www.bisnistoday.co.id
Rabu , 26 Agustus 2026
Home EKONOMI Industri Kecil dan Menengah Raih Penghargaan Upakarti
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Industri Kecil dan Menengah Raih Penghargaan Upakarti

MENPERIN AGUS G KARTASASMITA saat penghargaan upakarti bagi IKM.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyelenggarakan Penganugerahan Penghargaan Upakarti, sebuah penghargaan di bidang perindustrian bagi pihak-pihak yang berprestasi, berjasa, dan aktif melakukan pembangunan dan/atau pemberdayaan terhadap IKM. Pada tahun 2022, Pemerintah menganugerahkan dua kategori Penghargaan Upakarti, yaitu Kategori Jasa Kepeloporan dan Kategori Jasa Pengabdian.

“Penganugerahan Penghargaan Upakarti diharapkan dapat meningkatkan kesadaran, mendorong motivasi serta prakarsa masyarakat, baik orang perseorangan, lembaga/organisasi ataupun perusahaan untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan dan pemberdayaan industri kecil dan industri menengah, guna meningkatkan kesempatan berusaha dan perluasan kesempatan kerja di seluruh wilayah Indonesia,” kata Menteri Perindustriaan dalam acara penganugerahan dan penyerahan piala Penghargaan Upakarti di Gedung Kementerian Perindustrian, kemarin.

Menperin berharap, para penerima Penghargaan Upakarti dapat berpartisipasi, berkolaborasi, dan menjadi agen pemicu pertumbuhan perekonomian di daerah. Para pemenang juga didorong bekerja bersama pemangku kepentingan lainnya untuk membantu pengembangan dan penguatan IKM, sehingga dapat berperan lebih besar dalam perekonomian nasional.

Agus menyambut gembira semakin meratanya peraih penghargaan Upakarti tahun 2022 hingga ke provinsi-provinsi di luar Pulau Jawa. Hal ini menandakan bahwa kepedulian masyarakat akan kemajuan IKM semakin tinggi. “Semoga penghargaan ini dapat menjadi suntikan penyemangat untuk berbuat lebih banyak lagi dalam meningkatkan daya saing industri kecil dan menengah di daerah masing-masing yang memerlukan usaha yang progresif dan kolaboratif dari seluruh pemangku kepentingan baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, pihak swasta, maupun masyarakat,” ungkap Agus.

IKM merupakan salah satu bagian dari industri manufaktur yang memegang peran strategis dalam perekonomian nasional, dengan besarnya populasi yang mencapai 4,4 juta unit usaha. Kontribusi IKM terhadap perekonomian nasional dapat terwujud dengan peran serta masyarakat dan juga kepedulian Industri besar. Karenanya, Menperin mengapresiasi dedikasi dan upaya yang dilakukan oleh seluruh penerima penghargaan, baik perorangan maupun perusahaan, yang terus menerus melakukan pembinaan, pembangunan, dan pemberdayaan IKM sehingga dapat lebih berdaya saing dan berkontribusi terhadap perekonomian nasional.

Seleksi dan Penjurian

Sementara itu Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (Dirjen IKMA) Kemenperin Reni Yanita menyampaikan, panitia menerima 65 usulan peserta Penghargaan Upakarti melalui website dan telah melakukan seleksi administrasi, substansi, pemeringkatan dan penjurian, hingga menetapkan 10 Penerima Penghargaan Upakarti tahun 2022.

Reni menjelaskan, Penghargaan Upakarti tahun 2022 Kategori Jasa Pengabdian diberikan kepada orang-perseorangan Warga Negara Indonesia atau Lembaga/organisasi yang berkedudukan di Indonesia yang tugas dan fungsinya tidak melakukan pembangunan dan pemberdayaan terhadap IKM.

Pemberdayaan IKM

Adapun Kategori Jasa Kepeloporan diberikan kepada perusahaan berskala menengah atau besar dan berkedudukan di Indonesia yang melakukan pembangunan dan pemberdayaan IKM melalui pengembangan, penguatan keterkaitan, dan hubungan kemitraan dengan prinsip saling menguntungkan.

Multiyasa Abadi Sentosa (MAS) merupakan salah satu penerima Penghargaan Upakarti Kategori Jasa Kepeloporan. Menurut Hendro Suseno selaku direktur utama, Upakarti adalah penghargaan bergengsi yang diberikan pemerintah kepada industri kecil dan menengah yang dianggap berprestasi, sehingga banyak IKM yang berlomba lomba untuk memperoleh penghargaan tersebut.

“Keikutsertaan perusahaan dalam Penghargan Upakarti mampu mendorong kami untuk mengevaluasi seluruh proses bisnis perusahaan, dimulai dari penerimaan pesanan, keterlibatan masyarakat dalam pembuatan produk hingga pengiriman produk jadi ke pelanggan,” ujar Hendro./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Produk Halal
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Industri Halal Menjadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday-  Industri halal dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu...

Java Kopi
Ekonomi & Bisnis

Ekspor Kopi Jawa Barat Senilai Rp2,64 Miliar Dilepas Menuju ke Inggris

BANDUNG, Bisnistoday - Kementerian Perdagangan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyaksikan pelepasan...

EKONOMI

OJK Sebut Kota Bandung Layak Jadi Role Model Pemberdayaan UMKM dan Pemberantasan Rentenir

BANDUNG, Bisnistoday - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat menilai Kota Bandung layak...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

LPDB Koperasi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Usaha Pengrajin Lurik Prasojo

JAKARTA, Bisnistoday - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi berkomitmen terus meningkatkan...