www.bisnistoday.co.id
Rabu , 26 Agustus 2026
Home EKONOMI Presiden Jokowi Larang Ekspor Bahan Baku Migor
EKONOMISektor Riil

Presiden Jokowi Larang Ekspor Bahan Baku Migor

LARANG EKSPOR MIGOR : Presiden Jokowi melarang ekspor bahan baku migor dan migor efektif per 28 April 2022 mendatang.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Presiden Joko Widodo melarang ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng ke luar negeri per Kamis, 28 April 2022 mendatang. Kebijakan ini untuk mendorong pemenuhan kebutuhan minyak goreng untuk masyarakat dalam negeri dengan harga terjankau. 

“Hari ini saya telah memimpin rapat tentang pemunhan kebutuhan pokok rakyat utama yang berkaitan ketersediaan migor dalam negeri. Dalam rapat tersebut telah saya putuskan, Pemerintah melarang ekspor bahan baku migor dan migor mulai kamis 28 April 2022 sampai batas waktu yang akan ditentukann kemudian,” ungkap Presiden Jokowi usai melakukan rapat terbatas di Istana, Jumat (23/4). 

Presiden Jokowi juga terus memantau pelaksanaan pelarangan ekspor bahan baku migor tersebut. “Saya akan terus pantau dan mengevaluasi kebijakan ini, pelaksanaan kebijakan ini agar ketersediana minyak goreng melimpah dan harga terjangkau,” ungkapnya dalam keteranganya di Twitter.

Sementara, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Rabu (20/4) menyatakan, program Penyediaan Minyak Goreng Curah untuk Kebutuhan Masyarakat, Usaha Mikro, dan Usaha Kecil terus bergulir dan meningkat angka pemenuhan distribusinya. Menurutnya, per 19 April 2022, data Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (SIMIRAH) menunjukkan distribusi Minyak Goreng Curah Bersubsidi selama bulan April (19 hari) mencapai 136.720 Ton, atau rata-rata 7.197 Ton/hari.

Angka tersebut sesuai perkiraan Kemenperin pada minggu lalu, bahwa rata-rata distribusi Minyak Goreng Curah Bersubsidi pada minggu ketiga April 2022 akan mencapai rata-rata sebanyak 7.000 Ton per hari, atau memenuhi kebutuhan secara nasional.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada para produsen minyak goreng sawit dalam program ini yang terus memacu distribusinya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Menperin.

Agus G Kartasasmita menegaskan, Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perindustrian, serius dan berkomitmen menjalankan tugas dari Presiden untuk menyediakan Minyak Goreng Curah Bersubsidi di pasar, sesuai dengan harga yang telah ditetapkan, yaitu Rp14.000/liter atau Rp15.500/kilogram./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMI

OJK Sebut Kota Bandung Layak Jadi Role Model Pemberdayaan UMKM dan Pemberantasan Rentenir

BANDUNG, Bisnistoday - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat menilai Kota Bandung layak...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

LPDB Koperasi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Usaha Pengrajin Lurik Prasojo

JAKARTA, Bisnistoday - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi berkomitmen terus meningkatkan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop Anugerahkan Koperasi Award kepada Gen Z hingga Tokoh Nasional

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Koperasi (Kemenkop) menganugerahkan Koperasi Award kepada sejumlah tokoh...

Dirut KAI
EKONOMI

Dirut KAI Fokus Optimalkan Area Pertumbuhan Ekonomi Wilayah TOD

JAKARTA, Bisnistoday – PT Kereta Api Indonesia (KAI) bakal lebih fokus pengembangan...