www.bisnistoday.co.id
Kamis , 5 November 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG Jatuh Hingga Tembus di Bawah Level Psikologis 6.000
BursaBURSA & KORPORASI

IHSG Jatuh Hingga Tembus di Bawah Level Psikologis 6.000

IHSG melemah
IHSG pada perdagangan akhir pekan, Jumat (02/08) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Kamis (28/1) kembali tertekan dan menembus batas level psikologis 6.000. IHSG ditutup melemah 129,78 poin atau 2,12 persen ke posisi 5.979,39. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 22,62 poin atau 2,35 persen ke posisi 940,52.

Menurut analis Foster Asset Management, Hans Mulyadi Irawan penurunan IHSG ini masih sebagai koreksi wajar, karena memang IHSG sudah naik cukup kencang dari bulan September 2020, dan lagi memang ada resisten di area 6.400-an.

“Secara sentimen, pelemahan IHSG dipicu kasus positif Covid-19 yang menyentuh angka satu juta kasus, Dana Moneter Internasional (IMF) yang memangkas prospek ekonomi Indonesia, dan pelemahan bursa saham global dan regional,” kata dia di Jakarta, Kamis (28/1).

Kendati demikian, ia memperkirakan IHSG pada akhir pekan masih berpeluang menguat kembali.
“Untuk saat ini memang masih minim sentimen positif, tapi kalau melihat secara grafis, ada support gap di area 5.820. Harusnya kalaupun melemah, tidak akan terlalu parah lagi. Mengingat IHSG juga sudah turun enam hari berturut-turut, ada peluang rebound di area tersebut,” ujar Hans.

Pada perdagangan, Kamis (28/1), secara sektoral delapan sektor terkoreksi dengan sektor infrastruktur turun paling dalam yaitu minus 4,19 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor energi masing-masing minus 3,65 persen dan minus 3,39 persen.

Sedangkan dua sektor meningkat yaitu sektor teknologi dan sektor perindustrian masing-masing sebesar 8,57 persen dan 0,47 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp52,49 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.307.430 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 16,76 miliar lembar saham senilai Rp16,24 triliun. Sebanyak 81 saham naik, 427 saham menurun, dan 118 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 437,79 poin atau 1,53 persen ke 28.197,42, Indeks Hang Seng turun 746,76 poin atau 2,55 persen ke 28.550,77, dan Indeks Straits Times terkoreksi 40,57 atau 1,37 persen ke 2.918,06./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Bursa

DIDIMAX Perkuat Literasi Perdagangan Berjangka Lewat Program Edukasi Komprehensif

JAKARTA, Bisnistoday.co.id, — DIDIMAX terus memperluas komitmennya dalam meningkatkan literasi perdagangan berjangka...

BursaBURSA & KORPORASI

OJK Catat Pembukaan 27,23 Juta Rekening Sepanjang Bulan Inklusi Keuangan 2026

BANDUNG, Bisnistoday.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembukaan 27,23 juta rekening...

Bursa

Raih Best Trading Education CNBC Indonesia Awards 2026, DIDIMAX Makin Perkuat Literasi Trading Nasional

JAKARTA, Bisnistoday.co.id,- DIDIMAX kembali menorehkan prestasi gemilang di industri perdagangan berjangka Indonesia....

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Masih Fluktuatif, Mirae Asset Ingatkan Pentingnya Fundamental Saham

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai ketidakpastian pasar global...