www.bisnistoday.co.id
Jumat , 6 November 2026
Home LIFESTYLE Kenali Gejala Uveitis Dan Penanganannya
LIFESTYLESport & Health

Kenali Gejala Uveitis Dan Penanganannya

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Gangguan retina merupakan salah satu penyebab utama kebutaan di dunia, dengan akar penyebab yang beragam bergantung pada kelompok usia.

WHO memperkirakan 196 juta populasi dunia mengalami degenerasi makula dan 146 juta menderita retinopati diabetic, menempatkan keduanya sebagai gangguan retina dengan jumlah penderita terbanyak. Di Indonesia, Kementerian Kesehatan mencatat prevalensi retinopati diabetik mencapai 43,1%.

Gejala umum uveitis, antara lain mata merah (termasuk yang disertai rasa nyeri), penglihatan kabur atau berbayang (baik yang tidak/disertai mata merah), munculnya floaters (bintik atau bayangan kecil yang tampak melayang-layang di lapang pandang), dan photophobia – pandangan yang sensitif terhadap cahaya.

“Kondisi mata merah dan pandangan yang sensitif terhadap cahaya serupa dengan gejala awal infeksi mata ringan seperti konjungtivitis (bersifat menular, biasanya disertai belek). Kemiripan ini yang membuat banyak penyandangnya abai,” ungkap Eka.

Lebih-lebih gejala uveitis dapat timbul secara tiba-tiba dan memburuk dengan cepat, dan muncul pada salah satu atau kedua mata. Pada penderita autoimun (misalnya lupus atau sindrom Sjogren), gejala uveitis sering terjadi pada kedua mata dengan interval waktu berbeda.

“Gejala-gejala tersebut merupakan alarm yang memerlukan perhatian medis segera. Sebab, kondisi uveitis dapat memburuk dengan cepat. Diagnosis yang akurat serta koordinasi antarprofesi medis sangat penting untuk meningkatkan keberhasilan terapi dan mencegah komplikasi. Penanganan uveitis memerlukan pendekatan menyeluruh guna mengendalikan peradangan dalam jangka panjang,” jelas Eka.

Baca Juga : Waspadai Uveitis, Peradangan Pada Mata Yang Bisa Berujung Kebutaan

Tata laksana uveitis dimulai dengan pemeriksaan oftalmologi lengkap menggunakan slit-lamp, disertai pencitraan mata dan tes darah untuk mengidentifikasi akar penyebabnya. Selanjutnya, pemberian obat sesuai kondisi uveitis, antara lain:

  • Tetes mata kortikosteroid sebagai pengobatan lini pertama untuk mengurangi peradangan dengan cepat.
  • Dilating drops (cycloplegics) atau  tetes mata untuk melebarkan pupil mata guna mengurangi nyeri akibat kejang iris dan mencegah pembentukan jaringan parut.
  • Kortikosteroid (oral ataupun suntik) untuk mengatasi peradangan sistemik pada pada kasus yang lebih berat atau uveitis posterior.
  • Imunosupresan, seperti methotrexate atau biologics, untuk kasus uveitis yang bersifat kronis atau disebabkan oleh penyakit autoimun.
  • Antibiotik, antivirus, atau antijamur – jika teridentifikasi akibat infeksi.

“Dengan semangat World Retina Day 2025 dan Inflammation Eye Disease Awareness Week, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan mata dengan melakukan deteksi dini gangguan retina dan inflamasi mata. Langkah preventif kecil ini krusial menghindarkan ‘jendela dunia’ kita dari risiko yang lebih serius, termasuk kebutaan. Ingat, semakin cepat tertangani, semakin besar peluang penglihatan terselamatkan,”  tutur Referano Agustiawan, Direktur Utama RS Mata  JEC @ Menteng./

 

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Shanti dan produk SR Cakery (dok: pribadi)
LIFESTYLEWisata & Kuliner

Berawal dari Iseng, Shanti Merajut Cita Rasa dan Membangun SR Cakery

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Tidak semua usaha besar lahir dari perencanaan matang atau...

Lokakarya Mewujudkan Potensi Pengurangan Susut dan Sisa Pangan untuk Mendukung Transformasi Ekonomi Hijau Indonesia di Bali, akhir Oktober lalu. (dok:IBCSD)
LIFESTYLEWisata & Kuliner

IBCSD Dorong Hotel di Bali Jadi Garda Terdepan Pengurangan Sisa Pangan

Badung, Bisnistoday.co.id – Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian...

Primaya Hotel
Sport & Health

Primaya Hospital Dorong Gerakan Jakarta Bebas Katarak

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Seiring peringatan World Sight Day 2026 di Bulan Oktober,...

LIFESTYLE

Elizabeth Eksplorasi Leather dan Floral Lewat Koleksi Bloom Beneath the Surface

BANDUNG, Bisnistoday.co.id – Brand fashion lokal Elizabeth menghadirkan koleksi terbaru bertajuk Bloom...