www.bisnistoday.co.id
Rabu , 26 Agustus 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Kemnaker Matangkan Skema Jaminan Pensiun Bagi Pekerja 
NasionalNASIONAL & POLITIK

Kemnaker Matangkan Skema Jaminan Pensiun Bagi Pekerja 

JAMINAN PENSIUN : Menaker dalam sambutannya pada acara yang bertajuk "Diskusi Reformasi dan Harmonisasi Program Jaminan Pensiun", yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (20/7).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Ketenagakerjaan melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial, kembali mematangkan skema pelindungan program jaminan pensiun bagi pekerja. Jaminan pensiun bertujuan untuk melindungi penghidupan dan kesejahteraan bagi pekerja ketika memasuki usia nonproduktif. 

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengatakan dalam rangka pelindungan jaminan sosial bagi masyarakat di masa tua terkait dengan program jaminan hari tua dan jaminan pensiun, pemerintah saat ini masih perlu melakukan harmonisasi dalam memberikan pelindungan. Hal ini sebagai tindak lanjut dari asas gotong royong pada sistem jaminan sosial nasional sebagaimana diamanahkan dalam UU Nomor 40 Tahun 2004. 

Menaker Ida menjelaskan, berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan, ada sebanyak 13,65 juta peserta program jaminan pensiun dari total penduduk yang bekerja sebanyak 135,61 juta (data BPS Februari 2022).

“Temuan angka menunjukkan bahwa hanya sekitar 10 persen lebih pekerja yang memiliki program pensiun, hal ini perlu menjadi perhatian dan fokus kita bersama untuk bisa dicarikan solusinya, guna dapat memberikan pelindungan dan jaminan kesejahteraan bagi masyarakat dengan tetap memperhatikan kemampuan fiskal negara,” ungkap Menaker dalam sambutannya pada acara yang bertajuk “Diskusi Reformasi dan Harmonisasi Program Jaminan Pensiun”, yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (20/7).

Pada kesempatan ini juga, Menaker Ida, mengajak peserta diskusi untuk berkolaborasi dan berkontribusi aktif dalam menyumbangkan ide dan gagasan terbaiknya, guna melahirkan kebijakan inovatif dan skema-skema baru yang dapat mendorong kemajuan sistem jaminan pensiun di Indonesia, dengan memperhatikan pandangan dan hasil survei yang telah dilakukan oleh para pakar yang juga ikut hadir pada kesempatan kali ini. 

Sementara itu, Dirjen PHI dan Jamsos, Indah Anggoro Putri, mengungkapkan isu-isu yang diangkat dalam diskusi ini antara lain perlunya mempersiapkan hal-hal untuk menjawab tantangan sistem jaminan pensiun dalam menjaga kesejahteraan masyarakat di masa tua, serta memanfaatkan bonus demografi guna membentuk skema program jaminan pensiun yang mencakup seluruh penduduk (universal coverage) dengan manfaat yang optimal. 

Pada kesempatan yang sama, Manajer Program Pelindungan Sosial, ILO Jakarta, Ippei Tsuruga, mengatakan, seiring perjalanannya saat ini, skema pelindungan program jaminan pensiun di Indonesia masih terkendalanya skema yang tumpang tindih, untuk itu menurutnya, dalam forum ini, segera mungkin untuk dapat dibuatkannya reformasi skema pelindungan jaminan pensiun yang lebih efektif. Menurutnya, skema ini sangat diperlukan karena merupakan investasi jangka panjang bagi para pekerja di Indonesia./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Pasokan Air
Nasional

Kementerian PU Siapkan Pasokan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan di Jawa Tengah

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat dukungan pemenuhan kebutuhan air...

Nasional

Menhub Dudy Instruksikan Peningkatan Keselamatan Transportasi di Kepulauan Riau

BATAM, Bisnistoday - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengumpulkan seluruh unit pelaksana teknis...

Nasional

Kementerian PU Pasok Air untuk Tangani Karhutla di Muaro Jambi

JAKARTA, Bisnistoday– Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera...

Penyaluran Air bersih
Nasional

Kementerian PU Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Gempa di Kabupaten Sikka

KAB. SIKKA, Bisnistoday - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mendukung pemenuhan kebutuhan...