www.bisnistoday.co.id
Senin , 2 November 2026
Home NASIONAL & POLITIK Politik & Keamanan Forum Silaturrahim Kader NU se-Dunia Serukan Kembali ke Khittah dan Dukung Supremasi Syuriyah PBNU
Politik & Keamanan

Forum Silaturrahim Kader NU se-Dunia Serukan Kembali ke Khittah dan Dukung Supremasi Syuriyah PBNU

Social Media

SURABAYA, Bisnistoday –
Forum Silaturrahim Kader Nahdlatul Ulama (NU) se-Dunia menyampaikan pernyataan keprihatinan atas dinamika yang tengah melanda Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Sikap tersebut disampaikan setelah forum menggelar Konsolidasi Virtual Warga NU se-Dunia pada Senin (8/12/2025) dengan jumlah peserta mencapai 910 orang dari berbagai negara.

Syukron MD, Juru Bicara Forum Silaturrahim Kader NU se-Dunia menegaskan bahwa pendirian NU oleh para masyayikh tidak boleh disimpangkan oleh agenda yang mengarah pada politik praktis.

“Para masyayikh mendirikan NU demi ‘izzul Islam wal Muslimin. Karena itu, menyeret NU ke pusaran politik dan kontestasi tarik tambang jelas bertentangan dengan tujuan pendiriannya,” ujarnya.

Wakil sekretaris PWNU Jatim 2018-2023 itu menambahkan bahwa Khittah 1926 merupakan pedoman historis yang menegaskan NU sebagai organisasi sosial-keagamaan, bukan alat perebutan pengaruh politik.

Forum tersebut juga meminta agar NU kembali pada ruh pendirian yang termaktub dalam Muqoddimah Qonun Asasi.

“NU harus kembali pada misinya: menjaga akidah Ahlussunnah wal Jama’ah, mengangkat martabat ulama, menyejahterakan umat, dan memperkuat solidaritas kebangsaan,” kata Syukron.

Menurutnya, salah satu kewajiban warga NU adalah meneguhkan posisi Syuriyah sebagai otoritas tertinggi organisasi.

“Keputusan Syuriyah bersifat mengikat dan wajib dijadikan pedoman oleh seluruh jajaran NU. Karena itu, kami mendukung langkah Syuriyah PBNU menggelar Rapat Pleno pada 9–10 Desember 2025, termasuk pengangkatan Pj Ketua Umum dan penetapan jadwal Muktamar ke-35,” tegas Koordinator Media Center NU dan Pesantren Indonesia itu.

Ia juga merespons munculnya berbagai forum kultural seperti di Bangkalan, Ploso, Tebuireng, Cirebon, Jogja, dan Surabaya yang tidak perlu dibenturkan satu sama lain.

“Semua forum itu adalah ikhtiar baik warga NU. Tidak perlu dipertentangkan dengan keputusan Syuriyah PBNU, karena yang formal tetap mekanisme organisasi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa para Mustasyar dapat menyampaikan pertimbangan resmi dalam Rapat Pleno PBNU.

“Bahkan jika diperlukan demi kelapangan proses transisi, Gus Yahya dapat diundang untuk menyampaikan salam perpisahan,” tambahnya.

Forum berharap Rapat Pleno PBNU menghasilkan keputusan kolektif yang menghentikan kegaduhan dan memberi arah pasti menuju Muktamar 2026.

“Jika diperlukan pasca-Pleno, Munas Alim Ulama dan Konbes NU bisa digelar sebagai upaya ishlah jam’iyyah dan pemulihan wibawa NU,” terang Syukron.

Mengakhiri pernyataannya, Syukron mengajak seluruh warga NU memperkuat ikhtiar batin melalui munajat dan doa.

“Kami mengajak semua pihak agar menahan diri dari mengunggah narasi yang mendiskreditkan para pimpinan. Semoga masa penuh ketidakpastian ini segera berakhir—dari gegeran menjadi ger-geran,” pungkas Founder NU-Tech Institute itu. (*)

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Politik & Keamanan

Partai Gelora Desak Penegakan Hukum Kasus Karhutla Lebih Tegas

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Ketua Bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup DPP Partai Gelora,...

Wakil Ketua KPAI Jasra Putra mengatakan, persoalan kekerasan terhadap anak tidak cukup diselesaikan melalui penindakan terhadap pelaku. Perlu ada evaluasi terhadap lingkungan tempat anak tumbuh, termasuk pola pengasuhan keluarga, interaksi di sekolah, lingkungan pergaulan, serta pengaruh media digital.
Politik & Keamanan

KPAI Dorong RUU Pengasuhan Anak untuk Cegah Kekerasan dan Perundungan

BANDUNG, Bisnistoday.co.id – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendorong percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang...

Partai Gelora
Politik & Keamanan

Pemerintah Diingatkan Dampak Rambatan Dinamika Konflik Timteng terhadap Ekonomi Dalam Negeri

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Ketua Komisi I DPR 2010-2017 Mahfuz Sidik mengatakan, bahwa...

Fahri Hamzah
Politik & Keamanan

RUU Pemilu : Fahri Hamzah Usul Ambang Batas Parlemen Dihapus

JAKARTA, BIsnistoday.co.id  - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang  (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah...