www.bisnistoday.co.id
Kamis , 1 Oktober 2026
Home EKONOMI Gubernur Aceh Apresiasi BPMA dan PT PEMA dalam Alih Kelola Blok B
EKONOMIEnergi

Gubernur Aceh Apresiasi BPMA dan PT PEMA dalam Alih Kelola Blok B

ALIH KELOLA BLOK B : Gubernur Aceh, Nova Iriansyah saat acara rencana pembangunan kembali jalan desa sepanjang 6 km, di Lhokseumawe, Kamis (26/5).
Social Media

LHOKSEUMAWE, Bisnistoday- Gubernur Aceh, Nova Iriansyah meminta semua pihak untuk mendukung segala upaya pemerintah daerah untuk menuju kedaulatan pengelolaan energi. Pengambil alihan Wilayah Kerja B kepada pengelolaan PT Pema Global Energi merupakan bentuk kesuksesan dan melalui perjalanan panjang semenjak Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) lahir melalui PP 23 Tahun 2015.

BPMA sendiri merupakan salah satu bukti implementasi MoU Helsinky dan UU Pemerintah Aceh Nomor 11 Tahun 2006.

“Untuk PT PEMA (PT Pembangunan Aceh) dan PGE dalam pengawasan BPMA sudah setahun menjalan proses alih kelola WK B, sebagai tonggak sejarah. Dalam prosesnya, banyak tantangan, dan usaha ini akhirnya berhasil dengan dibuktikan mampu mengelola WK B, untuk kesejahteraan rakyat Aceh. Kami apresiasi hal ini,” ungkap Gubernur Nova, saat kegiatan Kenduri Syukuran Satu Tahun Alih Kelola Wilayah Kerja Blok B, di Lhoksumawe, Aceh, Kamis (26/5).

Gubernur Nova menuturkan, perjalan panjang alih kelola ini bahkan diawali dari kesepakatan Helsinsky, dan berkembangkan hingga kesepakatan hidrokarbon. Untuk wilayah pengelolaan blok migas dibawah 12 mil laut sesuai aturan menjadi kewenangan pemda Aceh. Misalnya, ada eksplorai Blok Andaman I, dan Repsol juga disusul Zaratex terus berkembang.

“Ini semua memang ditakdirkan untuk kesejahteraan rakyat Aceh dimasa mendatang,” tuturnya. “Kembali saya berterima kasih kepada BPMA, PT PEMA, dan PT PGE serta semua pihak, bahkan dalam pengelolaan setahun yang lalu hingga mencapai 19 tahun kedepan,” terangnya.

Nova Iriansya menyatakan, semua upaya yang dilakukan ini muaranya adalah kesejahteraan rakyat Aceh. Misalnya dalam waktu dekat akan dibangun jalan desa sepanjang 6 km. Jalan desa ini sudah bertahan tahun mengalami kerusakan. “Kalau tak mengalir ke rakyat, sama aja bohong. Tak ada artinya, kalau tak terasa ke akar rumput. Mari sama-sama sejahterakan rakyat dan harus nampak mulai sekarang.” terangnya./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Transmisi tegangan tinngi
Energi

LUTD PLN UID Jabar Perlu Sesuaikan Karakter dan Kebutuhan Wilayah

BANDUNG, Bisnistoday.co.id – Program Light Up the Dream (LUTD) PLN UID Jawa...

kabel Udara
Energi

Listrik Jampang Kulon Dinilai Buka Peluang Investasi di Selatan Jawa Barat

BANDUNG, Bisnistoday.co.id – Penguatan infrastruktur kelistrikan di Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, dinilai...

F1 Asia Indonesia
EKONOMI

Wujudkan Kolaborasi Industri Mamin, Food Ingredients Asia Indonesia 2026 Sukses Digelar di Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Food Ingredients Asia Indonesia 2026 telah sukses diselenggarakan di...

Energi

PHE Lepas Pantai Bunyu Sosialisasikan Rencana Eksplorasi di Kalimantan Utara

TANJUNG SELOR, Bisnistoday.co.id – PT Pertamina Hulu Energi Lepas Pantai Bunyu (PHE...