www.bisnistoday.co.id
Selasa , 18 Agustus 2026
Home NASIONAL & POLITIK Kemenkes Fokus Bebas Malaria Tahun 2030
NASIONAL & POLITIK

Kemenkes Fokus Bebas Malaria Tahun 2030

BEBAS MALARIA : Plt. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Kemenkes Tiffany Tiara Pakasi dalam konferensi pers virtual yang diikuti di Jakarta, Jumat (23/4).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Kesehatan fokus mengejar target Indonesia Bebas Malaria 2030. Untuk mewujudkan ini, pemerintah menargetkan pencapaian daerah bebas malaria tingkat provinsi dan sebelumnya seluruh kabupaten/kota di Indonesia harus sudah mencapai bebas malaria.

“Keberhasilan Indonesia Bebas Malaria ditentukan oleh keberhasilan deteksi dini kasus malaria di masyarakat, terutama kasus pada penduduk migran. Deteksi kasus penduduk migran adalah terkait dengan kewenangan sektor di luar kesehatan,” kata Plt. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Kemenkes Tiffany Tiara Pakasi dalam konferensi pers virtual yang diikuti di Jakarta, Jumat.

Hari Malaria Sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 25 April. Pada tahun ini acara puncak diadakan di Lombok Tengah, Provinsi NTB pada 31 Mei 2022.

Acara akan dilakukan secara kombinasi luring dan daring dengan tujuan meningkatkan komitmen pemerintah daerah dan semua pemangku kepentingan memobilisasi dukungan dan peran aktif seluruh komponen masyarakat guna mewujudkan Indonesia Bebas Malaria 2030.

Lebih lanjut, menurut Tiffany, keberhasilan bebas malaria juga ditentukan oleh pengendalian vektor di lingkungan seperti tambak yang terbengkalai, persawahan, perkebunan dengan genangan air, rawa, lagun, dan lingkungan dengan genangan air lainnya.

Untuk itu, Tiffany Tiara Pakasi mendorong keterlibatan masyarakat dan sektor swasta, seperti perusahaan pertambangan, perusahaan perkebunan, dan perusahaan lain yang memberikan dukungan sumber daya sebagai tanggung jawab sosial perusahaan.

Target Lima Provinsi

Sebagai tahap awal, Kemenkes menetapkan lima regional provinsi sebagai target eliminasi untuk mencapai Indonesia Bebas Malaria pada 2030. “Untuk mencapai target ini, perlu dilakukan intensifikasi pelaksanaan penanggulangan malaria secara terpadu dan menyeluruh,’ kata Tiffany Tiara Pakasi.

Hingga 2021, kata dia, sebanyak 347 dari 514 kabupaten/kota atau 68 persen sudah dinyatakan mencapai eliminasi. Dalam rangka mencapai target Indonesia Bebas Malaria 2030, maka dibuat regionalisasi target eliminasi.

Ia menjelaskan regional I terdiri atas provinsi di Pulau Jawa dan Bali, regional II provinsi di Sumatera, Sulawesi dan Nusa Tenggara Barat, regional III provinsi di Kalimantan dan Maluku Utara, regional IV provinsi Maluku dan Nusa Tenggara Timur dan regional V Provinsi Papua dan Papua Barat.

Menurutnya, jumlah kasus malaria di Indonesia pada 2021 mencapai 304.607 kasus, jumlah ini menurun jika dibandingkan 2009 mencapai 418.439 kasus. Berdasarkan jumlah kasus tersebut diketahui angka kasus kesakitan malaria yang dinyatakan dengan indikator Annual Paracite Incidence (API) sebesar 1,1 kasus per 1.000 penduduk./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

HumanioraNASIONAL & POLITIK

SMP dan SMA Labschool Peringati Kemerdekaan dengan Ikuti Lari Lintas Juang

JAKARTA, Bisnistoday – SMP dan SMA Labschool di wilayah Jakarta menggelar Lari...

Fahri Hamzah
NasionalNASIONAL & POLITIK

Fahri Hamzah Bahas Transformasi Kota Bersama Sultan DIY

YOGYAKARTA, Bisnistoday – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah...

Wamen ATR/BPN
NasionalNASIONAL & POLITIK

Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden

JAKARTA, Bisnistoday  - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan...

Bahlil Sentil Menteri Perumahan maruara sirait prabowo hipmi
NasionalNASIONAL & POLITIK

Canda Bahlil Colek Kinerja Perumahan di Depan Prabowo

LAMPUNG, BisnisToday - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Bahlil...