www.bisnistoday.co.id
Senin , 17 Agustus 2026
Home EKONOMI Kemenperin Pacu Industri Kerajinan dan Fesyen
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenperin Pacu Industri Kerajinan dan Fesyen

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong inovasi dan ekosistem perajin dan wirausaha di bidang kerajinan. Salah satu Langkah yang dilakukan antara lain melalui bimbingan teknis dan diskusi mengenai tren terkini yang terjadi di pasar. Dengan demikian diharapkan kerajinan Indonesia dapat bersaing di pasar global.

“Kami telah menyelenggarakan talkshow tentang wastra, desain, dan pemasaran online yang harapannya dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada para pengusaha maupun calon pengusaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (Dirjen IKMA) Kemenperin, Reni Yanita di Jakarta, kemarin.

Reni mengungkapkan, produk kerajinan merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia yang memiliki nilai seni dan estetika yang tinggi. Menurutnya, produk kerajinan tidak bisa dianggap hanya sebagai sebuah produk, tetapi dapat menjadi cerminan keahlian, keindahan, dan keunikan budaya. Ia menambahkan, kerajinan juga merupakan hasil kreativitas dan keahlian tangan para perajin yang biasanya diwariskan secara turun-temurun di masyarakat.

“Sebagai bagian dari keanekaragaman budaya Indonesia, produk kerajinan memiliki potensi yang besar dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dan dapat menjadi sumber penghasilan bagi para pelaku usahanya,” imbuhnya.

Dirjen IKMA Kemenperin menyampaikan, dalam berwirausaha di bidang ini, para perajin atau desainer produk tidak bisa asal-asalan. Wirausaha sektor kerajinan harus memahami keunikan produk kerajinan sebagai nilai tambah produk, mampu terus berinovasi mengikuti tren, serta mampu memenuhi kebutuhan pasar sehingga dapat diterima di pasar lokal dan global.

Perkembangan Industri

Desainer fesyen, Didiet Maulana, tren penggunaan wastra Nusantara di industri fesyen dan kerajinan Indonesia semakin meningkat beberapa tahun terakhir. Ini menunjukkan adanya kesadaran dan potensi besar bagi perajin untuk berkembang dan berkolaborasi menghasilkan karya yang lebih kaya dan sesuai selera pasar.

Sementara itu, narasumber yang lain, yakni founder Toba Tenun Kerri Na Basaria mengatakan, perajin dapat mengembangkan berbagai motif tradisional yang sesuai pakem adat istiadat, namun dengan kreasi motif baru. Dengan demikian, wastra atau kain tradisional dapat digunakan lebih fleksibel untuk beragam kesempatan dan di mana saja.

Direktur Kebijakan Publik Tokopedia Astri Wahyuni yang juga menjadi narasumber dalam gelaran tersebut, mengungkapkan perajin dan wirausaha kerajinan harus memanfaatkan pemasaran online untuk menjangkau pasar yang lebih luas. “Wirausaha dapat memanfaatkan toko digital ini untuk bercerita juga tentang asal-muasal produknya, baik melalui dekorasi toko maupun fitur live shopping,” paparnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Peringati HUT ke-81 RI, Menkop Tegaskan Komitmen Kemerdekaan Ekonomi Kerakyatan

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun...

Kawasan Hunian
Ekonomi & Bisnis

KAI Bersiap Garap Penyediaan Hunian Terjangkau di Pusat Kota Jakarta

JAKARTA, Bisnistoday -  PT Kereta Api Indonesia (Persero) bakal menggarap penyediaan hunian...

EKONOMI

Garuda Indonesia Kembali Layani Penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara Bandung

BANDUNG, Bisnistoday - Garuda Indonesia kembali melayani penerbangan menggunakan pesawat jet dari Bandara...

Papua Selatan
Ekonomi & Bisnis

Kementerian PU Bangun Infrastruktur Irigasi dan Pengelolaan Partisipatif di Papua Selatan

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) turut serta mewujudkan program swasembada...