www.bisnistoday.co.id
Minggu , 16 Agustus 2026
Home LIFESTYLE Otomotif & Tekno Jabra Hadirkan Inovasi Kolaborasi Audio dan Video Generasi Terbaru
Otomotif & Tekno

Jabra Hadirkan Inovasi Kolaborasi Audio dan Video Generasi Terbaru

Kiri – Kanan :1. Louis Sudarso, Country Manager, Enterprise, Indonesia, Jabra. 2. Yunieke Stephani, Assistant Country Manager, Indonesia Enterprise, Jabra. 3. Ken Cheung, Technical Product Marketing Manager, Jabra
Kiri – Kanan :1. Louis Sudarso, Country Manager, Enterprise, Indonesia, Jabra. 2. Yunieke Stephani, Assistant Country Manager, Indonesia Enterprise, Jabra. 3. Ken Cheung, Technical Product Marketing Manager, Jabra
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Jabra memperkenalkan dua inovasi utama untuk menunjang lingkungan kerja hibrida: seri headset Jabra Evolve3 dan Jabra PanaCast Room Kit.

Di tengah tren model kerja hibrida yang kian meluas, teknologi kolaborasi kini menjadi tulang punggung operasional harian perusahaan. Mulai dari kebutuhan fokus individu hingga partisipasi tim di ruang rapat.

“Solusi terbaru Jabra dirancang untuk memastikan komunikasi tetap jernih, mobilitas terjaga, dan sistem yang mudah dikembangkan (scalable),”. ujar Louis Sudarso, Country Manager, Enterprise, Indonesia, Jabra di Jakarta, Selasa (21/4)

Seri Jabra Evolve3 merupakan headset yang dirancang khusus bagi para profesional hibrida dengan mobilitas tinggi, mulai dari kantor, rumah, hingga saat di perjalanan. Tersedia dalam varian over-the-ear (Jabra Evolve3 85) dan on-the-ear (Jabra Evolve3 75), seri ini mengusung desain boomless (tanpa tangkai mikrofon) yang elegan namun tetap dibekali kecerdasan audio ciamik.

Hingga saat ini, kualitas suara yang buruk masih menjadi kendala utama bagi para profesional. Data menunjukkan bahwa 99% pekerja (knowledge workers) merasa kualitas audio yang buruk mengganggu kelancaran pertemuan daring. Bahkan, kualitas panggilan menjadi keluhan utama bagi pengguna headset. Meski begitu, 46% pekerja masih menggunakan headset konsumen biasa yang tidak dirancang untuk standar komunikasi profesional, baik dari sisi kejernihan, kenyamanan, maupun kompatibilitas.

Berita Terkait:Politeknik Negeri Jakarta Raih Prestasi Lewat Video Inovatif HMGP di Ajang PPK Ormawa

“Melalui teknologi Jabra ClearVoice dan deep neural network (DNN) yang dilatih menggunakan lebih dari 60 juta sampel kalimat, Jabra Evolve3 mampu memisahkan suara pengguna dari kebisingan latar belakang tanpa memerlukan tangkai mikrofon fisik,” ungkap Louis.

Sistem ini memprioritaskan kejernihan suara bagi lawan bicara, sehingga percakapan tetap terdengar jelas meski berada di lingkungan yang bising. Fitur Adaptive Active Noise Cancellation (ANC) juga secara otomatis menyesuaikan tingkat kedap suara berdasarkan kondisi lingkungan dan posisi pemakaian headset secara real-time.

Kebutuhan akan interaksi suara pun semakin meningkat seiring tingginya mobilitas kerja. Riset mengungkapkan bahwa perintah suara bisa bekerja tiga kali lebih cepat daripada mengetik, sehingga akurasi penangkapan suara menjadi hal krusial bagi profesional yang bekerja secara mobile.

“Dengan daya tahan baterai yang panjang serta fitur pengisian daya cepat, seri Jabra Evolve3 memastikan produktivitas tetap berjalan,” kata Louis.

 

Jabra PanaCast Room Kit

Melengkapi inovasi pada sisi audio personal, Jabra PanaCast Room Kit hadir untuk membawa kolaborasi cerdas ke ruang pertemuan berbagai ukuran. Mengusung konsep plug-and-play, sistem ini mendukung performa video dan audio yang konsisten di ruang rapat menengah hingga besar.

Hadir dengan pilihan satu, tiga, hingga lima kamera, pengguna dapat menyesuaikan cakupan video dengan tata letak ruangan masing-masing untuk menjaga pengalaman pengguna yang setara di setiap lokasi.

Didukung teknologi video panoramik dan kecerdasan multi-camera, sistem ini secara otomatis melakukan framing pada pembicara dan menangkap seluruh sudut ruangan. Integrasi audio yang mumpuni memastikan peserta jarak jauh dapat mendengar diskusi dengan jernih, menciptakan pengalaman rapat yang lebih inklusif dan terasa nyata bagi semua partisipan.

 

Berdasarkan studi Jabra Knowledge Worker Study bersama London School of Economics, 60% profesional memprediksi bahwa suara akan menjadi cara utama mereka berinteraksi dengan teknologi di tempat kerja dalam tiga tahun ke depan.

 

Dengan memadukan kecerdasan audio personal dan sistem video berbasis ruangan yang dapat diskalakan, Jabra menghadirkan ekosistem terintegrasi yang mampu menjawab tuntutan nyata dunia kerja hibrida.

 

“Pola kerja hibrida di Indonesia berkembang semakin dinamis, mulai dari ruang kerja pribadi hingga ruang rapat di kantor, perusahaan membutuhkan teknologi kolaborasi yang tidak hanya andal, tetapi juga mampu beradaptasi dengan berbagai cara kerja,” pungkas Louis./E2

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Otomotif & Tekno

Erajaya Active Lifestyle Hadirkan Shokz OpenDots 2

JAKARTA, Bisnistoday – Erajaya Active Lifestyle (ERAL) bersama Shokz perkuat portofolio lifestyle...

Kecerdasan Buatan Diprediksi Ciptakan Turbulensi di Pasar Kerja (Dok: Igor Omilaev)
Ekonomi & BisnisOtomotif & Tekno

Betulkah AI Ciptakan Turbulensi di Pasar Kerja?

JAKARTA, Bisnistoday – Tanggapan terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) umumnya suram....

Otomotif & Tekno

ChromaLuxe: Evolusi Teknologi Print Digital Modern untuk Karya Cetak Multisensori 

JAKARTA, Bisnistoday – XGraphics, baru-baru ini meluncurkan inovasi teknologi terbarunya ChromaLuxe di...

Otomotif & Tekno

Indonesia-Italia Jalin Kerja Sama Bangun Fregat hingga Kapal Selam

JAKARTA, Bisnistoday - Modernisasi alat utama sistem persenjataan matra laut Indonesia memasuki...