www.bisnistoday.co.id
Kamis , 5 November 2026
Home EKONOMI GeoAI Summit 2022: Indonesia Menuju Era Kecerdasan Buatan
EKONOMIEkonomi & Bisnis

GeoAI Summit 2022: Indonesia Menuju Era Kecerdasan Buatan

MENUJU ERA KECERDASAN BUATAN: Country Manager Esri Indonesia, Christanto Yanuar mengatakan, di era transformasi digital saat ini, pemanfaatan teknologi geospasial, big data, dan AI telah memicu kemajuan dalam analisis geospasial untuk perencanaan pembangunan, penentuan kebijakan, dan pengambilan keputusan
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Era disrupsi digital teknologi di Indonesia sudah menjadi keniscayaan dalam menyongsong revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan semakin masifnya penggunaan Internet of Thing (IoT). Faktanya, beragam sendi kehidupan manusia saat ini telah terdisrupsi secara meluas. Siap tidak siap, Indonesia dituntut harus mampu menghadapi perubahan cepat atas pemanfaatan digital teknologi tersebut.

Salah satu disrupsi digital teknologi yang menjadi kebutuhan sehari-hari adalah pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence ), di mana hal tersebut membawa konsekuensi perubahan secara revolusioner berbasis penerapan teknologi terkini. Contoh sederhana pemanfaatan AI tersebut dapat kita cermati pada perkembangan layanan daring pada sektor transportasi, perbankan, e-commerce hingga keuangan digital.

Dalam upaya menangkap peluang pemanfaatan kecerdasan buatan, Esri Indonesia sebagai bagian dari Esri Global yang merupakan pelopor sekaligus perusahaan penyedia perangkat lunak dan solusi berbasis sistem infomasi geografis terdepan, akan menggelar GeoAI Summit pada Selasa besok (6/12) di Hotel Four Seasons Hotel Jakarta mulai pukul 08:00 sampai 13:30 WIB. 

GeoAI Summit 2022 ini merupakan forum pertemuan antar pemangku kepentingan/ stake holder seperti Pemerintah sebagai Regulator, Legislator, Pelaku Industri serta User yang sangat tertarik mengimplementasikan teknologi GeoAI diranahnya masing-masing. Sebab, pada perkembangannya saat ini, kecerdasan buatan adalah suatu kebutuhan.

Mengutip pidato singkat Presiden Joko Widodo pada perayaan ulang tahun Badan Informasi Geospasial, dikatakan bahwa “Negara yang kuat adalah negara yang menguasai data, informasi dan teknologi geospasial”. Oleh karena itu, solusi berbasis data, lokasi dan Geospatial Artificial Intelligence (GeoAI) adalah suatu pendekatan pemecahan permasalahan dengan menggunakan sistem informasi geografis yang digabungkan dengan AI, termasuk di dalamnya machine learning dan deep learning.

Di era transformasi digital saat ini, pemanfaatan teknologi geospasial, big data, dan AI telah memicu kemajuan dalam analisis geospasial untuk perencanaan pembangunan, penentuan kebijakan, dan pengambilan keputusan. Menurut Country Manager Esri Indonesia, Christanto Yanuar, banyak perusahaan yang menawarkan solusi AI, namun yang menggabungkan kecerdasan lokasi (data, informasi geografis) dengan AI adalah nilai tambah yang ditawarkan.

GeoAI Summit 2022 sendiri akan menghadirkan narasumber dalam forum seminar yang sangat kompeten di bidangnya masing-masing. Yaitu,  Dr. Ir. Ade Komara Mulyana (Kepala Pusat Pemetaan Rupabumi dan Toponim, Badan Informasi Geospasial); Nazib Faizal (Kepala Pusat data dan Informasi Teknologi, Sekertariat Jenderal Kementrian PUPR); Tri Haryo Sagoro (Head of GIS, Wilmar International Plantation) serta Prayogi Setyo Pratomo (Kepala Departemen Lalu Lintas, Astra Tol Cipali).

“Kita berharap, GeoAI Summit 2022 yang menghadirkan para stake holder ini bisa saling bertukar pikiran dan berdikusi tentang substansi bagaimana Indonesia dalam menghadapi revolusi kecerdasan buatan (AI) di masa mendatang. Kami, Esri Indonesia sangat opmitis bahwa Indonesia akan menjadi pelaku utama revolusi digital teknologi berbasis AI ke depan,” jelas Christanto Yanuar.

 Yanuar mencontohkan pemanfaatan GeoAI bersama Esri Indonesia, bagaimana BNPB membangun dasbor penanggulangan bencana korban gempa Cianjur baru-baru ini agar mendapat koordinat yang tepat, di titik mana kerusakan dan dampak terparah untuk menentukan prioritas pengiriman bantuan. Demikian juga dengan Dinas Bina Marga Kementrian PUPR melakukan perhitungan jumlah dan klasifikasi jenis kendaraan yang melintas di jalan Ibu Kota, untuk menentukan perencanaan pemeliharaan asset jalan dan pengalihan rute apabila terjadi gangguan.

Astra Tol Cipali tak kalah perannya, dengan menggunakan CCTV, IoT, machine learning dan perangkat lunak ArcGIS untuk mengevaluasi kondisi trotoar, jembatan, fitur jalan untuk pemeliharaan dan perencanaan investasi ke depannya. Begitupun dengan Wilmar International Plantation, menggunakan GeoAI untuk memantau kesehatan tanaman sawit yang ada di ratusan ribu hektar lahan secara akurat dan real time. /

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Pemilu Sela di AS (dok: The GuardianSteven Garcia/NurPhoto/Shutterstock)
EKONOMIGLOBAL

Demokrat Menangi Pemilu Sela di AS, Apa Dampaknya bagi Asia?

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Partai Demokrat berhasil menang telak dalam pemili paruh waktu...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Suku Bunga Mekaar 8 Persen Resmi Berlaku

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama PT...

Aktifitas Bongkar Muat di Pelabuhan Belawan.
Ekonomi & Bisnis

Hingga September 2026, Kemendag Catat Tren Positif Perdagangan Luar Negeri  

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Indonesia kembali mencatatkan surplus neraca perdagangan pada September 2026...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pembahasan RUU Perkoperasian Capai 80 Persen, Ditargetkan Rampung Tahun Ini

JAKARTA, Bisnistoday – Sekretaris Kementerian Koperasi (Kemenkop) Ahmad Zabadi menyampaikan pembahasan Rancangan...