www.bisnistoday.co.id
Senin , 28 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Kementerian ATR/BPN Dapat Respon Positif Masyarakat
NasionalNASIONAL & POLITIK

Kementerian ATR/BPN Dapat Respon Positif Masyarakat

Gedung Kementerian ATR/BPN
GEDUNG KEMENTERIAN ATR/BPN di Jakarta Selatan, belum lama ini.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Berdasarkan riset Institute for Development of Economic and Finance (INDEF), dari sebanyak 10 kementerian terpopuler, hanya Kementerian ATR/BPN yang mendapatkan respon positif masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wahyu Tri Utomo, Data Analyst continuum INDEF, saat diskusi yang diprakarsai INDEF tentang Kaleodoskop Kabinet Indonesia Maju 2022 bertajuk “Sepak Terjang Kebijakan Kabinet Indonesia Maju dan Respon Masyarakat Melalui Pendekatan Big Data” pada Jumat (23/12).

Wahyu mengungkapkan, positivity rate top 10 Kementerian tercatat, bahwa Kemenkominfo, Kemendag dan Kemenpora mendapat sentiment negatif lebih banyak daripada Kementerian yang lain. Sentimen negatif masyarakat akibat kekecewaan terhadap berbagai kebijakan yang diterapkan Kementerian, mulai dari kritik hingga keluh kesah.

Kominfo mendapat sentiment negatif karena kasus Pemblokiran PSE dan kebocoran data, Kemendag karena isu kelangkaan minyak goreng, Kemenag karena sikap personal menteri agama yang berimbas pada kementerian, dan Kemenpora karena kasus Kanjuruhan. 

“Kemengterian ATR mendapat positivity rate paling tinggi, ketika masyarakat merasakaan sangat terbantu dalam urusan akta tanah, pelaporan masalah tanah, dan sebagainya,” ungkap Wahyu Tri Utomo.

Felia Pratikasari, Business Development Continuum INDEF mengutarakan, data analisis bersumber dari sosmed twitter 01 Jan – 12 Des 2022. medsos saat ini jadi plafrom yang sangat mainstream dan jadi top platfrom. Kemuduian dilakukan screening media & buzzer free, lalu analisis eskposur perbincangan, analisis sentimen dan analisis topik perbincangan.

Sementara, dari data INDEF, menteri paling populer diperoleh dari data perbincangan yakni  : Prabowo (475 ribu perbincangan), Machfud MD  (410 ribu), Erick Thohir (313 ribu), Menag (324 ribu). Menjadi pertanyaan, apakah kepopuleran tersebut dominan terkait kebijakan lembaga atau ketokohan? 

“Menhan terkenal karena isu pertahanan, TNI dan dihubungkan dengan kontestasi 2024,” terangnya. 

Menteri Kontroversial

Sementara, Machfud MD selain isu separatisme radikalisme, agama, dan perundangan, Erick Thohir kaarena kinerja BUMN, juga kontestasi 2024, Menag terkait person menteri yang dinilai kontroversial. Menkeu Sri Mulyani terkenal karena kenaikan pajak, dan sebagainya. 

Wahyu mengungkapkan, untuk Menkoinvest isu kelangkaan minyak goreng, investasi, dan isu lain yang turut dibawahinya. Menkumham: isu HAM, KUHP Baru, Mendagri karena isu ASN, politik, pandemi. Menteri Kominfo karena lembaganya disorot, tetapi figure menterinya juga juga disorot.

“Dari data perbicangan di medsos, ternyata kepopuleran figure menteri dua kali lipat lebih banyak dibanding lembaganya,” tuturnya./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

TIM SAR
Nasional

Operasi SAR KMP Virgo Transport 8 Makin Gencar, Tercatat 71 Penumpang Belum Ditemukan

BANJARMASIN, Bisnistoday- Berdasarkan data Basarnas pada Sabtu (26/9) pukul 19.00 WITA, dari...

Kabiro Humas
Nasional

Tepat di Momen HANTARU 2026, Implementasi PERINTIS 10 Hari Diperluas hingga ke 95 Kantah

JAKARTA, Bisnistoday - Masyarakat yang mengurus peralihan hak atas tanah kini dapat...

Nasional

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

JAKARTA, Bisnistoday - Kabar duka menyelimuti dunia seni dan politik Indonesia. Putra...

Hutama Karya
Nasional

Pemulihan Warga Terdampak Banjir Bandang Kab. Solok, Hutama Karya Grup Bantu Logistik dan Alat Berat

SOLOK, Bisnistoday – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) bersama anak perusahaan...