www.bisnistoday.co.id
Kamis , 24 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Gerhana Matahari Total Tidak Bisa Diamati dari Indonesia
Humaniora

Gerhana Matahari Total Tidak Bisa Diamati dari Indonesia

Gerhana
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Badan Meteorologi, Klimatologo, dan Geofisika (BMKG) menyatakan, akan terjadi fenomena alam Gerhana Matahari total di belahan dunia yang tidak dapat diamati secara langsung dari Indonesia. Masyarakat di kawasan Eropa, Rusia bagian utara, Afrika bagian barat laut, serta Amerika Utara menjadi wilayah yang berkesempatan menyaksikan Gerhana Matahari Total ini secara langsung.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu melalui keteranganya di Jakarta, Sabtu (8/8). Fenomena Gerhana Matahari Total yang terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026 nanti, tidak dapat diamati dari wilayah Indonesia. Jalur lintasan gerhana tersebut tidak melewati wilayah Nusantara dan fasenya berlangsung saat Indonesia berada pada waktu malam hari.

 “Untuk masyarakat Indonesia yang ingin menyaksikan peristiwa Gerhana Matahari Total dapat mengikutinya melalui kanal resmi NASA,” kata Rahayu di Jakarta, Sabtu (8/8).

Ayu menjelaskan, fenomena skala global ini dimulai dari fase Gerhana Sebagian (P1) pada pukul 15.34 UT (22.34 WIB), memasuki fase Gerhana Total di lokasi awal (U1) pada pukul 16.57 UT (23.57 WIB), dan mencapai puncaknya pada pukul 17.45 UT (00.45 WIB, 13 Agustus 2026). Keseluruhan proses gerhana berakhir sepenuhnya pada pukul 19.57 UT (02.57 WIB, 13 Agustus 2026).

Untuk diketahui, Gerhana Matahari Total terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi berada dalam satu garis lurus saat fase Bulan Baru. Pada puncaknya, piringan Bulan akan menutupi piringan Matahari secara utuh dari sudut pandang Bumi, sehingga mengubah suasana siang hari menjadi gelap selama beberapa saat di wilayah yang terlintasi jalur bayangan inti (umbra). Sementara itu, wilayah yang hanya terlintasi bayangan samar (penumbra) akan menyaksikan fenomena sebagai Gerhana Matahari Sebagian./BMKG/

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Humaniora

Dukung Program Prioritas Pendidikan 2027, Komisi X DPR RI Setujui Pagu Kemendikdasmen Rp89,1 Triliun

JAKARTA, Bisnistoday.co.id — Komisi X DPR RI menyetujui penyesuaian pagu Kementerian Pendidikan...

Humaniora

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas “Business Streamlining” BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola

JAKARTA, Bisnistoday– PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) melalui Direktur Human Capital...

Univ. Paramadina
Humaniora

Pendidikan Gratis hingga PTN, Presiden Prabowo Tinggal Lanjutkan Fondasi yang Telah Terbangun

JAKARTA, Bisnistoday– Gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk menggratiskan biaya pendidikan di satuan...

Humaniora

Revitalisasi Satuan Pendidikan Dorong Peningkatan Kualitas Sekolah di Bangkalan

BANGKALAN, Bisnistoday– Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengapresiasi dukungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah...