www.bisnistoday.co.id
Jumat , 25 September 2026
Home EKONOMI Sektor Riil Hari Ritel Modern Momentum Bangkitkan Ekonomi
Sektor Riil

Hari Ritel Modern Momentum Bangkitkan Ekonomi

MENDAG Zulkifli Hasan saat pembukaan Fertifal Belanja di Jakarta.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menilai, Hari Ritel Modern Indonesia (Harmoni) dapat menjadi salah satu pendorong kebangkitan perekonomian nasional. Menurutnya, seluruh pihak terkait dapat memanfaatkan setiap peluang dari penyelenggaraan Harmoni. Mulai dari pelaku usaha, hingga masyarakat sebagai konsumen.

Demikian disampaikan Wamendag dalam Pembukaan Harmoni 2023 sebagai rangkaian Indonesia Retail Summit 2023. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) ini dilaksanakan di Jakarta, Selasa (15/8).

“Harmoni dapat menjadi ajang untuk menambah wawasan untuk terus meningkatkan kreativitas dan inovasi, serta untuk menjaga stabilitas pertumbuhan konsumsi nasional,” ujar Wamendag.

Menurutnya, saat ini ekonomi Indonesia kembali menunjukkan resiliensi di tengah dinamika perekonomian global yang terus melambat. Hal ini tercermin dari pertumbuhan ekonomi nasional yang melanjutkan tren yang kuat pada triwulan II 2023 sebesar 5,17 persen (YoY). Hal tersebut kemudian didukung dengan klasifikasi terbaru Bank Dunia dan Pendapatan Nasional Bruto (PNB) per kapita. Pada 1 Juli 2023 Indonesia kembali ditetapkan sebagai negara berpenghasilan menengah atas.

“Dengan demikian, dapat disampaikan bahwa saat ini kondisi perekonomian nasional secara bertahap sudah mulai pulih. Pusat-pusat perbelanjaan sudah kembali ramai oleh pengunjung dan aktivitas jual beli pun juga terus meningkat,” imbuh Wamendag.

Sementara, di level regional, momentum keketuaan Indonesia di ASEAN 2023 adalah peluang bagi Indonesia untuk menavigasi pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan di kawasan ASEAN. Dengan pertumbuhan ekonomi ASEAN yang selalu di atas rata-rata dunia, posisi ekonomi Indonesia dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya relatif kuat.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2023 diprediksi tumbuh di angka 4,8 persen, sedikit di atas proyeksi pertumbuhan ekonomi ASEAN yang berada di angka 4,7 persen. Proyeksi ini menjadi basis bagi Indonesia untuk berkontribusi dengan maksimal dalam keketuaan ASEAN.

Sedangkan di dalam negeri, sambung Wamendag, pertumbuhan ekonomi triwulan II 2023 tumbuh sebesar 5,17 persen (YoY) yang didukung oleh aktivitas konsumsi rumah tangga yang berkontribusi sebesar 53,31 persen. Konsumsi rumah tangga pada triwulan II 2023 tumbuh sebesar 5,23 persen (YoY). Hal ini mencerminkan terjaganya penguatan daya beli masyarakat yang ditopang stabilitas harga di dalam negeri serta meningkatnya pendapatan masyarakat seiring dengan keberlanjutan penciptaan lapangan kerja.

Wamendag menambahkan, dengan adanya berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Hippindo dan asosiasi lainnya, menandakan adanya kontinuitas dan konsistensi dari pelaku usaha untuk terus berkarya dan berperan menjaga perekonomian nasional.

“Kami berharap kegiatan ini dapat mengakselerasi momentum untuk memajukan perekonomian nasional dengan melibatkan seluruh pelaku usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan mendukung program Bangga Buatan Indonesia dengan belanja produk dalam negeri,” papar Wamendag. /

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Harga Emas
Sektor Riil

Kerja Sama SICPA-Peruri Securink, Keamanan Produk EMASKU® Makin Terjamin

BANDUNG, Bisnistoday  -  PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) memperkuat keamanan produk emas...

Usaha Mikro
Sektor Riil

Kisah Ketekunan Usaha Mikro Asal Klaten Membangun Bisnis Hingga Menembus Pasar Global

KLATEN, Bisnistoday - Cerita menembus pasar global tidak selalu berasal dari perusahaan...

Dr Nicolaas Warouw (kiri) dan Dr Andi Achdian seusai acara diskusi di Universitas Nasional, Rabu (26/8/2026) (foto: Adi)
Sektor Riil

Mencari Bentuk Baru Solidaritas Kelas Pekerja

JAKARTA, Bisnistoday - Perubahan dunia kerja menghadirkan persoalan baru bagi politik kelas...

Peserta Roundtable Discussion “Mewujudkan Aksi Kolaborasi Ekonomi Sirkular dalam Rantai Nilai TPT. (dok:Ist)
Sektor Riil

Percepat Ekonomi Sirkular, Pelaku Rantai Nilai Tekstil Dorong Kolaborasi

JAKARTA, Bisnistoday – Para pelaku industru tekstil yang tergabung dalam Indonesia Business...