www.bisnistoday.co.id
Minggu , 19 Juli 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Mendag Busan Dorong CEO Perusahaan Manufaktur Optimalkan Ajang Bisnis Trade Expo Indonesia
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Mendag Busan Dorong CEO Perusahaan Manufaktur Optimalkan Ajang Bisnis Trade Expo Indonesia

Mendag Busan
MENDAG Budi Santoso saat gathering dengan para CEO Perusahaan Manufaktur di Jakarta, kemarin./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak perusahaan manufaktur nasional untuk berpartisipasi pada Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 pada 14—18 Oktober 2026 mendatang. Menurutnya, sektor manufaktur berperan strategis sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi nasional, pencipta lapangan kerja, sekaligus kontributor utama ekspor Indonesia. Para pelaku usaha manufaktur dapat memanfaatkan TEI untuk memperluas akses pasar ekspor dan memperkuat posisi produk Indonesia di pasar global.

Ajakan tersebut disampaikan Mendag Busan dalam CEO Gathering TEI ke-41 di Jakarta, Kamis (11/6). Acara ini dihadiri 28 perusahaan dan asosiasi dari berbagai subsektor manufaktur seperti tekstil, farmasi, elektronika, otomotif, kosmetika, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) industri strategis, serta industri hilirisasi logam. TEI ke-41 akan digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten.

“Kami menyelenggarakan Trade Expo untuk membantu pelaku usaha memperluas pasar. Oleh, karena itu, kami sangat berharap Bapak dan Ibu dapat berpartisipasi pada TEI 2026 agar semakin banyak buyer yang datang dan semakin besar transaksi yang tercipta,” ujar Mendag Busan.

Mendag Busan menyebut, TEI ke-41 akan semakin mendukung perdagangan Indonesia yang saat ini masih menunjukkan kinerja positif. Pada periode Januari–April 2026, Indonesia mencatat surplus perdagangan USD5,64 miliar. Di periode ini, ekspor Indonesia juga tumbuh 5,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, surplus pada April 2026 memperpanjang tren surplus perdagangan menjadi 72 bulan berturut-turut. “Hal ini menunjukkan, produk Indonesia tetap memiliki daya saing dan diminati pasar internasional,” kata Mendag Busan.

Mendag Busan menjelaskan, Kemendag terus memperkuat layanan promosi perdagangan melalui TEI, termasuk program penjajakan bisnis (business matching) yang mempertemukan pelaku usaha dengan calon buyer dari berbagai negara. Peserta TEI tidak hanya memperoleh fasilitas pameran, tetapi juga mendapatkan pendampingan promosi produk melalui perwakilan perdagangan (perwadag) RI di luar negeri.

Ia pun menjelaskan, peserta yang telah mendaftar TEI dapat mengikuti sesi presentasi (pitching) produk kepada perwadag RI di luar negeri. Selanjutnya, para peserta akan dibantu mencarikan buyer potensial sebelum pelaksanaan pameran. Dengan begitu, peluang transaksi tercipta lebih awal.

“Ketika perusahaan sudah mendaftar, kami fasilitasi mulai dari pitching, pencarian buyer, hingga business matching. Bahkan, tidak sedikit transaksi terjadi sebelum pelaksanaan Trade Expo Indonesia,” ujar Mendag Busan.

Potensi Transaksi Bisnis

Mendag Busan mengungkapkan, pada penyelenggaraan TEI tahun lalu, transaksi pada hari pertama mencapai sekitar USD 9,98 miliar yang didukung penandatanganan sekitar 131 kontrak dagang. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan efektivitas program business matching yang dijalankan Kemendag bersama jaringan perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri.

Selain itu, program business matching bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga menunjukkan perkembangan signifikan. Nilai transaksi pada periode Januari–April 2026 nilainya telah mencapai USD 193 juta. Nilai ini jauh meningkat dibanding sepanjang 2025 yang mencapai USD 134,8 juta.

“Artinya, produk-produk Indonesia tetap menarik bagi buyer internasional. Oleh karena itu, kami optimistis TEI tahun ini akan menghasilkan transaksi yang lebih besar dan membuka pasar baru yang lebih luas,” kata Mendag Busan.

CEO Gathering merupakan agenda rutin yang diselenggarakan menjelang pelaksanaan TEI setiap tahun sebagai sarana membangun kolaborasi dengan dunia usaha. Tahun ini, Kemendag merencanakan lima kali penyelenggaraan CEO Gathering yang akan melibatkan pimpinan perusahaan swasta maupun BUMN dari berbagai kategori produk.

Perluas Jaringan Pasar

Perwakilan PT Bio Farma, Andhika Hamdan Zalfar, menyatakan, partisipasi dalam TEI memberikan manfaat nyata bagi perusahaan dalam memperluas jaringan bisnis internasional. “Kami hampir setiap tahun mengikuti TEI dan pengalaman kami sangat positif. TEI menjadi ajang yang tidak mengecewakan bagi perusahaan yang ingin memperkenalkan produknya ke pasar internasional,” tambah Hamdan.

Sementara itu, perwakilan Perwakilan PT Pan Brothers Tbk, Venny Haryanto, menilai partisipasi TEI memberikan manfaat besar bagi perusahaan dalam menjangkau buyer internasional dan memperluas peluang ekspor. Menurut Venny, TEI menjadi wadah yang efektif untuk mempertemukan pelaku usaha nasional dengan pasar internasional serta membuka peluang kerja sama baru.

“TEI merupakan kesempatan sangat baik dari pemerintah untuk membantu perusahaan Indonesia memperkenalkan produknya kepada buyer internasional. Kami dapat memperluas jaringan dan membuka lebih banyak peluang bisnis dengan pelanggan dari berbagai negara,” ujar Venny. /

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Menteri Nusron
HEADLINE NEWSNasional

Menteri Nusron Ingatkan Kembali Transformasi Pelayanan Pertanahan Untuk Masyarakat

SURABAYA, Bisnistoday - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memasuki...

Singkong
HEADLINE NEWS

Dorong Daya Saing IKM Pangan Berbasis Agro Komoditas Singkong

JAKARTA, Bisnistoday- Singkong menjadi komoditas yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi...

Proyek Masela
EnergiHEADLINE NEWS

Proyek Strategis LNG Abadi Masela Untuk Wujudkan Kemandirian Energi Nasional

JAKARTA, Bisnistoday - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Perpres Distribusi Barang Bersubsidi Lewat KDKMP Segera Terbit

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan Koperasi Desa Merah Putih...