FLORES, Bisnistoday- Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menjelang pukul 06.00 WITA tadi ( Sabtu, 15-Agustus) diguncang gempa kuat M7,6-7,7. Sampai dua jam kemudian telah terjadi 7x gempa susulan berkekuatan sekitar M5-6.
Sampai tulisan ini dibuat belum ada data terkonfirmasi tentang dampak kerusakan dan korban akibat gempa serta tsunami yang diperingatkan bisa terjadi.
Episentrum gempa berada di laut utara Flores. Menurut review GFZ (badan geofisika Jerman) yg sdh dikonfirmasi, kekuatan gempa M 7,6 dengan pusat gempa berasal dari kedalaman 25 km.
Mekanisme gempa berupa sesar anjak (thrust) dengan strike 90 NE dan dip 45. Dengan parameter2 seperti itu gempa ini memenuhi syarat untuk membangkitkan tsunami.
Secara tektonik regional gempa ini disebabkan oleh Flores Back Arc Thrust. Kerak samudra Banda Barat di wilayah ini tertekuk sbg bagian down-block ke bawah Busur Flores. Tetapi karena umur kerak samudra yang muda, sekalipun tertekuk ia menekan dengan kuat busur NTB dan NTT sehingga sering terjadi gempa kuat di wilayah Utara NTB-NTT ini. Gempa2 ini tak ada hubungannya dengan subduksi lempeng Samudra Hindia ke bawah Busur NTB-NTT (jadi bukan gempa2 megathrust).
Guncangan gempa dangkal berdurasi lama ini dirasakan sangat kuat di daratan Flores hingga memicu kepanikan warga di Sikka dan wilayah sekitarnya. Listrik di area terdampak dilaporkan sempat padam dan beberapa fasilitas umum mengalami kerusakan ringan. Getaran skala luas bahkan terkonfirmasi menjangkau wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga Kota Makassar dan Kendari.
BMKG menetapkan status ancaman tsunami dengan tingkat SIAGA untuk delapan wilayah pesisir bagian utara, di antaranya: Manggarai Bagian Utara (NTT), Ngada Bagian Utara (NTT), Manggarai Barat Bagian Utara (NTT), Sikka Bagian Utara (NTT), Ende Bagian Utara (NTT), Kepulauan Selayar (Sulawesi Selatan).
Pada tahun 1992, sebuah gempa kuat M7.8 terjadi 63 km ke sebelah timur-tenggara dari gempa pagi tadi. Gempa 1992 ini telah menyebabkan tsunami yg merusak puluhan ribu rumah dan menyebabkan korban meninggal sebanyak 2500 orang.







































