www.bisnistoday.co.id
Jumat , 6 November 2026
Home EKONOMI Ketum KERIS: Rakyat Harus Mudah Punya Rumah Sendiri
EKONOMIEkonomi Rakyat

Ketum KERIS: Rakyat Harus Mudah Punya Rumah Sendiri

Social Media

TANGSEL, Bisnistoday – Komite Ekonomi Rakyat Indonesia Semesta (KERIS) berupaya menghadirkan rumah layak huni bagi para pelaku usaha mikro yang selama ini sulit mendapatkan akses perbankan. Pelaku usaha mikro, usaha ojek online, pedagang pasar, usaha kuliner dan lainnya bisa memiliki rumah sendiri. 

“Sebagian besar masyarakat, juga pelaku ekonomi rakyat belum punya rumah milik sendiri. Setiap tahun kebutuhan papan rakyat di Indonesia adalah 15 juta rumah. Sedangkan pemerintah hanya mampu 800 ribu unit rumah,” ujar  Ketua Umum KERIS (Komite Ekonomi Rakyat Indonesia) dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed. yang juga Ketua Umum APKLI meninjau Kawasan Sangiang Islamic Village Tangerang Banten, Rabu (23/11).

“Ada kekurangan sekitar 14,2 juta unit rumah. Komite Ekonomi Rakyat Indonesia (KERIS) terpanggil untuk lakukan percepatan pengadaan perumahan bagi pelaku ekonomi rakyat di seluruh Indonesia,” tambahnya. 

Ali Mahsun mengutarakan, KERIS dan PT RS Indonesia telah menandatangani kesepakatan tentang Pengadaan Perumahan Ekonomi Rakyat Mandiri di PG Center’s Jakarta Senin (21/11) kemarin. Hal tersebut, sebagai upaya percepatan realisasi kebutuhan papan bagi rakyat.

“Kami telah meninjau Kawasan Sangiang Islamic Village Tangerang Banten di atas lahan seluas 17 ha atau untuk 1.700 unit rumah yang dikelola oleh PT. Rumahku Surgaku Indonesia,” tuturnya. 

Lebih lanjut Ali Mahsun mengatakan, prinsipnya adalah harga rumah bisa dijangkau rakyat yang sebagian besar berada pada golongan kurang berkemampuan. Untuk hal tersebut, KERIS lakukan terobosan khusus baik dengan skema perbankan maupun mandiri non perbankan. 

Nantinya, lanjut Ali Mahsun, program ini akan juga didukung dengan skema DAP (Dompet Amal Produktif), Hibah dan CSR dalam negeri mau pun luar negeri. “Kami berharap, PT. RS Indonesia berkenan legowo dan melumerkan diri tanpa harus terbebani untuk skema pembiayaan perumahan rakyat mandiri ini,” ujarnya. 

Hadir di Berbagai Kota

Ketua Umum KERIS dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed. yang juga Presiden GBN (Gumregah Bhakti Nusantara) menegaskan, intinya adalah rakyat harus dengan mudah punya rumah di negeri sendiri. 

“Harapan kami, melalui kerjasama dengan KERIS apa yang sudah direalisasikan PT RS Indonesia yaitu Perumahan Rumahku Surgaku di 6 Provinsi dapat diperluas ke seluruh daerah dan wilayah Indonesia. Dengan segala sumber daya yang dimiliki PT. RS Indonesia serta merangkul segenap share holder insyaAllah hal tersebut bisa terwujud,” terangnya. 

Untuk itu, Ali Mahsun menambahkan, KERIS berharap awal Desember 2022 digelar pertemuan khusus dengan Tim KERIS untuk konsepsi, strategi dan progres kerja sama, serta workshop tingkat nasional dan digelar di 38 provinsi se-Indonesia./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Pemilu Sela di AS (dok: The GuardianSteven Garcia/NurPhoto/Shutterstock)
EKONOMIGLOBAL

Demokrat Menangi Pemilu Sela di AS, Apa Dampaknya bagi Asia?

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Partai Demokrat berhasil menang telak dalam pemili paruh waktu...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Suku Bunga Mekaar 8 Persen Resmi Berlaku

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama PT...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pembahasan RUU Perkoperasian Capai 80 Persen, Ditargetkan Rampung Tahun Ini

JAKARTA, Bisnistoday – Sekretaris Kementerian Koperasi (Kemenkop) Ahmad Zabadi menyampaikan pembahasan Rancangan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Suku Bunga Mekaar Turun Jadi 8 Persen Pertengahan November, Pemerintah Anggarkan Subsidi Rp2,6 Triliun

JAKARTA, Bisnistoday.co.id — Menteri UMKM Maman Abdurrahman memastikan penurunan suku bunga Kredit...