JAKARTA, Bisnistoday – PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) menghentikan sementara pabrik di Rungkut 2, Kota Surabaya, Jawa Timur, sejak Senin ( 27/4) kemarin. Dua karyawan pabrik rokok ini meninggal dunia dalam status positif Covid-19, dan seratusan lainnya reaktif dalam rapid test. Perusahaan menjadikan keselamatan dan kesehatan karyawan sebagai prioritas utama.
Penghentian sementara bertujuan melaksanakan pembersihan dan sanitasi menyeluruh di area pabrik Rungkut 2. Perusahaan ingin menghentikan tingkat penyebaran virus corona penyebab coronavirus disease 2019 (Covid-19) yang telah berdampak pada beberapa karyawan Sampoerna di lokasi tersebut.
Elvira Lianita
Dalam keterangan resminya yang dikutip Sabtu (2/5), Direktur PT HM Sampoerna Tbk, Elvira Lianita mengatakan, penghentian sementara bertujuan melaksanakan pembersihan dan sanitasi menyeluruh di area pabrik Rungkut 2. Perusahaan ingin menghentikan tingkat penyebaran virus corona penyebab coronavirus disease 2019 (Covid-19) yang telah berdampak pada beberapa karyawan Sampoerna di lokasi tersebut.
Prioritas perusahaan memastikan keselamatan dan kesehatan para karyawan dengan menerapkan protokol kesehatan. Manajemen Sampoerna juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah dan Gugus Tugas di tingkat Kota dan Provinsi untuk mencegah penyebaran. Data dan informasi terkait karyawan yang terpapar covid-19 itu, sudah diserahkan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya dan Jawa Timur.
“Kami memberikan cuti dan tetap menerima gaji seperti biasa bagi karyawan yang terdampak; karyawan yang perlu melakukan karantina mandiri; dan karyawan yang perlu merawat anggota keluarga yang terdampak,” katanya.
Elvira Lianita juga menjamin, pihaknya mematuhi semua peraturan, dan menjalankan protokol kesehatan. Sampoerna memastikan, kualitas produk merupakan prioritas perusahaan. Mereka melakukan karantina produk selama lima hari sebelum didistribusikan ke konsumen dewasa. Itu berarti dua hari lebih lama dari batas atas stabilitas lingkungan COVID-19 yang disarankan European CDC (European Centre for Disease Prevention and Control) dan juga World Health Organization (WHO)
Karyawan Positif Civid-19
Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Provinsi Jawa Timur mengumumkan 63 karyawan PT Sampoerna pabrik Rungkut 2 terkonfirmasi positif COVID-19 usai dilakukan tes swab PCR tahap dua.“Pada tes swab tahap satu 34 karyawan, sedangkan tahap dua tercatat 29 karyawan positif COVID-19,” ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Jatim Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Minggu (3/4).
Gubernur Jatim tersebut menyampaikan klaster Pabrik Sampoerna sejak terkonfirmasi pada 28 April lalu dilakukan koordinasi intensif yang dilanjutkan dengan rapid test.Sekitar 100 karyawan yang hasilnya reaktif (positif) langsung diisolasi dan dilakukan tes swab PCR bertahap, yakni 46 orang tahap pertama dan 54 orang di tahap dua.“Hasilnya tadi itu, 34 orang ditambah 29 orang. Mereka membutuhkan perawatan rumah sakit. Jika PT Sampoerna melakukan koordinasi dengan RS tertentu akan lebih efektif,” ucap Gubernur Jatim itu. Ant/


