www.bisnistoday.co.id
Senin , 3 Agustus 2026
Home EKONOMI Energi Kompetisi PFsains 2024 Lahirkan Inovasi Teknologi dan Energi
Energi

Kompetisi PFsains 2024 Lahirkan Inovasi Teknologi dan Energi

Kompetisi PFsains 2024 digelar di ITK, Balikpapan, Kaltim.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Foundation menggelar kompetisi inovasi teknologi dan energi PFsains 2024 di Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Balikpapan, Kalimantan Timur dengan mengusung tema “Inovasi Teknologi dan Energi untuk Sustainability Indonesia”.

Kompetisi PFsains mendapat sambutan hangat dari Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Prof Dr. rer. Nat Agus Rubiyanto, M.Eng.Sc.

Menurut dia, PFsains mampu mempercepat visi misi ITK, terutama terkait pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Hadirnya PFsains mampu mempercepat peran perguruan tinggi dalam mencetak SDM yang menunjang kebutuhan industri. Saya berharap, potensi inovasi teknologi dan energi dari para mahasiswa maupun dosen ITK dapat dikolaborasikan dengan PFsains agar terciptanya industri-industri baru berdasarkan pemberdayaan potensi daerah di Kalimantan, khususnya untuk mengakselerasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan sekitarnya,” kata Prof. Agus Rubiyanto, dalam keterangannya, Minggu (31/3/2024).

Direktur Operasi Pertamina Foundation Yulius S. Bulo, menyampaikan bahwa 2024 merupakan tahun kelima penyelenggaraan PFsains dan terdapat perubahan dibanding tahun sebelumnya.

Tahun ini, inovasi yang dikembangkan diperluas tidak hanya terbatas berbasis energi baru terbarukan (EBT), namun menjadi dua inovasi, yakni inovasi teknologi dan inovasi energi.

“Tujuannya agar PFsains mampu mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru sesuai dengan potensi daerah masing-masing. Hal yang baru juga di tahun ini selain pendanaannya semakin meningkat adalah kami fasilitasi para inovator PFsains secara maksimal lewat mentoring 1-on-1, di mana mereka memperoleh mentoring terkait product development, strategic partnership & funding, dan marketing & sales,” papar Bulo.

Pembukaan kompetisi itu ditandai dengan penyusunan lima balok bertuliskan sustainability, innovation, PFsains, Pertamina Foundation, dan ITK Specta. Balok-balok tersebut membawa makna bahwa kompetisi PFsains 2024 mendorong para peneliti, praktisi, dan akademisi untuk mengembangkan dan/atau menciptakan inovasi teknologi dan energi yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Acara pembukaan PFsains 2024 juga dimeriahkan dengan sharing session mengenai sustainability dan generasi muda yang disampaikan langsung oleh Pjs. Senior Vice President (SVP) Sustainability PT Pertamina (Persero) S. Suripno.

Ia mengatakan sustainability atau keberlanjutan memiliki arti bahwa pembangunan yang memenuhi kebutuhan generasi saat ini dan jangan sampai mengorbankan generasi mendatang, baik secara aspek sosial, ekonomi, budaya, dan lingkungan.

Suripno mengatakan, Pertamina sebagai perusahaan energi sangat berkomitmen dalam menerapkan sustainability dengan memiliki 10 sustainability focus dan membentuk satu fungsi tersendiri, yaitu fungsi sustainability.

“Kalian sebagai generasi muda bisa menerapkan sustainability dari aktivitas sehari-hari atau salah satunya melalui PFsains. Sebab kompetisi ini memenuhi beberapa poin sustainability focus kami, di antaranya addressing climate change, reorienting innovation and research, dan expanding community engagement and impact,” terangnya.

Selain sustainability, para peserta juga memperoleh pemahaman terkait inovasi teknologi dan energi melalui sharing session tentang program Wasteco dan Sampangan. Terkait pengembangan inovasi, para peserta juga diberikan pengenalan mengenai permodalan ventura yang disampaikan oleh Maven Asia Capital.

Head of Communication Relations & CID Pertamina Hulu Mahakam (PHM) Zona 8 Frans Alexander A. Hukom mengatakan Wasteco mengintegrasikan kompetensi utama atau inti (core competency) perusahaan migas berupa keahlian dalam teknik penangkapan dan penyaluran gas ke dalam pemberdayaan masyarakat dengan mengolah sampah menjadi gas metan untuk mendukung kebutuhan gas masyarakat sekitar serta pengembangan usaha UMKM di Kelurahan Manggar, Balikpapan.

Sedangkan, Chief Scientist Sampangan Indonesia Ishenny M. Noor menuturkan salah satu teknologi yang dimiliki Sampangan ialah teknologi karbonisasi, The Magic Box.

“The Magic Box merupakan mesin pengolah sampah yang ramah lingkungan dan tidak menghasilkan emisi karena menggunakan teknologi karbonisasi. Dapat mengubah semua jenis sampah menjadi produk yang bernilai lebih tinggi yang nantinya dapat diaplikasikan untuk ekonomi sirkular pada semua bidang, terutama bidang pertanian,” kata Ishenny.

Kompetisi PFsains sejalan dengan sustainable development goals (SDGs) #7, #8, #11, dan #13 serta target pemerintah untuk mencapai net zero emission (NZE) pada 2060 atau lebih cepat.

Adapun pendaftaran kompetisi dibuka hingga 20 Mei 2024 melalui situs resmi Pertamina Foundation pertaminafoundation.org. Seluruh rangkaian kompetisi ini tidak dipungut biaya alias gratis.

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kapal Tanker (Ilustrasi/dok:unsplash/scott-tobin)
EnergiGLOBAL

Konflik Saudi dan Houthi Berpotensi Ganggu Pasokan Energi

JAKARTA, Bisnistoday - Arab Saudi dan pejuang militan Houthi yang pro-Iran saling...

PetroChina
Energi

PetroChina Jabung Biayai Pendidikan Mahasiswa Tanjung Jabung Barat di Akamigas Cepu

JAKARTA, Bisnistoday  – PetroChina International Jabung Ltd. mewujudkan komitmen dalam bidang pendidikan...

Pertamina Geothermal
EnergiHEADLINE NEWS

Regulasi Panas Bumi Mesti Diperkuat, Target Tambahan PLTP 5,2 GW Sulit Dicapai

JAKARTA, Bisnistoday - Target pemerintah menambah kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi...

Pasar energi global kembai bergolak seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. (dok:Unsplash/mantas-sinkevicius)
Energi

AS-Iran Saling Serang, Pasar Energi kembali Bergolak

JAKARTA, Bisnistoday - Pasar energi global kembali bergolak seiring meningkatnya ketegangan antara...