www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 31 Oktober 2026
Home BURSA & KORPORASI IHSG Melemah, Rupiah Menguat Tipis
BURSA & KORPORASI

IHSG Melemah, Rupiah Menguat Tipis

IHSG pada perdagangan Senin (6/9) ditutup stagnan. Sementara rupiah menguuat tipis
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Kamis (2/9) kembali tertekan hingga ditutup melemah 12,7 poin ke posisi 6.078,23. Sementara indeks LQ45 naik 2,35 poin ke posisi 862,86.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Kamis (2/9) menyebutkan upaya pemerintah dalam penanganan pandemi dinilai menjadi kunci terhadap pemulihan industri pariwisata.

Saat ini, laju kedatangan turis masih belum mengalami perbaikan dimana penurunan terus terjadi hingga penutupan semester I 2021. Tercatat penurunan sepanjang Juli sebesar 10,77 persen (yoy).

Dibuka menguat, selang satu jam IHSG melemah dan terus berada di zona merah hingga penutupan sesi pertama perdagangan. Pada sesi kedua IHSG masih tak mampu beranjak dari teritori negatif hingga penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor meningkat dimana sektor energi naik paling tinggi yaitu 0,63 persen, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor barang konsumen primer masing-masing 0,54 persen dan 0,2 persen.

Sedangkan tujuh sektor terkoreksi dimana sektor teknologi turun paling dalam yaitu minus 2,03 persen, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor keuangan masing-masing minus 1,55 persen dan minus 0,4 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau “net foreign sell” sebesar Rp91,81 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.344.177 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,6 miliar lembar saham senilai Rp9,35 triliun. Sebanyak 210 saham naik, 277 saham menurun, dan 160 tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 92,49 poin atau 0,33 persen ke 28.543,51, indeks Hang Seng naik 62,14 poin atau 0,24 persen ke 26.090,43, dan indeks Straits Times meningkat 0,59 poin atau 0,02 persen ke 3.088,43.

Rupiah Menguat

Sementara nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta ditutup menguat seiring pelaku pasar yang menanti laporan tenaga kerja Amerika Serikat yang akan dirilis akhir pekan.

Rupiah ditutup menguat 10 poin atau 0,07 persen ke posisi Rp14.273 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.283 per dolar AS.

“Investor menunggu laporan pekerjaan AS terbaru yang dapat menjadi petunjuk tentang rencana pengurangan aset oleh The Federal Reserve,” kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi seperti dikutif Antara, Kamis.

Data tenaga kerja AS versi swasta untuk Agustus semalam dirilis mencapai 374 ribu, jauh di bawah ekspektasi 640 ribu.

Namun pelaku pasar masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari data tenaga kerja AS versi pemerintah yang akan dirilis Jumat (3/9) malam.

Gubernur The Fed Jerome Powell mengindikasikan pemulihan pasar tenaga kerja akan menentukan kapan bank sentral memulai pengurangan pembelian aset.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp14.265 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.265 per dolar AS hingga Rp14.290 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis menguat ke posisi Rp14.281 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.284 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BursaBURSA & KORPORASI

OJK Catat Pembukaan 27,23 Juta Rekening Sepanjang Bulan Inklusi Keuangan 2026

BANDUNG, Bisnistoday.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembukaan 27,23 juta rekening...

BursaBURSA & KORPORASI

ACMF Dukung Reformasi dan Penguatan Pasar Modal Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - ASEAN Capital Markets Forum (ACMF) mendukung reformasi strategis dan...

BursaBURSA & KORPORASI

OJK Jatuhkan Total Denda Rp2,52 Triliun Terhadap Pelanggaran di Pasar Modal

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menjatuhkan sanksi denda kepada...

BURSA & KORPORASIKorporasi

OJK Ungkap Pelanggaran Transaksi Saham DSSA, BREN dan CUAN

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) jatuhkan sanksi terhadap pihak-pihak yang...