www.bisnistoday.co.id
Minggu , 15 Maret 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Indonesia Digital Outlook 2026 : Desak Reformasi Regulasi Untuk Selamatkan Industri Telekomunikasi
Ekonomi & Bisnis

Indonesia Digital Outlook 2026 : Desak Reformasi Regulasi Untuk Selamatkan Industri Telekomunikasi

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kondisi industri telekomunikasi dan masa depan ekosistem digital nasional menjadi sorotan utama dalam rangkaian Indonesia Digital Festival (ID FEST) 2026.

Melalui Indonesia Digital Outlook 2026, para pemangku kepentingan mulai dari regulator, asosiasi industri, pengamat digital, hingga pelaku industri digital berkumpul untuk membahas kondisi krusial industri telekomunikasi Indonesia yang tengah menghadapi tekanan berat, di tengah tuntutan pembangunan infrastruktur digital yang terus meningkat.

Indra Khairuddin, Editor-in-Chief Teknobuzz ID sekaligus Ketua Penyelenggara Indonesia Digital Outlook 2026 dan ID FEST 2026, menegaskan bahwa industri telekomunikasi sebagai tulang punggung transformasi digital nasional saat ini berada dalam kondisi yang tidak ideal.

“Industri penopang utama transformasi digital kita, yaitu telekomunikasi dan infrastruktur, sedang menghadapi tantangan yang tidak ringan. Penurunan margin usaha, beban regulasi yang tinggi, serta persaingan global yang tidak simetris membuat industri kita seolah sesak napas, padahal dituntut untuk terus berlari kencang,” ujar Indra saat membuka forum di Habitate Jakarta, Kamis (29/1).

Menurut Indra, forum ini secara khusus dirancang untuk melampaui diskusi normatif dan mendorong langkah nyata di lapangan.

“Kita tidak lagi membutuhkan kebijakan yang indah di atas kertas. Yang dibutuhkan adalah regulasi yang menjadi insentif, bukan beban. Kedaulatan digital harus diwujudkan tanpa mematikan inovasi, dan Green Digital Economy harus diposisikan sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar biaya tambahan,” tegasnya.

Baca Juga : Transformasi Digital, Langkah Strategis Retail Adopsi ERP Modern untuk Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

Paradoks Ekonomi Digital Indonesia

Dyah Ayu, Peneliti Ekonomi dari Celios, memaparkan bahwa meskipun Indonesia dikategorikan sebagai ekonomi digital terbesar di ASEAN dengan proyeksi GMV yang terus melonjak, terdapat tantangan besar dalam hal inovasi dan kualitas SDM.

“Kita menghadapi fenomena paradoks, yaitu konsumsi data dan GMV digital meningkat pesat, namun Indonesia masih terhambat stagnasi inovasi. Saat ini kita berada di peringkat ke-55 dari 139 negara dalam Global Innovation Index (GII). Hal ini berakar pada rendahnya investasi pendidikan dan anggaran R&D yang hanya sebesar 0,28% dari PDB,” jelas Dyah.

Ia menekankan bahwa pembahasan mengenai AI dan Smart City akan kehilangan relevansinya jika fondasi konektivitas dan kualitas talenta digital tidak diperkuat.

Pandangan lainnya disampaikan Teguh Prasetya, Ketua Bidang Industri dan Kemandirian IoT, AI & Big Data MASTEL (TRIOTA). Ia menyoroti perubahan lanskap teknologi yang sangat cepat di tahun 2026, termasuk mulai beroperasinya layanan 5G FWA secara komersial dan persaingan ketat satelit LEO.

“Tahun 2026 adalah titik krusial. Kita melihat adopsi teknologi seperti 5G FWA yang menargetkan 5 juta rumah dan adopsi AI yang tumbuh masif. Namun, kesehatan industri telekomunikasi adalah prasyarat mutlak. Jika beban biaya frekuensi dan regulasi tidak segera dievaluasi agar lebih adaptif terhadap model bisnis baru, seperti perubahan aturan TKDN yang kini berbasis pembobotan faktor produksi, maka cita-cita Indonesia Digital 2045 hanya akan menjadi angan-angan. Industri harus diberi ruang bernapas agar mampu berinvestasi pada infrastruktur masa depan,” tegas Teguh.

Pemerintah Dorong Ekosistem Digital Berdaulat

Dari sisi pemerintah, Sonny Hendra Sudaryana, Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI), menyampaikan bahwa pemerintah menyadari tantangan yang dihadapi industri dan tengah menyiapkan pendekatan regulasi yang lebih adaptif melalui kerangka kerja yang komprehensif.

“Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%, kita memerlukan ekosistem digital yang berdaulat dan terpercaya. Pemerintah RI melalui Direktorat Jenderal Ekosistem Digital (DJED) Komdigi menerapkan 6C Framework, mulai dari Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, hingga Catalysis. Tujuannya untuk memastikan kebijakan tidak hanya bersifat mengatur, tetapi juga menjadi akselerator bagi pelaku industri dan startup lokal,” jelas Sonny.

Sonny juga menekankan pentingnya kepercayaan sebagai fondasi baru dalam ekonomi digital Indonesia.

Connectivity dan Data Center sebagai Fondasi Ekonomi Digital

Sementara itu, Merza Fachys, Sekretaris Jenderal Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), menegaskan bahwa peran operator telekomunikasi jauh melampaui penyedia layanan semata.

“Connectivity adalah peran strategis operator. Tanpa konektivitas, seluruh ekosistem digital tidak akan berjalan. Di tengah pendapatan yang tertekan, operator tetap diwajibkan berinvestasi besar untuk menjaga dan memperluas jaringan,” ujar Merza.

Sorotan juga tertuju pada peran strategis industri data center. Hendra Suryakusuma, Ketua Umum Indonesia Data Center Provider Organization (IDPRO), menyebut data center sebagai pilar utama transformasi digital nasional.

“Transformasi digital saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan. Dengan proyeksi ekonomi digital Indonesia yang diperkirakan mencapai GMV US$350 miliar pada tahun 2030, peran infrastruktur pusat data menjadi krusial sebagai elemen dasar ekosistem tersebut,” ujar Hendra.

Anugerah Teknologi Indonesia 2026

Selain forum diskusi, ID FEST 2026 juga menghadirkan Anugerah Teknologi Indonesia (ATI) 2026 sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi teknologi nasional. ATI 2026 memberikan penghargaan kepada berbagai inovasi di sektor teknologi, telekomunikasi, perangkat, kendaraan listrik, fintech, hingga tokoh inspiratif industri teknologi nasional.

“Kami ucapkan terimakasih kepada para pemenang ATI 2026. Para pemenang kami pilih berdasarkan penilaian redaksi Teknobuzz Id, Technologue ID, Hybrid, dan Telko ID, serta berdasarkan penilaian para pembaca dari masing-masing media. Melalui ATI 2026, kami ingin mengapresiasi karya dan inovasi yang tidak hanya canggih secara teknologi, tapi juga memberikan dampak nyata, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan Indonesia. Harapannya, ini bisa menjadi inspirasi bagi pelaku industri lain untuk terus berinovasi,” jelas Indra.

Berikut daftar Pemenang Anugerah Teknologi Indonesia 2026:

Kategori Inovasi dan Dampak Sosial

1. Best Tech for Good – Stunting Action Hub Telkom

2. Best Tech Collaboration of The Year – Sahabat AI

3. Digital Sustainability Champion – Acer Indonesia

4. Trusted Digital Guardian – IM3 SATSPAM

Kategori Perangkat & Kendaraan

1. Best Productivity Smartphone – Samsung Galaxy Z Fold 7

2. Best Productivity Laptop – Zenbook A14 OLED (UX3407RA)

3. Best Gaming Laptop – ROG Strix G16

4. The Most Impactful Local Technology Brand – Axioo

5. Mobile Photography Master – vivo x300 Pro

6. Best Smart Home Ecosystem – Xiaomi

7. Best Electric Vehicle (Car) – BYD M6

Kategori Telecomunications

1. Smart Network Evolution Award – Telkomsel Hyper 5G

2. Best Integrated Smart Living Service – XLSMART

Kategori Fintech

1. Digital Financial Inclusion Champion – DANA

2. Best Digital Investment – Platform Stockbit

Kategori Special Award

Most Inspiring Tech Person – Dian Siswarini

“Dengan terselenggaranya ID FEST 2026, Teknobuzz id bersama para mitra berharap dapat terus berkontribusi dalam mendorong kebijakan yang lebih berpihak pada keberlanjutan industri serta membentuk masa depan digital Indonesia yang inklusif, berdaya saing, dan berdampak nyata bagi masyarakat luas,” pungkas Indra./

 

 

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Ekonomi & Bisnis

Aplikasi PINTU Luncurkan Pintu VIP, Program Eksklusif Bagi Trader Elite

JAKARTA, Bisnistoday – PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset crypto...

Ekonomi & Bisnis

Percepat Ekspansi Bisnis Properti, REAL Gandeng Riscon Group

JAKARTA, Bisnistoday – PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) memperkuat langkah ekspansi...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Perkuat Stabilitas Industri Asuransi, LPS Siapkan Program Penjaminan Polis

JAKARTA, Bisnistoday - Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Bidang Program...

GT Pejagan Pemalang
Ekonomi & Bisnis

Rafflesia Group Perkuat Kesiapan Operasional di Ruas Tol Jawa-Sumatra Menyambut Mudik Lebaran 2026

JAKARTA, Bisnistoday– Menyambut periode arus mudik dan balik Lebaran 2026, Rafflesia Group...