusakan Alam Lewat Single Aurora
Rona & Film

Electric Bird Kritik Kerusakan Alam Lewat Single Aurora

Grup band electrick Surabaya./
Social Media

SURABAYA, Bisnistoday  – Grup band garage rock asal Surabaya, Electric Bird, kembali hadir dengan single terbaru berjudul “Aurora”, yang akan menjadi bagian dari album kedua mereka, “Odyssey”. Lagu ini menggambarkan keresahan mendalam akan kerusakan lingkungan yang semakin masif, akibat keserakahan dan ketidakpedulian manusia, termasuk para pemimpin yang acuh terhadap dampak kehancuran tersebut.

Dalam liriknya, single “Aurora” menggunakan bahasa ironi untuk menceritakan keindahan alam yang terus digerus oleh kepentingan tertentu. Menariknya, ini adalah lagu pertama Electric Bird yang ditulis dalam bahasa Indonesia.

Dengan langkah ini, unit yang digawangi oleh Vicky (gitar) dan Dafa (gitar) dan Danu (bass/vokal) ini  berharap pesan yang diusung dalam lirik dapat tersampaikan lebih dekat ke hati para pendengar.

Proses kreatif dalam pembuatan “Aurora” sarat akan eksplorasi musikalitas baru. Vicky dan Dafa yang tengah berada dalam fase eksplorasi ambience gitar, menghadirkan pengaruh besar pada pengisian gitar, sound, dan karakter baru dalam lagu ini.

“Kebiasaan mengeksplorasi sound memberikan identitas segar yang benar-benar terasa di ‘Aurora’,” ungkap Vicky.

Baca Juga : JB Rilis “Cinta Tak Berbentuk Hati”, Debut Manis Pendatang Baru di Belantika Musik

Sementara itu, Danu mengaku menghadapi tantangan baru dalam menulis lirik berbahasa Indonesia. Pasalnya, selama ini Electric Bird selalu menggunakan bahasa Inggris dalam lagu mereka. “Proses ini cukup menantang, tetapi memberikan banyak ruang eksplorasi, baik secara lirik maupun musik,” tutur Danu.

Kehadiran produser Julio Mulya juga memberikan perspektif baru bagi Electric Bird. Julio membawa nuansa akustik, ambience, hingga tambahan synth dan notasi yang menyempurnakan dinamika lagu. Danu bilang, Julio berhasil memberikan sentuhan yang memperkaya isian gitar dan atmosfer keseluruhan lagu.

Dibentuk di Surabaya, Electric Bird dikenal dengan genre garage rock. Band ini memulai kariernya dengan perilisan album debut mereka, “Stings You Hard” yang dilepas pada 2019. Setelah mengalami beberapa pergantian personel, terutama di posisi drum, formasi saat ini terdiri dari Danu, Vicky, dan Dafa, yang tengah fokus mengeksplorasi sound dan ambience baru untuk album kedua mereka, “Odyssey”./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rona & Film

Vino G Bastian Ungkap Sisi Lain Masa Muda Buya Hamka di Film Terbaru

JAKARTA, Bisnistoday.co.id,- Aktor kenamaan Vino G Bastian kembali memukau penonton perfilman Indonesia....

Rona & Film

Mengusung Pop R&B 90-an, Mahardhika Jodie Resmi Debut Lewat Single Be Myself

JAKARTA, Bisnistoday.co.id,- Panggung musik tanah air kembali kedatangan talenta muda berbakat. Penyanyi...

Rona & Film

Falcon Pictures dan Hwantasy Entertainment Umumkan Film Baru Berjudul “Gasigogi”

JAKARTA, Bisnistoday.co.id,- Rumah produksi Falcon Pictures kembali membuat gebrakan di dunia perfilman...

Rona & Film

Film Laut Bercerita: Harapan Indonesia Bergantung pada Semangat Anak Muda

JAKARTA, Bisnistoday.co.id — Film Laut Bercerita mengangkat semangat anak muda dalam memperjuangkan...