JAKARTA, Bisnistoday – Anies Baswedan yang berpasangan dengan Muhaimin Iskandar mengalami kekalahan yang tidak terduga versi hitung cepat atau quick count versi Politika Research and Consulting (PRC).
PRC merilis, Anies-Muhaimin kalah dari Paslon nomor urut 02 di DKI Jakarta. Padahal, Anies merupakan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. Namun hal itu tidak menjadi jaminan warga DKI mendukung jalan Anies.
PRC merilis data yang masuk dalam hitung cepat sudah 100 persen per pukul 17.30 WIB, Kamis (15/2).
Data menyebutkan Anies-Cak Imin meraih 41,28 persen. Sementara Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul dengan perolehan suara 42,23 persen. Sedangkan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD hanya mendapat 16,49 persen suara.
Sementara itu hasil hitung cepat Poltracking Indonesia menyebutkan Anies-Cak Imin juga mengalami kekalahan di DKI Jakarta. Dari total data masuk 99,11 persen, Amin hanya mengumpulkan 40,85 persen suara.
Posisi pertama diduduki Prabowo-Gibran yang memperoleh 41,07 persen suara. Ganjar-Mahfud hanya mampu merengkuh 18,09 persen suara.
Kemenangan Anies-Cak Imin di DKI Jakarta terekam dalam hitung cepat Charta Politika Indonesia. Dari total data masuk 100 persen, Anies-Cak Imin memperoleh 41,88 persen suara.
Sementara itu paslon Prabowo-Gibran hanya mendapat 41,62 persen. Sedangkan Ganjar-Mahfud hanya memperoleh 16,5 persen.



















![Seorang petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke hutan yang terbakar di wilayah Lege-Cap-Ferret, Prancis barat, pada 24 Juli 2026 [Caroline Blumberg/AP]](https://bisnistoday.co.id/wp-content/uploads/2026/07/Karhutla-680x533.jpg)






















