TANGERANG SELATAN, Bisnistoday – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menyediakan platform pembelajaran digital, yaitu talentakoperasi.id. Website ini memberikan akses belajar mandiri secara gratis yang dapat dapat diakses 24 jam setiap hari.
“Kami mengajak generasi muda untuk belajar dari web talentakoperasi.id. Nanti bisa belajar mengelola koperasi. Kita bisa melihat potensi daerah. Artinya, kita bisa melihat peluang untuk berbisnis di Kopdes,” kata Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop Destry Anna Sari, saat mendampingi Wamenkop Farida Farichah pengarahan pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) 2026 dengan tema “Eratkan Ikatan Rengkuh Masa Depan” di Kota Tangerang Selatan, Minggu (1/2/).
Destry mengemukakan platform pembelajaran digital ini terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar tentang koperasi, mulai dari masyarakat umum, mahasiswa, hingga pengurus koperasi.
Ia berharap melalui sistem pembelajaran mandiri secara digital dapat meningkatkan literasi atau pemahaman masyarakat terlebih pengurus koperasi, sehingga pengelolaan koperasi berjalan secara professional.
Berdasarkan data web talentakoperasi.id, portal ini sudah dikunjungi 659.218 dan mempunyai 27.004 learners atau pemelajar. Ada 5.582 orang yang sudah menyelesaikan kursus melalui web talentadigital.id.
Ajak Generasi Muda Pengurus Koperasi
Wamenkop saat memberikan sambutan mengatakan, membentuk dan mengelola Koperasi Desa Merah Putih itu ada harus dilakukan secara digital, sehingga lahir Simkopdes atau sistem informasi manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Seluruh administrasi, transaksi, jual beli, hingga potensi desanya, harus tercatat secara digitalisasi.
Dengan digitalisasi Kopdes, Wamenkop berharap generasi muda dapat terlibat secara aktif, khususnya menjadi pengurus koperasi.
“Seharusnya menjadi pengurus koperasi itu adalah anak-anak muda. Kenapa? Jangkauannya luas, pergerakannya tidak terbatas, kreativitasnya tinggi. Semakin kreatif pengurus dan anggotanya, maka peluang usahanya semakin tinggi,” tambah Wamenkop.
Karena itu, kata Wamenkop, peran serta generasi muda dalam pengembangan Kopdes Merah Putih sangat dibutuhkan. Sebab, anak muda dinilai mampu mengemas koperasi lebih menarik perhatian di media sosial. Selain itu, generasi muda bisa menghubungkan koperasi dengan supplier, distributor, melalui platform online.
Ketua Umum Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Muhammad Agil Nuruzzaman menyambut baik dengan program yang dicanangkan oleh pemerintah. Karena itu, pihaknya mengapresiasi dan mendukung program Kopdes Merah Putih.
“Saya mengajak kepada para pimpinan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama untuk menyampaikan pesan baik tentang program pemerintah ini kepada para anggotanya, sekaligus mengajak untuk bergabung dan menjadi bagian dalam program Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama di desa dan kelurahan,” ucapnya.



