JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Koperasi bersama Komisi VI DPR RI menyepakati untuk membangun basis data yang akurat untuk menghapus kemiskinan di wilayah pedesaan seiring program koperasi desa merah putih.
Kesepakatan ini mengemuka dalam Rapat Kerja antara Kemenkop dan Komisi VI DPR RI yang berlangsung di Gedung Nusantara II, Jakarta, Rabu (9/7). Pada kesempatan itu Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendampingi Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi dan hadir seluruh Eselon I beserta jajaran Kementerian Koperasi.
Wamenkop Ferry Juliantono yang sekaligus Koordinator/Ketua Pelaksana Harian Satuan Tugas Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih itu menyampaikan keprihatinannya bahwa tanpa data yang akurat, operasionalisasi koperasi desa kurang efektif utk mengurangi kemiskinan di desa, tanpa benar-benar menyentuh akar masalahnya.
“Saya khawatir koperasi desa ini untung, tapi tidak menurunkan angka kemiskinan,” ujar Ferry. Kekhawatiran ini muncul karena desa belum memiliki sistem data yang dapat menjadi parameter kebutuhan masyarakat desa secara spesifik.
Ferry menegaskan bahwa data desa yang presisi harus menjadi pedoman dasar dalam perumusan dan pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih. Lebih jauh lagi, ia menyatakan bahwa data yang akurat akan sangat dibutuhkan oleh seluruh lini pemerintah dalam menyusun kebijakan publik. “Jangan sampai kebijakan dibuat hanya berdasarkan asumsi atau data semu,” tegasnya.
Turunkan Angka Kemiskinan
Dalam paparannya, Ferry mencontohkan bagaimana Presiden Tiongkok Xi Jinping berhasil menurunkan angka kemiskinan dalam waktu lima tahun melalui strategi berbasis data desa yang sangat terukur. “Dengan data presisi, mereka tahu secara rinci siapa yang miskin dan apa intervensi yang tepat. Ini menjadi praktik yang patut kita pelajari,” tambah Ferry.
Rapat kerja ini menegaskan bahwa arah pembangunan koperasi desa tidak bisa dilepaskan dari validitas dan integritas data. Sinergi antara pemerintah dan parlemen menjadi kunci agar koperasi desa tidak hanya menjadi instrumen ekonomi, melainkan menjadi bagian dari strategi besar pengentasan kemiskinan nasional.
Sejumlah rekomendasi rapat kerja mencakup Komisi VI DPR RI meminta peta jalan dalam model Tripola Kebijakan Koperasi Desa Merah Putih; Komisi VI DPR RI mendukung Kementerian Koperasi mengadakan simposium penyusunan Peta Jalan “Tripola” KDMP dan Data Desa/Kelurahan Presisi sebagai data dasar KDMP./







































