JAKARTA, Bisnistoday – Pada setiap penyelenggaraan Piala Dunia, laga pembuka selalu menarik perhatiaan lantaran miliaran pasang mata di seluruh dunia tertuju pada pertandingan pascaupacara pembukaan, termasuk laga antara tuan rumah Meksiko kontra Afrika Selatan, Kamis atau Jumat (12/6/2026) dini hari WIB.
Baru sembilan menit laga berjalan, publik tuan rumah bersorak ketika Julian Quinones mencetak gol pembuka. Meksiko kemudian kembali menambah gol melalui striker veteran Raul Jimenez pada menit ke-67, sekaligus memastikan kemenangan 2-0 atas tim tuan rumah Piala Dunia 2010 tersebut.
Tidak seperti pemain-pemain top yang bermain di klub-klub elite Eropa, nama Quinones dan Jimenez mungkin masih asing di telinga. Lantas siapakah kedua pahlawan Meksiko tersebut dan bagaimana perjalanan karier mereka?
Julian Quinones
Penyerang berusia 29 tahun ini lahir dan besar di Kolombia, tempat ia bermain untuk tim junior negara tersebut, tetapi tidak pernah di level senior.
Sejak 2016, Quinones hijrah ke Meksiko dan memperkuat salah satu klub lokal. Di sana ia kemudian memperoleh kewarganegaraan pada 2023 yang membuka jalan baginya untuk mewakili negara tersebut di kancah internasional.
Hanya butuh satu bulan bagi Quinones untuk dipanggil ke tim nasional, dan sejak saat itu sang striker selalu jadi andalan.
Quinones pernah memperkuat klub Liga Pro Saudi, Al-Qadsiah pada 2024 dengan nilai transfer sebesar US$16 juta.
Ia kini bergabung dengan beberapa nama paling terkenal dalam sejarah sepak bola, termasuk Pele, sebagai orang yang mencetak gol pembuka di Piala Dunia.
Raul Jimenez
Penyerang veteran itu tampak emosional saat merayakan gol pertamanya di Piala Dunia dengan sundulan pada menit ke-67.
Gol itu merupakan simbol dari kebangkitannya yang luar biasa setelah ia pulih dari patah tulang tengkorak setelah bertabrakan dengan David Luiz saat bermain untuk Wolverhampton Wanderers pada 2020. Sejak itu, ia harus mengenakan pelindung kepala di setiap pertandingan.
Pemain berusia 35 tahun itu absen selama delapan bulan sebelum kembali bermain untuk Wolves pada Agustus 2021 dan mencetak gol pertamanya setelah cedera pada bulan berikutnya. Gol itu ia dedikasikan untuk keluarganya dan tim medis sebagai bentuk penghormatan.
Sejak kehilangan ayahnya pada bulan Maret, Jimenez telah mendedikasikan banyak golnya untuk mendiang ayahnya sambil menunjuk ke langit dan menangis tersedu-sedu.//





































