JAKARTA, Bisnistoday – J&T Cargo ikuti pameran Transport & Logistics Indonesia yang berlangsung pada 24-26 Mei 2023 di JIEXPO Kemayoran. Perusahaan menyatakan, memberikan layanan logistik yang lebih lengkap dan fleksibel.
Menurut Badan Pusat Statistik, Ekonomi Indonesia pada triwulan I-2023 terhadap triwulan sebelumnya tumbuh sebesar 5,03 persen, di mana pertumbuhan tertinggi ada pada Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan sebesar 15,93 persen. Pertumbuhan ini seiring dengan naiknya permintaan layanan supply chain management J&T Cargo yang menargetkan berbagai perusahaan manufaktur di Indonesia.
J&T Cargo mulai menghadirkan layanan supply chain management pada Q4 2022 yang fokus pada transportasi dan pergudangan. Membantu klien mengelola atau mendistribusikan peralatan, perlengkapan, mesin, hingga barang-barang produksi perusahaan manufaktur.
“Saat ini J&T Cargo serius menggarap supply chain management dengan melakukan ekspansi sumber daya hingga 3x lipat,” ujar Jonathan, CEO J&T Cargo dalam keteranganya di Jakarta, Kamis (25/5).
Layanan supply chain J&T Cargo melayani berbagai jenis klien dari perusahaan manufaktur mulai barang elektronik, distributor apparel, developer, special projects, heavy equipments, FMCG, seperti Midea, Modena, Camel, Gree, PT. Indo Traktor Utama, dan lainnya.
J&T Cargo juga menyediakan pilihan layanan yang menyasar klien dari berbagai skala bisnis. FastTrack untuk pengiriman rutin. MaxTrack sebagai layanan khusus di atas 100kg. AirTrack untuk pengiriman via udara. EzTrack untuk pebisnis online. Dengan hadirnya supply chain management, kini layanan J&T Cargo semakin lengkap dan fleksibel menyesuaikan kebutuhan konsumen di Indonesia./




