www.bisnistoday.co.id
Rabu , 10 Juni 2026
Home NASIONAL & POLITIK Lingkungan Faunaland: Keberhasilan Reproduksi Satwa Jadi Indikator Animal Welfare
Lingkungan

Faunaland: Keberhasilan Reproduksi Satwa Jadi Indikator Animal Welfare

Pengunjung berinteraksi dengan hewan di kawasan Faunaland Ancol.
Pengunjung berinteraksi dengan hewan di kawasan Faunaland Ancol.
Social Media

CIBUBUR, Bisnistoday- CEO Faunaland Danny Gunalen menegaskan bahwa keberhasilan reproduksi satwa menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kualitas animal welfare dan standar pemeliharaan di lembaga konservasi modern, termasuk kebun binatang.

Menurutnya, satwa yang mampu berkembang biak dengan baik menunjukkan kondisi kesehatan, lingkungan, serta pengelolaan yang berjalan optimal.

Hal tersebut disampaikan Danny saat kegiatan Faunaland Media Experience pada 11–12 Mei 2026 di Faunaland Buperta Cibubur, kawasan konservasi urban terbaru milik Faunaland yang akan mulai beroperasi pada Juni 2026.

Baca Juga:Kolaborasi Lintas Pihak, Kesehatan Satwa Bandung Zoo Dipastikan Terkendali

Danny menilai perhatian publik terhadap kondisi Bandung Zoo merupakan hal yang wajar karena kebun binatang tersebut memiliki nilai sejarah dan kedekatan emosional dengan masyarakat Bandung. Menurutnya, fokus utama saat ini adalah memastikan satwa mendapatkan pengelolaan yang lebih baik ke depan.

Caption: Pengunjung berinteraksi dengan hewan di kawasan  Faunaland Ancol.
Pengunjung Faunaland

Ia mengungkapkan kepedulian terhadap kondisi satwa di Bandung Zoo juga mendapat perhatian internasional.

Faunaland bersama mitra konservasi seperti Vantara dan Bin Zayed Conservation Foundation menjalin kolaborasi dalam penguatan konservasi, animal welfare, dan kesehatan satwa.

“Kebun binatang bukan hanya tempat memamerkan satwa dan menjual tiket. Lembaga konservasi yang baik harus mampu mengembangbiakkan satwa, bahkan jika memungkinkan melakukan pelepasliaran kembali ke habitat alaminya,” ujar Danny.

Menurutnya, pengelolaan kebun binatang modern harus mampu menyeimbangkan aspek konservasi, edukasi, animal welfare, dan keberlanjutan operasional.

Pengunjung Faunaland
Pengunjung Faunaland

Bandung Zoo dinilai memiliki potensi besar menjadi pusat konservasi satwa endemik Jawa Barat, termasuk macan tutul Jawa yang populasinya terus terancam.

“Bandung Zoo punya sejarah konservasi yang sangat baik, termasuk keberhasilan penangkaran tapir. Ke depan kami melihat potensi besar untuk memperkuat konservasi satwa endemik Jawa Barat seperti macan tutul Jawa yang populasinya saat ini semakin terancam,” tutup Danny Gunalen.E2

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

PLN Icon Plus
Lingkungan

PLN Icon Plus Edukasi Pelestarian Pesisir melalui Penanaman Mangrove

SEMARANG, Bisnistoday - PLN Icon Plus melaksanakan berbagai kegiatan peduli lingkungan di...

Dirut Jasa Marga
Lingkungan

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: Lewat Roadmap Net Zero Emission, Jasa Marga Wujudkan Komitmen ‘Saatnya Beraksi untuk Iklim’

JAKARTA, Bisnistoday - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung...

Lingkungan

Hari Lingkungan Hidup Dunia, ASTRA Tol Tamer Bantu Sarana Pemilahan Sampah di Rest Area KM 68A

SERANG, Bisnistoday – Seiring peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia 2026, Astra...

LingkunganNASIONAL & POLITIK

BRI Life Gelar Pelepasan Tukik, Dukung Konservasi Penyu di Pantai Kuta Bali

direktur elain penyeraghaJAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life (BRI Life) melakukan...