www.bisnistoday.co.id
Selasa , 17 Maret 2026
Home LIFESTYLE Waspadai Uveitis, Peradangan Pada Mata Yang Bisa Berujung Kebutaan
LIFESTYLESport & Health

Waspadai Uveitis, Peradangan Pada Mata Yang Bisa Berujung Kebutaan

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Gangguan pada retina, termasuk dampak peradangan seperti uveitis, seringkali mengancam diam-diam. Gejala umumnya, mata merah dan penglihatan kabur yang kerap disepelekan. Terlambat disadari, kondisi tersebut bisa menyebabkan kerusakan retina permanen yang berujung kebutaan.

Memperingati World Retina Day 2025 pada September ini, dan menyambut Inflammation Eye Disease Awareness Week pada Oktober mendatang, JEC Eye Hospitals and Clinics menyerukan urgensi deteksi dini dan penanganan cepat untuk gangguan retina dan inflamasi mata.

Secara definisi, uveitis adalah peradangan di dalam mata, khususnya pada area uvea, yaitu lapisan tengah mata (meliputi iris, badan siliaris, dan koroid). Tiga tipe uveitis terdiri atas: 1) anterior – peradangan di bagian depan uvea, 2) intermediate – peradangan di bagian tengah uvea, 3) posterior – peradangan di bagian belakang uvea, dan 4) panuvetis – peradangan di bagian depan dan belakang uvea.

Khusus uveitis, peradangan ini berpotensi menyerang semua kelompok umur, terutama pada kalangan usia produktif (20-60 tahun). Bahkan, uveitis menyumbang 25% angka kebutaan di negara berkembang. Infeksi virus dan bakteri menjadi faktor pemicu.

Di Indonesia sendiri, uveitis dipicu dua penyebab terbanyak yaitu penyakit infeksi sistemik (misalnya tuberkulosis dan toksoplasma) serta autoimun. Lebih mengkhawatirkan lagi, studi mendapati bahwa 48-70% uvetis tergolong idiopatik, alias tidak diketahui penyebab pastinya.

Baca juga : Kenali Gejala Uveitis Dan Penanganannya

Eka Octaviani Budiningtyas, dokter Sub Spesialis Ocular Infection and Immunology, JEC Eye Hospitals and Clinics mengatakan, retina merupakan bagian organ mata yang bertanggung jawab sebagai penghubung utama antara cahaya yang masuk ke mata menjadi sinyal visual ke otak.

“Gangguan sekecil apa pun pada retina berpotensi mengacaukan proses penglihatan secara keseluruhan. Tak terkecuali, inflamasi mata atau peradangan struktur okular (di antaranya uveitis, keratitis, dan skleritis) yang berisiko merusak retina,” ujarnya dalam jumpa pers di Jakarta, beberapa waktu lalu

Eka menuturkan, uveitis bukan sekadar peradangan mata biasa, banyak penyandangnya yang minim mengalami gejala dini.

“Ketidaktahuan yang membuat pasien kerap terlambat memeriksakan matanya. Tanpa penanganan yang tepat, uveitis bisa mengarah pada gangguan mata yang lebih serius seperti katarak, glaukoma, kerusakan retina, hingga berujung pada kebutaan permanen. Deteksi dini dan penanganan segera menjadi solusi terefektif untuk menghindari konsekuensi lebih lanjut,” ungkapnya./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

LIFESTYLEWisata & Kuliner

Hikiniku to Come Buka Restoran Pertamanya di Jakarta

JAKARTA-Bisnistoday: Jika Anda penyuka hamburg mungkin bisa datang ke Hikiniku to Come. ...

Minuman Kecantikan./
LIFESTYLESport & Health

Betulkah Mengonsumsi Multvitamin Bisa Bikin Awet Muda?

JAKARTA-Bisnistoday: Sebuah penelitian mengungkapkan mengonsumsi multivitamin setiap hari selama dua tahun, dapat...

Sport & Health

Pantau Tumbuh Kembang Dan Gizi Anak Untuk Cegah Stunting

JAKARTA, Bisnistoday - Dalam masa pertumbuhan anak, pencapaian berat badan ideal merupakan...

Bek jangkung Elkan Baggott dikabarkan kembali mendapat panggilan memperkuat Timnas Indonesia.
LIFESTYLESport & Health

Elkan Baggott Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

JAKARTA, BisnisToday - Kabar mengejutkan datang dari skuad Timnas Indonesia. Kabar menyebut...