www.bisnistoday.co.id
Senin , 21 September 2026
Home EKONOMI Fokus Utama RAPBN 2022 untuk Reformasi Struktural dan Kesehatan
EKONOMI

Fokus Utama RAPBN 2022 untuk Reformasi Struktural dan Kesehatan

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Alokasi belanja pemerintah pusat dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2022 ditetapkan sebesar Rp1.938,3 triliun. Fokus utama belanja pemerintah pusat adalah untuk mendukung pelaksanaan reformasi struktural yaitu kesehatan, perlinsos, dan pendidikan.

“Tahun 2022 (belanja) harus kembali didesain relatif agak kembali ke dalam normal,” kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja (Raker) bersama Banggar DPR RI di Jakarta, Rabu (25/8).

Sri Mulyani menyebutkan secara rata-rata belanja pemerintah pusat tumbuh 13,5 persen dari 2019 sampai 2021 yaitu Rp1.496,3 triliun pada 2019 dan Rp1.833 triliun pada 2020 serta diproyeksikan mencapai Rp1.927 triliun pada 2021.

Mayoritas belanja tersebut digunakan untuk penanganan Covid-19 dan bantuan sosial (bansos) karena masyarakat memang membutuhkan belanja-belanja melalui insentif-insentif yang diberikan pemerintah.

Sementara itu pemerintah akan melakukan normalisasi terhadap pemanfaatan anggaran belanja tahun depan seperti untuk Sumber Daya Manusia (SDM) melalui bidang pendidikan, kesehatan dan perlindungan sosial (perlinsos).

“Jadi lebih betul-betul membangun pondasi kesehatan, pendidikan dan perlinsos seperti infrastruktur terutama konektivitas dan ICT yang akan menjadi prioritas,” ujar Sri Mulyani.

Ia menjelaskan untuk tahun depan yang merupakan tahun eksepsional menuju konsolidasi fiskal maka fokus utama belanja pemerintah pusat adalah mendukung pelaksanaan reformasi struktural yaitu kesehatan, perlinsos, dan pendidikan.

Kemudian menjadi transisi yang mulus untuk konsolidasi fiskal di 2023, peningkatan sinergi dengan berbagai program prioritas dalam RKP serta pemberian subsidi yang lebih tepat sasaran serta antisipasi mitigasi risiko fiskal dalam pelaksanaan APBN.

Selain itu belanja pemerintah pusat juga fokus untuk mendukung penyelesaian pembangunan infrastruktur strategis, pelaksanaan operasional dan kegiatan sejalan dengan cara kerja baru dan pemanfaatan teknologi informasi./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMI

Kejar Kemandirian Fiskal, Pemkot Bandung Targetkan PAD Tembus 60 Persen Pendapatan Daerah

BANDUNG, Bisnistoday - Pemerintah Kota Bandung menargetkan peningkatan kemandirian fiskal melalui optimalisasi...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

LPDB Koperasi Hadirkan Coaching Clinic Pembiayaan di Borobudur Expo 2026 

MAGELANG, Bisnistoday - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi menghadirkan layanan Coaching...

EKONOMIKomunitasLIFESTYLE

15.000 Peserta Ramaikan Pocari Run 2026 Bandung, Pemkot Siapkan Rekayasa Lalu Lintas 19-20 September

BANDUNG, Bisnistoday - Pocari Run 2026 akan digelar selama dua hari di...

EKONOMI

Libatkan Pengemudi Lama, Bandung Angkot Utama Jadi Pintu Masuk Ekonomi Digital Berbasis Blockchain

BANDUNG, Bisnistoday - Pemerintah Kota Bandung mengembangkan Bandung Angkot Utama sebagai bagian...